Pamungkas - Closure (Official Lyrics Video)
I give up trying
At least for today
Lying is lying
It’s never okay
Bend it all you want
Hide it all you can
I give up trying
Fai_Ryy
RMH

Game Changer & Make Some Noise

if i look back, i am lost

@theartofmadeline

titsay
🩵 avery cochrane 🩵
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
hello vonnie
cherry valley forever
Lint Roller? I Barely Know Her
tumblr dot com
No title available
ojovivo
No title available
art blog(derogatory)

Origami Around
★
Today's Document
KIROKAZE

seen from Malaysia

seen from Israel
seen from United States
seen from United Arab Emirates
seen from United States

seen from United States
seen from Chile

seen from United Kingdom
seen from France
seen from United States
seen from United States
seen from Singapore
seen from United States

seen from France
seen from Ireland

seen from United States
seen from Malaysia
seen from Germany
seen from Italy

seen from Germany
@arabinok
Pamungkas - Closure (Official Lyrics Video)
I give up trying
At least for today
Lying is lying
It’s never okay
Bend it all you want
Hide it all you can
I give up trying
Wanita dan Kekhawatirannya
Ibuku bilang tiap wanita akan dihadapkan dengan apa yang ia takutkan, entah menunggu penantian siapa yang akan datang, entah pada mengidamkan seorang buah hati yang tidak kunjung datang, ada pula yang terlalu gelisah pada karir dan masa depan. Wajar kok, laki-laki juga sama. Tapi setidaknya, bagi wanita yang beriman ia akan tau pada siapa harus meletakkan keluh kesah dan kekhawatirannya, tidak berlarut dan mengumbarkan kegelisahan pada sembarang orang atau dunia sosialnya. Yang kurang dari wanita hanya kurang sujud dalam sholatnya, menangis dalam sepertiga malamnya, dan bakti pada ibu ayahnya.
Sebab rembulan tidak selamanya purnama, akan ada waktunya malam gelap dan pekat, menjadikan setiap wanita mengharapkan cahaya terang dari sang pemilik rembulan. Adanya ujian dan kekhawatiran agar wanita semakin dekat dengan Tuhannya, bukan malah dekat dengan semua manusia di dunia maya. Sebab solusi bukan datang dari sesama kita, tapi dari-Nya.
Wanita dan kekhawatirannya itu unik dan ajaib, sebagaimana hati mereka yang mudah berbolak balik, tidak menentu dan mudah goyah meski dengan angin kecil. Semakin ia menunduk akan semakin kencang pegangannya, semakin ia menjaga dirinya dan hatinya akan semakin kuat pondasinya.
Begitulah ibuku bilang dalam percakapan kecil dan celetukan tanpa sengajanya sore ini. Semoga Allah jaga setiap wanita yang menjaga harga dirinya.
@jndmmsyhd
Gimana rasanya melihat orang yang pernah kamu anggap remeh sekarang bisa lebih sukses darimu? Itulah makanya, besok-besok gak usah berlebihan kalau gak suka sama orang. Gak perlu nyinyir, apalagi menghina.
— Taufik Aulia
*nulis dijidat, biar tiap ngaca selalu ingat kata2 ini*
BETAPA ISTIMEWANYA TAHUN 2020
Dari ujian pandemi kita belajar kesabaran. Dari nikmat Ramadan kita dapat keberkahan.
Saya gak setuju dengan orang-orang yang 'memaki' tahun 2020. Karena 2020 adalah bagian dari dimensi waktu yang Allah telah bersumpah atas nama waktu di ayat pertama Surah Al-'Ashr.
Instead of 'memaki waktu' lebih baik menggali hikmah di balik semuanya sembari meminta pertolongan dari Allah.
Karena sebagai hamba kita punya tugas untuk menjaga prasangka dan sikap kepada Pencipta.
© Taufik Aulia | 2020
Kita adalah dua gerbong kereta yang datang dari arah berbeda dan berhenti di stasiun yang sama, lalu saling meninggalkan sampai waktu yang tak tentu.
Taufik Aulia
Doa agar tidak mati mengerikan
