Kyudieee 😸
official daine visual archive
No title available

Kiana Khansmith
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
EXPECTATIONS
Doug Jones

izzy's playlists!

if i look back, i am lost
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

bliss lane
Keni

Love Begins
cherry valley forever

ellievsbear
Interview Vampire Daily
𓃗

Origami Around
NASA
Monterey Bay Aquarium
Lint Roller? I Barely Know Her

seen from Australia
seen from Bangladesh
seen from Germany

seen from Morocco
seen from Singapore

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Colombia
seen from Greece

seen from Colombia
seen from Brazil
seen from United Kingdom
seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@anfaraaf
Kyudieee 😸
Maaf ya adik-adik kuu baru bisa ngasih segitu 🥺
Aaamiinn Ya Allah Ya Rabbal alamiinn makasih doa'doa nya terharu bgt 😭😭💜💖
Dibalik kesulitan.
Suatu hari nanti, mungkin kau akan mensyukuri hari ini dengan sangat.
Hari-hari yang rasanya sulit dilalui, hari-hari yang penuh beban, hari-hari saat pikiranmu riuh hingga rasanya kepalamu seakan hampir pecah dan hari-hari saat waktu 24 jam rasanya tidak pernah cukup untuk melunasi rasa lelah pada tubuh atau bahkan jiwamu.
Suatu hari nanti, mungkin kau akan merindukan semua kesulitan dan badai kehidupan hari ini. Ketika semuanya sudah mampu terlalui. Pasti.
Seiring bergulirnya detik dan perubahan berbagai keadaan. Kau akan paham, bahwa kesulitan dan kemudahan akan selalu datang silih berganti. Hari ini, giliran sulit sedang bertamu. Hari esok, bisa jadi rasa senang dan lapang menyapamu. Hidup di dunia tidak untuk bersenang-senang dan bermudah-mudah selamanya diri, bersihkan lagi kaca mata hatimu memandang keniscayaan ini.
Setiap badai kehidupan sungguh pasti akan berlalu.
Hari ini, peluklah dirimu sendiri lebih erat. Kuatkan ia dengan doa-doa dan keyakinan baik pada Dia yang telah menciptakanmu dalam bentuk sebaik-baiknya dan takdir terbaik-Nya.
Entah apa maksud-Nya sebab telah memberimu kesulitan hari ini. Kau masih tak paham dan menerka-nerka. Namun, bisa jadi kesulitan hari ini untuk menghapus banyaknya tumpukan dosamu atau untuk menyelamatkanmu dari marabahaya atau bahkan untuk menjadikanmu manusia kuat untuk menghadapi hari esok dan seterusnya.
Dia Maha baik dan Maha tahu yang terbaik, keluarkanlah segala pikiran depresi dan cemas itu dari kepalamu. Minta maaflah banyak-banyak pada-Nya. Berhenti bertanya kenapa dirimu yang diberi sulit, gantilah pertanyaan itu dengan banyak permintaan agar diberi sabar dan syukur untuk mengarungi takdir dan waktu pada-Nya.
Jika hari ini, dunia terasa menghimpit hati, maka selalu ada lantai untuk memanjangkan sujud dan menggali rasa tenang yang tersembunyi di balik setiap pengakuan kelemahan dan kerendahan diri kepada-Nya.
Selamat memetik banyak berkah dan kebaikan dibalik setiap kesulitan yang sedang datang menghampiri. Kuat-kuatlah hati, sehat-sehatlah pikiran dan diri. 🤎
Bianglala, 3 April 2022 08.54
"Jika dia memang bisa untuk ku
Sini dekat dan dekat lah
Dan jika dia memang bukan untuk ku
Tolong reda dan reda lah"
Capek banget seminggu ini blm libur, besok puasa pertama disambut dengan work again 🤡
Sebuah mantra:
Di antara banyaknya kurang-kurangku, aku tak pernah merasa kurang. Aku cukup dengan yang menjadi ketentuan-Nya. Aku cukup dengan yang kumiliki. Aku cukup dengan yang tidak kumiliki. Aku tenang dengan yang terjadi, akan terjadi dan tidak terjadi.
#Percintaan, Love story
