"Never expect things from human." - Aokhi.
will byers stan first human second
Cosmic Funnies
No title available

❣ Chile in a Photography ❣
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
TVSTRANGERTHINGS
Jules of Nature
Alisa U Zemlji Chuda

Discoholic 🪩
Claire Keane
Today's Document

pixel skylines

shark vs the universe

#extradirty

Kaledo Art
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
noise dept.
Show & Tell
Peter Solarz

ellievsbear

seen from Malaysia
seen from Switzerland
seen from Germany

seen from United Kingdom

seen from Australia

seen from Germany

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from Netherlands
seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States

seen from Sweden
seen from United States

seen from Türkiye
@aokhi
"Never expect things from human." - Aokhi.
The foods of archipelago. Katampi Gusti 🙏
Teu honcéwang sumoréang.
Untuk lelangit yang senantiasa kau buru, riak sendu burung kota dihajar mesin menderu yang terusir sisa-sisa peradaban Tatar Ukur, Lasminingrat yang tertelan catatan kaki sejarah, mandala pancer yang perlahan terkikis pongahnya nafsu. Duhai samsara ; atas darah dan kuasa (juga cinta) di Kalapa, demi apa percumbuan pagi tak lagi kau syukuri? Peluklah mentari dengan doa-harap-puja-rasa. Hingga restu ibu pertiwi tersenyum, dan kau melesap menaklukan buwana. Mensyukuri setiap lika-liku yang ada seperti menepi di batas hujan senja ; menghela pertemuan dan niskalajati, juga jeda guna menerabas segala ketidakmungkinan. "Nu aya tong dieuweuh-euweuh, nu euweuh tong diaya-aya." Cag!
If you sought for three piece cute and charming prince of hard crushing dbeat punk that collided grindcore act with highly political toxic, between the legacy of Napalm Death and Terrorizers, I may refer you The End 32. The band born and raised in the flower city to commemorate the fallen regime of despotic capitalism-militarism block, as you seen the vivid numbers behind. Counter culture I - International benefit compilation for Indonesia a nation in struggle featured The Swarm - Built parade, Slang - I don't ever lay down arms, DS 13 - Work buy, then, Another religion as second track. The End 32 itself contributed Lawan, Demokrasi Mati, and Militer as the final tracks. This pleminary sleeve doesn't contain any related Infos due to the lost of original sleeve from its records initiative as their statement in this thick piece covers. And this 7inch vinyl only produced 300 pcs.
#pathdaily – View on Path.
GRAUSIG KEMBALI MENEBAR KENGERIAN "Gue dikejar akibat album itu." Begitu singkatnya klaim sang vokalis, Killjames, ketika menceritakan perjalanan Grausig sejak dirintis Muhammad Yachya Sunjaya (popular dengan panggilan Wacked) era dekade 80 akhir hingga akhirnya meluncurkan album mini Feed the flesh to the beast medio 90-an. Bukan tanpa alasan para puritan mengejar pertanggungjawaban pesan yang ditulis dari hasil pemikirannya di album tersebut. Tembang Doomsday misalnya yang merupakan purwarupa rintisan Wacked, didekonstruksi ulang dari segala lini. Elemen auditif yang kental thrashmetal digubah Killjames bersama Denny Zahuri (drum), Muhammad Bobby Faisal (bass), dan Ricky Wisisena (gitar) menjadi tembang brutal. Ricky menyebutnya neoclassicalbrutaldeath pada salah satu media kala itu. Dan tentunya sebagai vokalis terdepan yang dipercayakan Wacked kepada basis-vokal Rotting God ini tidak disiasiakan olehnya, dari Doomsday yang kontemplatif berubah menjadi penyesatan teologi versi baru berbalut kebisingan pada torsi maksimal. Via ilustrasi Baphomet di kulit muka album tersebut, racun-racun seperti Curse of satan, Unholy Invocation, Embalmed Crucifixion, dan Upon the Flesh of Nazarene menggenapi kesompralan Grausig era itu. Mereka menjadikan rock tidak sekedar bergema. Lewat distorsinya mereka menggugat. Hampir saja aksinya di malam persembahan bagi Jim Morrison dibubarkan massa Poster Cafe yang mungkin mengharapkan sajian pepuisian yang diapresiasi ulang untuk sang legenda sambil meneguk menu bar bersama kekasih. Perkenalan saya kali pertama setelah mendengar Cradle of Filth bersambung demo live Doomsday dari formatur Grausig era trio Wacked, Robin Hutagaol, dan Jorghi Soebagio mengudara di radio yang digawangi Samuel Marudut Sitompul atau Arien Hendriani dari GMR 104.4FM.. Dan sepertinya menyaksikan penampilan mereka di Universitas Islam Nusantara merupakan kali pertama dan sekali-kalinya kelompok musik cadas ibu kota tersebut menjajal skena bawah tanah Bandung meski Ricky pernah mengisi slot gitar dengan Jasad dan Wacked sendiri mengisi sesi penampilan langsung bersama Didi Kurniadi (vokalis, pendiri Mortir, dikenal sebagai Barrock) dari Dajjal cs.