ALLOOHUMMA INNII A’UUDZU BIKA MINAT TARODDI WAL HADMI WAL GHOROQI WAL HARIIQI, WA A’UUDZU BIKA AN-YATAKHOBBATHONISY SYAITHOONU ‘INDAL MAUTI, WA A’UDZU BIKA AN AMUUTA FII SABIILIKA MUDBIRON, WA A’UDZU BIKA AN AMUUTA LADIIGHO.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kebinasaan (terjatuh), kehancuran (tertimpa sesuatu), tenggelam, kebakaran, dan aku berlindung kepada-Mu dari dirasuki setan pada saat mati, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam keadaan berpaling dari jalan-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam keadaan tersengat. (HR. An-Nasa’i, no. 5531. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)
https://rumaysho.com/15114-doa-agar-tidak-mati-mengerikan.html
Amalkan doa yang sangat bermanfaat ini agar tidak mati mengerikan.
Seks Bebas Dibela, Poligami Dihina
Gak terima kalau negara ikut ngatur urusan privat a.k.a selangkangan. Tapi giliran ada anggota dewan punya istri tiga, nyinyir gak ketulungan. Ngaku pro LGBT, tapi anti sama poligami. Anda ini, mau melindungi urusan privat orang atau emang gak suka aja sama agama dan moral manusia?
Saya gak ada masalah dengan ide bahwa negara gak boleh ikut campur urusan privat warganya. Silakan aja beraspirasi begitu. Tapi tolong, konsistenlah sedikit.
Once kamu udah punya prinsip, konsistenlah di situ. Kalau gak konsisten, wajar banyak orang curiga. Jangan-jangan kebebasan yang kamu perjuangin cuma buat kamu dan teman-temanmu aja. Cuma buat selangkanganmu.
Ada yang bilang, "Halah munafik, sembunyi di balik kedok agama cuma buat muasin nafsu birahi."
Tolong akalnya dikondisikan. Itu bukan sembunyi, tapi terang-terangan. Terang-terangan nikah. Terang-terangan mau menyalurkan hasrat seksual, terang-terangan mau berkeluarga, terang-terangan mau punya anak, terang-terangan mau ngasih nafkah. Terang-terangan sah di hadapan negara dan agama. Di mana munafiknya?
Justru, seks bebaslah yang sembunyi di kamar kos, hotel, atau semak-semak. Sembunyi dari keluarga, sembunyi dari masyarakat, sembunyi dari negara, dan sembunyi dari agama. Jadi, yang munafik siapa?
Terserah deh mau ngotak-ngotakin moralis, agamis, liberalis, atau sekularis. Konsisten aja kalau punya prinsip. Yang gak mau urusan privatnya diatur-atur, mestinya juga malu buat ngatur-ngatur pilihan orang lain buat poligami.
Orang yang berpoligami dan bertanggung jawab atas semua istrinya, buat saya dia lebih mulia dari pada yang nge-seks bebas sembunyi-sembunyi yang kalau hamil disebutnya malah kecelakaan. Kecelakaan kok disengaja. Ya iyalah, aturan lalu lintas dilanggar sih.
— Taufik Aulia
Orangtuamu Akan Sempurna Ketika Masa Itu Tiba
Gw lupa baca dimana, di tulisan tentang kematian seorang laki-laki itu, penulis kira-kira bilang gini, “ketika dia pergi, aku baru menyadari bahwa dia adalah ayah yang sempurna bagi anak-anaknya.”
Begitulah sebagian manusia, meninggal kemudian hanya kebaikannya yang tertinggal. Gw dan bapak tuh sering banget berantem, di rumah gw lah yang paling ga sabar ngadepin bapak, jarang akur. Tapi sesekali telponan lama, kayak sahabat cerita macem-macem sampai beberapa jam.
Bapak sering ga mengerti pilihan-pilihan hidup gw yang ga sesuai dengan gengsinya. Kadang gw tertekan karena dia nampak kurang mendukung apa yang gw upayakan. Bapak pendukung 01 garis keras, gw sebaliknya, dan kami sering adu argumen.
Tapi ketika bapak meninggal pada awal Ramadhan lalu, semua kesalahannya menguap. Semua hubungan tak baik kami terlihat tidak penting. Yang terkenang cuma kebaikan-kebaikan dan kesempurnaannya sebagai ayah.
Bapak yang rela pinjam uang supaya gw bisa berangkat tes ke ITB, bapak yang selalu nungguin pengumuman masih dengan seragam ketika gw daftar SMP dan SMA favorit, bapak yang menggenggam tangan gw ketika gw koma di rumah sakit dan membuka mata untuk pertama kali melawan maut, Bapak yang selalu dengan bangga bilang gw S2 gratis tis, Bapak yang mendukung pernikahan gw dengan orang yang gw kira akan dia ragukan, Bapak yang berkaca-kaca menikahkan gw, Bapak yang selalu nganter dan nunggu bus malam mengantarkan gw ke Bandung, Bapak yang dengan semangat mau anter gw dan suami ke rumah mertua di hari kedua lebaran dan ngajak sekampung padahal mobilnya cuma Avanza, Bapak yang selalu mengupayakan yang terbaik buat gw meski itu diluar kemampuannya.