Hai diwaktu luang corona yang panjang ini aku mau cerita tentang ya little bit about my love story selama empat tahun kebelakang
Btw judulnya kek gimana gitu kayak bocah smp bucin, padahal isinya sih engga. Yaudah lahya kalo kata peribahasanya mah don't judge a book by its cover cenah hehe
Well selama kurang lebih empat tahun ini im still single bahasa keren nya jomblo :(
Kadang sering banget sering banget sering iri ketika liat orang-orang lain pacaran atau ga temen ku posting ke-uwuan
Rasanya kepengen kayak gitu, kepengen uwu tapi sayang jomblo
Tiap buka tiktok kalo engga liat postingan yang mengandung unsur ke-uwuan suka skip aja karena aku UWUPHOBIA.
Jadi saya himbau untuk kalian semua jangan pamer uwu didepan saya tolong ini peringatan⚠️
Hahahahaa
Anw terlepas dari itu semua aku ngerasa bangga aja sama diri ini selama ya kurang lebih empat tahun im still single itu lumayan lama sekali & im proud to my self bisa lewati itu semua sendirian tanpa embel-embel yang namanya "pacaran"
Secara tidak langsung aku udah menghindar dari yang namanya "zina" Alhamdulillaah
Selama single-lillah ini ga sedikit cowo-cowo yang deketin atau sekedar modus belaka, ceilah sombong amat hahaha engga-ngga ini bukan maksud hati mau sombong/ria tapi ini fact kenyataan
Berkat cowo-cowo itu jadi sadar sih mana cowo yang deketin cuma sekedar flirting/modus aja & mana cowo yang beneran tulus, emang pengalaman itu bener-bener bisa dijadi pelajaran buat kita kedepannya agar lebih hati-hati memilih cowo yang bukan kaleng-kaleng/sekedar mengandalkan modus beserta gombalan belaka
Tapi kebanyakan kedapatan cowo-cowo fakboi & flirting/modus haha sedih tapi itu semua ga aku anggap serius karena mereka masih main-main so ya ujung-ujung nya pasti temenan aja, belum pernah dapet cowo yang bener-bener tulus dan serius yaiyalah kalo udah dapet mah mungkin sekarang judulnya jadi my relationship kwkwk
Ini aneh sih
Beneran tiap aku suka seseorang ujung-ujung nya pasti bertepuk sebelah tangan
Oke anggap aja gini kita udah kenalan lama terus i think ".....wah ini orang beda nih nyaman & nyambung juga kalo diajak ngobrol terus humor nya juga setipe ditambah selera musik nya satu frekuensi bakalan asik sih kalo bisa gini terus...." disitulah aku mulai kayak rada interested gitu sama dia, akhirnya kita memutuskan untuk bertemu ya walaupun hanya sekedar ngopi-ngopi santuy tapi itu sangat berarti menjalin komunikasi agar kita bisa mengenal satu sama lain lebih dalam lagi
But what setelah itu apa yang terjadi?
ghosting...
Menghilang tanpa kabar setelah pertemuan itu jadi jarang kontekan lagi entah apa yang salah harapan-harapan telah sirna seketika
Entah mungkin karena dia yang ilfeel dengan nada bicaraku atau aku yang membosankan atau ga mungkin sih kalo dia yang insecure disini aku bener-bener down & bertanya-tanya apa yang salah dariku yaallah? & aku mencoba untuk introspeksi diri
Padahal aku orang nya rada cuek & ga segampang itu untuk interested sama cowo tapi yasudah lahya
Terus kerap kali ada cowo yang suka aku, tapi aku nya yang ga suka & ga interested sama dia
Gini-gini aku bukan tipekal cewe yang berambisi untuk pacaran atau contoh simple "pokok nya tahun ini aku harus punya pacar..."
NO IM NOT ITU GA AKU BANGET
No wonder sih aku paling ga bisa menjalin hubungan dengan seseorang yang ga aku suka/cinta jadi kita harus sama-sama saling mencintai gitu :(
Beginilah kisah percintaan ku diumur 20an ini bener-bener ga seberuntung itu unlucky sekali sering dibodoh-bodohi huhuhu
