Ribut-Ribut Soal Tarif Masuk ke Taman Nasional Komodo
Tarik Ulur penentuan tarif masuk ke Taman Nasional Komodo terutama terkait kebijakan baru yang dikeluarkan PT Flobamor sebagai pengelola Balai Taman Nasional Komodo mendapatkan respons dari sejumlah kalangan termasuk dari gereja katolik keuskupan Ruteng.
Hal tersebut tertuang dalam hasil sidang kevikepan Labuan Bajo terkait silang sengkarut naiknya tarif masuk bagi naturalist guide yang masuk ke Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat.
Para peserta dalam sidang yang dihadiri perwakilan umat dan tokoh masyarakat dalam wilayah kevikepan Labuan Bajo itu meminta agar kebijakan kenaikan tarif masuk bagi naturalist guide ditinjau kembali sebelum diberlakukan.
Hal tersebut dilakukan dengan dasar dapat menghambat kemajuan dunia pariwisata di Manggarai Barat khususnya di Labuan Bajo.
Baca selengkapnya di link artikel berikut ya
Sengkarut Tarif Masuk ke Taman Nasional Komodo, Apa yang Sebenarnya Terjadi?