Kalau orang tuamu cuma bawel, melarang kamu menikah dengan si ini, cerewetin ini itu, ngelarang kamu kerja atau sekolah di tempat tertentu, nyuruh sholat mulu, inget ini :
Suatu hari, ketika mereka ga ada dan ga bisa kembali, yang bakal kamu ingat adalah kesempurnaan mereka sebagai orang tua. Kesempurnaan ini akan membuatmu tersiksa, karena sudah terlalu banyak mengeluhkan mereka, di saat mereka sibuk berbuat yang terbaik buat kamu.
Percaya deh, kekurangan mereka tidak akan ada artinya bagi kita ketika mereka sudah ga ada. Kita akan begitu mudah memaklumi kesalahan-kesalahan mereka, karena baru tahu bahwa kebaikannya luar biasa. Lalu kita akan berpikir, kenapa ga ketika mereka masih hidup kita memakluminya jadi punya hubungan yang lebih baik sama mereka?
Percaya deh, orang tuamu sudah melakukan hal terbaik yang bisa mereka lakukan. Mumpung masih ada, banyak - banyak maklumi kekurangannya. Sebelum kamu nyesel kayak gw.
Malam 1 Syawal, pertama kalinya tanpa Bapak. Yang dikira bakal fullteam sama 2 anak 2 mantu 1 cucu, ternyata jadi tanpa Bapak.
“She never looked nice. She looked like art, and art …was supposed to make you feel something.”
— Rainbow Rowell, Eleanor & Park (via books-n-quotes)
By: Fleur
Gak kebayang pokoknya...
Kematian
Akhir - akhir ini banyak orang di sekitar gw yang meninggal. Diawali dengan bapak mertua. Belum 100 hari beliau, bapak gw sendiri yang meninggal. Suka sedih, anak-anak kami nantinya ga punya kakek. Atta masih enak, masih ngerasain punya kakek sebentar, disayang kakek, kalo dimarahin seisi rumah, kakeknyalah tempatnya mengadu dan mencari teman serta perlindungan.
Belum 100 harian bapak, bapaknya sahabat gw, yang nyokapnya adalah sahabat nyokap gw, dan bapaknya ini temennya bapak gw, meninggal juga. Belum 7 hari beliau meninggal, tetangga depan rumah gw, meninggal. Belum juga 2 minggu tetangga meninggal, Pak Dhe gw yang dituakan di keluarga meninggal kemarin.
Yang terakhir itu, gw udah ga terkejut melihat kondisinya di RS. Karenanya minggu lalu bela-belain berkendara agak jauh nengok, karena takut menyesal belum nengok. Pak Dhe soalnya sangat dekat dengan keluarga kami, walaupun cuma ipar bapak. Ya juga ya, bapak gw nih selalu deket sama ipar - iparnya, baik dari pasangan kakak-kakaknya atau saudara ibu gw.
Yasudah, kematian emang ga bisa diramalkan, tapi wajib dipersiapkan.
Kalo menikah, ga siap pun kamu masih punya waktu untuk memperbaiki diri. Kalo kematian, kalo ga siap ya wasalam, ga ada lagi waktu untuk mengulang.
Henry Rollins
Untuk yang belum memahami bagaimana Jerusalem, ibu kota Palestina, dicaplok oleh Israel dan diaku-akui sebagai punya mereka, vidéo singkat ini bisa menjelaskan dengan sangat gamblang. Jerusalem atau Al-Quds adalah tanah umat Islam. Final dan garis merah.
Jika kita tidak bisa melindunginya dengan tangan-tangan kita, setidaknya berikan dukungan kepada pejuang di Palestina untuk menjaga Al-Quds agar tetap menjadi milik kita.
Do you want this video? Drop your email below in reply section (please use (at) rather than @ for your own security) and please reblog this by adding supporting words to the Palestinians.
How would you feel if it was your country?
I can feel it! Period.
YES. I FEEL IT.
When someone tells you, ‘I love you,’ and then you feel, ‘Oh, I must be worthy after all,’ that’s an illusion. That’s not true. Or someone says, ‘I hate you,’ and you think, ‘Oh, God, I knew it; I’m not very worthy,’ that’s not true either. Neither one of these thoughts hold any intrinsic reality. They are an overlay. When someone says, 'I love you,’ he is telling you about himself, not you. When someone says, 'I hate you,’ she is telling you about herself, not you. World views are self views—literally.
Adyashanti (via fyp-philosophy)