Gapapa lah dari situ aku banyak belajar untuk menjadi strong woman, independent woman dan tentunya jadi wanita yang ga manja wkwkwk
*ga kerasa ngetik perkara begini juga nyampe satu jam.....
Oke penutupan
Kalo kata mba tsana
Jalan ke depan dengan sejarah yang menyenangkan di belakang emang ga mudah yang ada di kepala cuma doa semoga segalanya bisa lebih baik dari yang sebelumnya
Usaha dicoba kesempatan ga ada habisnya
Tapi ya tepat dan ga tepat perbedaannya tipis sekali bahkan bisa ga ada bedanya
Sering banget proses dibalas ragu
Perjalanan yang dimulai semangat harus dituju dengan "ternyata bukan dia juga orangnya, ga setepat yang dibayangin..."
Hidup gitu ya
Cuma perkara cari-carian dan coba-coba timbal balik dan segala hal yang baik ga selalu berbiak
Gapapa mungkin belum aja :)
27/02/2020
Waw setelah sekian purnama lama nya gak aktif di dunia pertumblran lagi. Finally Alhamdulillaaah sekarang aku kembali, welcome back home yuhuuuu~
Terakhir aku posting nulis-nulis disini tahun 2018 masih inget banget wkwk and now tahun 2020 gila bat gak sih selama itu gak nulis-nulis lagi huhu im realy miss that. Ditahun 2019 hingga sekarang banyak banget drama nya banyak banget hal-hal yang aku gak perkirain bakal terjadi dikehidupan nyata.
Disini aku bakal sharing lagi nulis-nulis sepenggal cerita-cerita ditahun kemarin yang tertinggal & gak sempet aku tulis, tujuan nya buat aku kenang ajasih gak lebih dari itu😁
Test
Tips and share##
Penting nih buat para ladies, dandan emang gak melulu about make up
Berpenampilan rapi, bersih, wangi juga termasuk dandan dan namanya “grooming”
Menurut sebuah riset, 90% sebagian dari lelaki secara naluri yang pertama kali mereka lihat dari seorang perempuan adalah visual nya
Nah, ngebahas soal cowok yang suka visual. Apakah kita sebagai cewek harus melulu dandan agar terlihat cantik?
Your answer is… Exactly no.. or can be “sunnah” in Islam name
Why?
Wajah tanpa make up akan bisa ketutup hanya dengan kelebihan kita sendiri kok. So, don’t be weird ya gurl
Bahkan, akan lebih baik apabila cowok tersebut bisa menerima kita dengan wajah apa adanya yang senatural mungkin bukan hanya dari segi visual aja
But,
Jangan jadiin itu semua sebagai mindset atau alasan untuk kamu malas merawat diri. Karena pada dasarnya untuk menjadi seorang wanita very important juga kalau kamu bisa menjaga how looking u re, penampilan kamu sendiri bukan buat orang lain.
Orang-orang akan lebih senang kalau kamu selalu good looking and well groomed!! :)
I don't know why, sedari kemarin my feeling is weird. Firasat gw gak enak napa yah? ....................... I hope ini cuma sekedar feeling aja sih bukan "something wrong"
Someone who told me
...."Kok kamu bisa kuat sih sabar gitu dengan penyakit yang di derita selama ini? Kalo aku belum tentu bisa sesabar dan setegar kamu...."
Tau kisah nabi Ayub as kan?
Beliau adalah idola sekaligus tokoh inspirasi buat gue
"Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya)." (Al-Quran Surah. Sod: 44)
Nabi ayub adalah nabi tersabar yang pernah ada. Beliau di uji dengan musibah sakit kronik selama kurang lebih 18 tahun lama nya?
Coba kalian bayangin, 18 tahun?
Kita yang sakit baru beberapa hari aja udah ngeluh sana-sani
So, menurut gue setahun ini gak ada apa-apa nya di bandingkan dengan sakit nya beliau yang 18 tahun lama nya.
Banyak banget terpaan ujian yang di derita nabi ayub as, lah udah dia sakit terus di tinggal istri dan keluarga nya pula hidup seorang diri.