Pada pena yang setia menjaga ambang nadir nalarasa untuk mengurai makna aku bertasbih. Selamat Hari Puisi Sedunia, mari rayakan bahagia.
(Membaca) surat malam Tadi, punah kubaca surat malammu genangan rasa membanjir atma sekelebat, kecemburuan genap silih menghujan sayang, satu kerinduan mengalahkan waladya seribu dendam sejarah mengajarkanku kebajikan ini untuk kembali merancang haru-biru harapan di tanah para leluhur membakti dharma manusia cahaya pada tiap silangan peradaban diatas penderitaan beban ganda kaummu yang diludahi kebodohan lelaki durjana dan kenyataan berjarak mimpi yang kerap mengelabui hasrat, kebutuhan, juga ingin bukankah manusia tak sudi tenggelam di masa sendu, bab perulangan luka tanpa darah? jadi, biarlah nanar hangat sekam asmara terlarang ini memantik pembebasan belenggu asa dirasa kekasih, mari kita cumbu pagi dengan kopi jeda sejenak saling mengeja bibir dari jejauhan sebelum peluh kerja kembali menghantam hari dan sesungguhnya malam purnama menanti persetubuhan rindu yang terlalu aokhi.com. Made with @instaquoteapp #instaquote #EngIngEng #SepikBabi #CaiKaheman #PundiPundiAsmara #KejarlahDakuKauKucinta #Dijual #Surabi #KulinerHati #aokhiquotes
(on photography) Ask thy inner realms, close the eye, open it up once you know where to reach and make frame as exact you want it to be. aokhi.com Made with @instaquoteapp #instaquote #aokhiquotes #EngIngEng #DombaGarut #JagoanNeon #Kabayan #PotretManehna #NyaiRonggeng
Sedari seminggu lalu berpikir keras apa korelasinya antara satu merek dagang kuliner dengan tagline seperti ini. Produknya berupa "stick", mereknya "Piyama", lalu dipungkas kalimat rayuan "Soal rasa teu ngawaos tapi ngabuktos". Soal rasa tidak membual tapi membukti. Apakah mie berupa puluh-barisan tongkat ini ada hubungan dengan Piyama yang selalu dipakai menjelang malam di ranjang? Tongkat-Piyama-Raos ini sebenernya merujuk kemana sih? Proses kreatif apa pula hingga akhirnya memastikan lema dan diksi tersebut yang dipilih untuk jajanan warung ini. Kadang memang tak perlu alasan definitif seperti mengadu kinasihan dengan Nyi Ronggeng nan mistik dan menarik. Yang diperlukan hanya buktos kalayan jèntre, sanes waos. #Mengbal #GeuraCageur #JagjagWaringkas #Foodtography #f&b #food #foodporn #JajananWarung #foodandbeverage #Huntu #Piyama #RxKing #Sambalado #Mamam #NyiRonggeng #DaAkuMahApahAtuh
MENGHALAU BIRU Adalah bagaimana kita menjadi setelah berbagi tentang bagaimana rasa yang ada menyisa asa Untuk senantiasa berjalan tetap melangkah kian bertahan dalam semua ujian Terendap adalah lumrah adanya, biasa saja laiknya deras rintik yang membenam terik menyubur tanah menumbuhkan kembali sel-sel kehidupan pada semesta Menepilah, reda sejenak Bermainlah dengan jelaga untuk pekat yang memberi arti akan cahaya Bersemilah, kembali lepaskan haru birumu sejarah lalu.... Aku disampingmu #Poems #PuisiMalam #CieBangke #YangNgintipDanNggakFollowBintitanLoh #NgengNgenNgeng #DiRadioAkuDengarLaguKesayanganmu #PakyuMoments #PersibPangeranBiru
While making coffee and thinking of you, old friend of mine Adi Marsella of Bandung's Alliance Journalist give a brand new patch, "Hayang, yeuh."
Ganas di medan revolusi, senyap gaung di parlemen : Bung Tomo.
When the kids are united! They'll be the ones who inherits my dreams, ones who continued the legacy their ancestors, Achmad Wiryanatakoesoemah, Atmadikrama/Koesoemah of Tjiekeroeh. Ones who laid rest in Makam Gede and Gadjah. Peace be upon them. 1947, their greatgrandmom N. M. R. Hj. E. S. stepped in Tjitjadas as wandering soul and decide to built anew life by herself, seperated from the fam-circles. The young lady striving to conquered mans world, she marked her dreams alone with then a baby in hands and a loyal companion from Soekaboemi beside. What time will be at 2047? I might have been out there stand still wandering before its time come and the root waves home calling. #WhenTheKidsAreUnited
Back to black!