how to describe our feelings.
through some poets maybe doesn’t enough.
thanks, love.

Product Placement
Doug Jones
Interview Vampire Daily
Today's Document

PR's Tumblrdome
No title available

pixel skylines
ojovivo
almost home
No title available

❣ Chile in a Photography ❣
Sade Olutola

Jimmy Eat World
untitled
Cosimo Galluzzi
Cookie Run:Kingdom Official!
No title available

blake kathryn
Color Me Curious
Game of Thrones Daily

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Brazil
seen from United States

seen from Romania
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Canada
seen from China

seen from Singapore

seen from Malaysia
seen from Netherlands
seen from Japan

seen from Australia

seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Singapore
@apriliabertha
how to describe our feelings.
through some poets maybe doesn’t enough.
thanks, love.
Thanks Tumblr!
klik sana, klik sini.
scroll ke bawah, dan kemudian berhenti di beberapa titik ba ayang dianggap menarik. hem.. begitu.
pagi ini iseng bisa buka tumblr--setelah sekian lama-- ga pernah dibuka, bahkan masukin password aja lupa hehe.
memori masa lalu, gambaran di masa itu, bahagianya teman-temanku, cerita masa kuliah, sajak sastra yang buatku mikir beberapa kali, sajak sastra yang apik karena ada gambarnya hehe, gundah gulana karena permasalahan hidup.
tapi kalau dashboardku isinya geli. lebih baik jangan baca.
dulu sempat ada campaign buat block tumblr karena contentnya tidak baik, lah padahal media sosial lain lebih parah loh (hehe). no judge. tergantung bagaimana kita men-searching apa yang kita mau kok. intinya pengendalian diri supaya tidak terseret arus media sosial yang tidak baik.
bahkan di tumblr saya nemuin hal yang beda, sisi lain orang lain yang tidak saya ketahui in their pesonal life, the truth is they loved to being “puitis” and wrote each words, which is most of about love, love to life, love to parents, love to their childhood, love to boy/girlfriend, love to “kuliah”-hood, love to food, love for being indonesia, etc.
jangan berhenti menulis, teman.
jangan berhenti bercerita.
tumblr be your second home.
for me also :)
soundtrack: nadya fatira - jauh
composed by Nadya Fatira @nadyafatira
When I talk to you I am happy. Because you listen, and my words find a home.
Edmond Jabès, The Book of Questions Volumes 2 and 3 (via thequotejournals)
soundtrack: barasuara - taifun
“di dalam hidup ada saat untuk berhati-hati atau berhenti berlari. tawamu lepas dan tangis kau redam, di dalam mimpi yang kau simpan sendiri.”
“sumpah serapah yang kau ucap, dan kembali. sumpah serapah yang kau ucap, dan kembali. dan kembali, dan kembali, dan kembali.....”
karena sabar adalah waktu untuk menunggu yang terbaik
noted to my self
soundtrack: menuju senja - payung teduh
sad :(
Kutitipkan engkau dalam doaku
Kalau boleh memilih jelas aku ingin menemukanmu setiap pagi di depan pintuku. Menjemput dengan muka sedikit mengantuk, lalu saling melepas kepergian masing-masing dengan bertukar peluk. Tapi ternyata rindu jadi entitas baru yang lebih sering datang memeluk kita. Membuatmu dan aku mesti bersabar menghadapi seluruh gejolak hati yang ada. “Kita bertemu dalam doa dulu, ya?”, jadi frasa yang lebih sering kita ungkapkan demi berdamai dengan rindu yang muncul tiba-tiba. Kamu memang lebih sering kutitipkan pada Tuhan. Tapi bukan berarti aku kehilangan perasaan. Tuhan menjangkaumu lewat berbagai cara yang tak terduga. Bahkan saat tanganku tak bisa melakukannya Hari kepulangan dan keberangkatanmu tak akan pernah jadi hari yang biasa saja, selamanya. Waktu tanganmu kembali kutemukan ada rasa nyaman yang tak bisa kujelaskan. Agar kita punya banyak waktu bersama, melambatkan langkah sementara pun kujalani dengan sangat rela. Saat tiba masa kau harus kembali kulepas, sendu di hati tak semudah itu berubah jadi ikhlas. Kubayangkan bagaimana tubuhmu mesti berdamai dengan cuaca ekstrem laut lepas. Mengubah siang jadi malam, malam jadi siang demi shift kerja yang di mataku tak ramah. Tapi bukankah picik sekali jika kuminta kau mengubah haluan hidup hanya karena perkara kesenduanku? Biar bagaimanapun rig dan lautan lepas sudah jadi hidupmu. Kesibukan dan waktu yang terbatas memaksa kita jadi peretas batas. Kau jalani hidup dengan namaku di hatimu. Hidupku pun tak lantas berhenti hanya karena sementara tak ada kamu. Sesekali muncul rasa mendesak dalam dada, sebab kita ingin bicara. Saat rasa macam itu tiba, kuminta Tuhan mendekapmu lebih lama. Kau diciptakanNya. Tak ada alasan buatku khawatir selama dirimu masih dalam penjagaanNya. Doaku menyayangimu, doamu menguatkanku. Untukmu yang tak bisa kupeluk penuh perasaan sesering itu– berjanjilah kita bertemu dalam doa dulu? “Jangan lupa doakan aku ya Dear?”, adalah kata-kata yang selalu kau ucapkan setiap kulepas tanganmu di pintu keberangkatan. Beberapa pekan kemudian, waktu rindu menciptakan roller coaster rasa yang membuat kita setengah gila — permohonannya akan jadi berbeda; “Kita bertemu dalam doa dulu ya?” jadi kekuatan yang membuat kita bertahan di tengah semua ketidakwarasan yang ada. Membuatmu terasa tetap dekat, meskipun tak bisa kurengkuh rapat. Meringkas jarak yang selama ini terasa sungguh bangsat. Memberi ruang pada kita untuk sedikit berjingkat. Saat kau merasa sendiri. Waktu kau tak mengerti arah hubungan yang sedang dijalani. Ketika jarak terasa tak adil dan sungguh mempercundangi, kuharap satu yang terus kau yakini. Doaku menyayangimu. Doamu yang tak putus-putus itu menguatkanku. Bertemu dalam doa dulu membuat kita akan terus bersatu. Sampai kapanpun, lebih ingin kau temukan dirimu tiap pagi di depan pintu. Bisa kupeluk kapanpun muncul rasa rindu. Namun jika bersatu bagi kita tak bisa terjadi semudah itu, berjanjilah kita akan terus bertemu dalam doa dulu? Selalu? -via hipwee
Yang terus berdetak, itu jantungku. Yang terus mengucap doa, itu bibirku. Yang terus mencintaimu, itu tetap aku.
Tia Setiawati (via karenapuisiituindah)
Cinta bisa membuatmu berhenti terlihat mempedulikan seseorang. Namun cinta tak bisa membuatmu berhenti mendoakan keselamatannya.
Tia Setiawati (via karenapuisiituindah)
Aku ingin mencintai seluruhmu. Bukan hanya kau yang apa adanya. Namun juga kau yang (kau pikir) kurang beberapa.
Tia Setiawati (via karenapuisiituindah)
Katamu, sulit mendapatkan yang terbaik. Sama sulitnya seperti berusaha menjadi salah satunya. Maka carilah dia yang mencarimu. Kalian berjodoh.
Tia Setiawati (via karenapuisiituindah)
Hal yang kupelajari dari novel adalah tidak mungkin orang yang kita cintai akan benar-benar pergi.
Paula McLain (via kunamaibintangitunamamu)
I hope so
H-21 *purapuraudahwisuda*