I can't imagine
Bagaimana sedih, sepi, hampa hidup nya nabi ayub as pada saat itu
And now, gue bisa sekokoh, sesabar dan setegar ini karena gue banyak belajar dari beliau.
Bersyukur segini gue gak di kemo gak di opname atau lain hal. Cuma ikutin aturan main aja disiplin minum obat rutin udah itu doang
Dan tentu nya di barengi dengan ikhtiar
Well, wishes gue di akhir tahun 2018 ini berharap bahwa tahun depan awal 2019 nanti semoga gue bisa dinyatankan "100% sembuh" dan tidak harus bergantung berurusan dengan yang nama nya "obat-obatan" lagi
Aamiin allahuma aamiin..
Suka Duka 2018
Tahun 2018 ini adalah tahun terberat buat gue. Kenapa?
Karena banyak banget ujian silih berganti datang di kehidupan gue mulai dari masalah kesehatan, pendidikan, keluarga, & percintaan
Mulai dari yang pertama tentang;
#Kesehatan
Akhir taun 2017 gue mulai sakit-sakitan sampe awal taun 2018 gak sembuh-sembuh dan setelah di diagnosis dokter bahwa gue sakit keras dan mengidap penyakit yang bermacam-macam mulai dari radang tenggorokan, alergi, vertigo, masalah pencernaan dan akhirnya jatuh pada dimana penyakit yang serius bisa mengakibatkan kematian. Hasil riset menunjukan remaja di atas usia 16 tahun sangat rentan terkena penyakit ini, apalagi kepada para mahasiswa yang pola makan nya ngga teratur dan ngga di jaga sedemikian rupa, telat makan, lingkungan hidup gak sehat, pola tidur ancur karena terus-terusan bergadang, stress, tugas dimana-mana dll
Akan lebih cepat terkena penyakit tersebut, apalagi kalau sampe daya tahan tubuh kita drop dan sistem imun/kekebalan nya rendah percayalah segala jenis penyakit dapat menghampiri kita
Penyakit ini sangat sulit di sembuhkan dan butuh waktu yang sangat lama untuk di nyatakan sembuh oleh dokter
Dan tentunya punya aturan main sendiri buat si pasien, kalo kita pengen cepet sembuh kita harus ikutin aturan main nya disiplin waktu dan gak boleh telat minum obat dan bulak balik ke rumah sakit setiap 2 minggu sampe 1 bulan sekali untuk check up
Asal kita bisa ngikutin aturan main nya aja dulu lambat laun kata si dokter penyakit itu perlahan lahan akan lenyap
Shock? Iya dan awalnya gue belum bisa menerima kenyataan bahwa gue "sakit" karena semua aktivitas dan rutinitas yang gue jalanain bakalan di "stop" dan istirahat totally
Terlebih keluarga gue, mama papa sangat sedih liat kondisi gue sekarang yang lagi berjuang ngadepin penyakit ini ya walopun meraka tidak menunjukan sisi kesedihan nya di depan gue tapi gue bisa baca dari tatapan, dan raut muka mereka ke gue
Mereka paling aware dan menerima bahwa gue sakit dan bikin gue ngerasa kalau gue gak sendiri buat berjuang sembuh dari penyakit ini
Honesty, I can't explain that.
How biggest perjuangan mereka buat gue, mereka selalu ada di sisi gue ketika gue berada di sisi terlemah di dalam hidup gue dan gak pernah ngeluh ngurusin orang sakit macem gue, sampe mereka rela nyisihin waktu pekerjaan nya buat gue
Secara spontanitas kalau udah ngomongin mereka gue suka tetiba melo sedih dan berlinang air mata bukan semata-mata lebay, baper atau apa
Can u imagine, bagaimana kalau kalian semua berada di posisi gue saat ini?
Segala macam obat-obatan, jamu-jamuan gue minum karena gue pengen sembuh dan gak mau liat mereka sedih
Berkat meraka akhirnya gue dengan ikhlas dan menerima diri gue sendiri bahwa gue "Sakit"
Dan berkat mereka juga yang ngebikin gue dari up set banget jadi up down dan growth up bangkit, semangat buat sembuh
