Utang
Seorang stand-up comedian pernah berkata, "Gue gak mau punya utang dan piutang kepada orang, karena bisa jadi hal yang ribet".
Hari ini, hati ku berat saat harus membantu saudara yang perlu uang untuk biaya kuliah anaknya. Berat karena nominalnya cukup besar.
Bertanya-tanya kenapa tidak mengajukan keringanan biaya? Kenapa mereka sangat pasif? Kenapa mereka tidak bisa menyisihkan sebagian penghasilan untuk kuliah anaknya?
Aku merasa berat karena takut jika suatu hari hubungan kami tidak akur, tentunya karena perkara utang. Faktanya, sulit untuk ku ikhlas memberikan pinjaman yang bersumber dari tabungan ku dengan tujuan pasti.
Tau hal yang lebih ku benci? Sekarang aku terlihat seperti orang pelit yang tidak mau membantu sanak saudaranya.
Mencoba menghibur diri dengan kalimat rezeki sudah ada yang atur, tidak akan kemana-mana.
Tapi, hati ini masih merasa berat dan kesal.
Memang praktek ilmu ikhlas itu sulit