Faktor lingkungan keluarga dan dorongan temen-temen terdekat saat ini emang sangat berpengaruh buat orang sakit seperti gue
Gue mulai cari tau lebih dalem browsing, dan tanya-tanya dokter juga tentang penyakit gue ini
Bahwa paling sebentar 6 bulan sembuh dan paling lama 9 bulan bisa di nyatakan sembuh sedangkan sekarang udah hampir kurang lebih setahun gue belum bisa di nyatakan sembuh sama dokter
Susah banget buat dapet keputusan "Sembuh" dari dokter ibarat mau dapet gelar "Sarjana S1" kalau udah di nyatakan sembuh gue seneng nya gak bakalan ada, seneng bisa terlepas dari obat-obatan
Ngomongin soal obat adalah bukan hal yang lumrah buat gue, obat udah kayak permen di kehidupan gue sekarang beda nya permen "Manis" dan obat "Pait" ya begitupula kehidupan gak selamanya "Manis"
Selama setahun ini gue hidup bergantung pada apa yang dinamakan dengan "Obat" dan gue gak bisa seharian tanpa obat. Sehari aja gue ngelewatin aturan main "Obat" ngga kebayang bakteri yang resistensi di tubuh gue macem gimana
Gak kebayang juga udah jutaan zat kimia yang masuk ke dalam diri gue dari obat
Bosen? Jelas karena mau gimana lagi? Gue gak bisa nyalahin tuhan dan sesiapa nya, gue hanya bisa menyesal kenapa dulu gue gak becus ngurusin idup gue sendiri
Mungkin ini adalah teguran dari Tuhan dan balasan atas segala dosa-dosa perbuatan gue di masa lalu
Gapapa, Tuhan cemburu dan hanya ingin gue lebih deket dari nya karena Tuhan sayang sama gue
Malah gue masih bersyukur dapet penyakit ini karena pada dasarnya penyakit dapat menggugurkan dosa-dosa yang telah gue perbuat selama ini.
Dan,
Dari sini gue bisa dapet pelajaran tentang tolak ukur seseorang berdasarkan penyakit dan dosa semasa hidupnya
Orang yang sakit keras berarti dosa nya gede banget. Coba deh bayangin, dosa apa aja yang udah lo buat?
Gue emang manusia yang penuh dosa dan berasa hina banget di depan Nya
Gak salah Tuhan ngasih ujian sakit seberat ini
Coba kalo dulu enak, sakit yang ringan-ringan aja kayak demam, batuk pilek biasa
Sekarang, makin tua seseorang semakin parah tingkat sakit mereka
Kalau lagi sakit gue berasa paling deket banget sama Tuhan, sholat jadi lebih rajin, baca qur'an poko nya inget aja terus sama Tuhan
Tapi gue suka gak tau malu dan gak tau diri kadang gue masih suka lupa sama Dia, lalai menjalankan tugas-tugas nya. Astagfirullah
Balik lagi
Ketakutan terbesar gue adalah penyakit gue saat ini bisa menular kepada siapa aja yang deket sama gue.
Hal-hal yang harus di hindari adalah dengan tidak nya satu minum, satu gelas, satu botol dengan si penderita, tidak satu alas makan, tidak satu sendok bahakan bisa juga menular melalui udara
Hati-hati banget emang, jadi gue sebisa mungkin harus jaga jarak sama orang-orang
Disini gue takut banget Mama, Papa atau keluarga gue yang lain terkena virus mematikan dari gue. Dan betapa jahat nya jika gue semberono gak bisa jaga sikap jikalau gue secara tidak sadar menularkan penyakit ke mereka
Tiga sampe enam bulan awal pengobatan gue seperti berada di ambang kematian dan terisolasi di rumah gak bisa kemana-mana hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur
Seperti menunggu ajal menjemput...
*Pasrah
*Suram
*Gelap
*Sakit
*Tak berdaya
*Ngomong udah ngelantur kemana-mana
Pada saat itu obat yang dokter kasih dosis nya sangat tinggi dan keras
Bertolak belakang sama perut gue dan lambung gue gak bisa nerima obat yang dokter kasih. Sebentar-bentar muntah gitu aja terus sampe gue kekurangan cairan akibat muntah
Reaksi dari obat sangat berimpact banget
Mungkin dari zat kimia yang masuk ke tubuh, asam urat gue meningkat dan otot-otot persendian gue rasanya sakit banget susah di gerakin
Makan nasi juga mual nya minta ampun...
Gak ada selera apapun buat makan
Jadi berat badan gue turun drastis udah kaya tengkorak idup aja
Dokter bilang penyakit gue ini layak nya a woman pregnancy
Karena gue bakal ngerasain gejela-gejala yang notabene nya di alami oleh orang hamil
Seperti morning sickness, sensitive, mual yang luar biasa, nyium bau masakan dapur dikit mual apa-apa mual. Poko nya sensitive banget
Setiap pagi setelah terbitnya matahari gue selalu stand by depan rumah berjemur agar bakteri dalam tubuh gue pada mati
Kata dokter penyakit dalam diri gue ini kaya "Vampire" terus gue jawab apakah nanti gue bakal berubah jadi vampir dok? Terus menikah dengan Edward.. wkwk yakali twilight
Iya jadi bakteri itu akan senang berada di tempat-tempat gelap yang kurang terpapar sinar matahari. Dia akan menggerogoti tubuh sesiapa aja yang berada di tempat gelap terus-terusan
Maka dari itu sinar matahari di pagi hari adalah obat alternatif lain buat gue
Dan gue gak pernah bosen nyambut matahari pagi, karena lagi-lagi gak pernah bisa berhenti bersyukur sama Tuhan hingga detik ini gue masih bisa bernafas dan masih bisa menikmati hangat nya mentari pagi hari
Tips and share##
Penting nih buat para ladies, dandan emang gak melulu about make up
Berpenampilan rapi, bersih, wangi juga termasuk dandan dan namanya "grooming"
Menurut sebuah riset, 90% sebagian dari lelaki secara naluri yang pertama kali mereka lihat dari seorang perempuan adalah visual nya
Nah, ngebahas soal cowok yang suka visual. Apakah kita sebagai cewek harus melulu dandan agar terlihat cantik?
Your answer is... Exactly no.. or can be "sunnah" in Islam name
Why?
Wajah tanpa make up akan bisa ketutup hanya dengan kelebihan kita sendiri kok. So, don't be weird ya gurl
Bahkan, akan lebih baik apabila cowok tersebut bisa menerima kita dengan wajah apa adanya yang senatural mungkin bukan hanya dari segi visual aja
But,
Jangan jadiin itu semua sebagai mindset atau alasan untuk kamu malas merawat diri. Karena pada dasarnya untuk menjadi seorang wanita very important juga kalau kamu bisa menjaga how looking u re, penampilan kamu sendiri bukan buat orang lain.
Orang-orang akan lebih senang kalau kamu selalu good looking and well groomed!! :)
Hamdala... Berkat vpn bisa balik tumblr lagi. Setelah berbulan-bulan lamanya hiatus. Seseneng itu bisa kembali
Kenapa gak dari dulu gw download vpn ya-_- Auto stupid wkwk
“In life, finding a voice is speaking and living the truth. Each of you is an original. Each of you has a distinctive voice. When you find it, your story will be told. You will be heard.”
— John Grisham
“In fact, no one recognizes the happiest moment of their lives as they are living it. It may well be that, in a moment of joy, one might sincerely believe that they are living that golden instant “now,” even having lived such a moment before, but whatever they say, in one part of their hearts they still believe in the certainty of a happier moment to come. Because how could anyone, and particularly anyone who is still young, carry on with the belief that everything could only get worse: If a person is happy enough to think he has reached the happiest moment of his life, he will be hopeful enough to believe his future will be just as beautiful, more so.”
— Orhan Pamuk, The Museum of Innocence