Sialnya hal yang paling pasti di hidup ini hanya perpisahan
Mike Driver
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Not today Justin
taylor price

Discoholic 🪩

@theartofmadeline

izzy's playlists!
styofa doing anything

blake kathryn

No title available
Alisa U Zemlji Chuda
noise dept.
tumblr dot com

Origami Around
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Xuebing Du
Peter Solarz
ojovivo
Three Goblin Art
trying on a metaphor
seen from United States

seen from United States
seen from France
seen from Russia
seen from Russia
seen from Brazil

seen from Canada

seen from Germany

seen from India
seen from Bangladesh

seen from Bangladesh

seen from Malaysia
seen from Mexico
seen from United Arab Emirates
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@asaellatriyoga
Sialnya hal yang paling pasti di hidup ini hanya perpisahan
We must live our lives
We shall live
We’ll live through the long, long days and through the long nights
We’ll patiently endure the trials that fate sends our way even if we can’t rest
We’ll continue to work for others both now and when we have grown old and when our last hour comes
We’ll go quietly
And in the great beyond we’ll say to Him that we suffered that we cried that life was hard and God will have pity on us
The You and I we’ll see that bright wonderful
Dreamlike life before our eyes
We shall rejoice and with tender smiles on our faces
We’ll look back on our current sorrow
And then at last we shall rest
I strongly believe it from the bottom of my heart - Drive my car
Hidup gini-gini aja, nggak apa-apa
Aku hanya mendengarkan, mendengarkannya lagi, dan tetap mendengarkan. Sebab terus mendengarkan mungkin dia berpikir aku menyelamatkannya dari kemuraman. Padahal, dialah yang menyelamatkanku, perlahan melupakan hal-hal buruk yang setiap hari merundung kepala.
Menjadi Biasa
Semakin bertambah umur dan menjadi lebih dewasa aku semakin menyadari bahwa menjadi biasa saja itu bikin bahagia. Tidak memiliki beban untuk jadi istimewa dan membuktikan diri pada siapapun. Menjadi biasa saja itu membebaskan.
Entah benar atau salah aku kira hidup dengan target akan dihantui ketakutan-ketakutan yang belum terjadi. Kamu bisa hidup biasa saja dan tidak menjadi beban orang dan bisa menghidupi diri sendiri itu sudah lebih cukup.
Aku kira hidup biasa saja tidak sama dengan malas. Semakin hari semakin sederhana keinginan membuat kita tidak perlu menaruh harapan terlalu tinggi dan itu tidak apa. Tapi kita tetap menikmati hidup dengan sebaiknya.
Tidak muluk-muluk, mungkin dikira kurang ambisius tapi tak apa aku bisa menerimanya. Bisa tidur nyenyak 8 jam setiap hari, tidak diganggu gangguan kecemasan, dan dijauhkan dari pegal-pegal di pinggang karena terlalu banyak duduk itu sudah cukup.
Menjadi adaptif, paham akan tugas dan tanggung jawab, mengerjakan sebaiknya, dan hidup bahagia mungkin bisa aku gunakan untuk tetap menjadi biasa saja. Dan menyadari bahwa hidup bukan pacuan kuda. Semua manusia punya jalan hidup masing-masing dan kita tidak perlu membanding-bandingkan. Jalani hidup yang kamu suka dan membuatmu tenang. Dan terakhir cintai dirimu sendiri.
Selamat Ulang Tahun Aku.
Bahwa hal-hal yang tidak kamu inginkan justru menimpamu di saat yang tidak pernah kamu perkirakan. Bahwa hidup dipenuhi hal-hal tertahi yang menyiksamu. Bahwa kebahagian terlihat seperti hal tabu dihadapanmu.
Kita bertemu, kita berbincang, kita tertawa dan berbagi cerita, kita berbagi kisah dan kasih. Diantara sekian banyak orang kita dipertemukan itu sudah lebih dari cukup meski pada akhirnya kita tidak jadi satu dan harus saling melepasrelakan.
Bahwa pada akhirnya “𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙗𝙖𝙣𝙮𝙖𝙠 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩 𝙖𝙠𝙪 𝙠𝙖𝙩𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙖𝙙𝙖𝙢𝙪, 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙗𝙖𝙣𝙮𝙖𝙠 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩 𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙖𝙢𝙥𝙖𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙖𝙙𝙖𝙢𝙪” itu adalah hal wajar bukan?. Bahwa sekian peristiwa telah dilewati bersama tapi sedikit banyak justru berakhir menjadi kenangan. Tapi setidaknya kenangan patut kita syukuri, ia memperkaya kita, ia bagian dari kehidupan ini sesakit apapun itu.
“𝘾𝙪𝙠𝙪𝙥𝙠𝙖𝙣𝙡𝙖𝙖𝙖𝙝... 𝙞𝙠𝙖𝙩𝙖𝙣𝙢𝙪... 𝙧𝙚𝙡𝙖𝙠𝙖𝙣𝙡𝙖𝙝 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙖𝙠 𝙨𝙚𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨𝙣𝙮𝙖 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠𝙢𝙪.” Karena kita semua berhak bahagia. “𝙔𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙞𝙠𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙖𝙪 𝙟𝙖𝙜𝙖.. 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝.. 𝙙𝙞𝙧𝙞𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞.”
Sebuah pengingat~
Berharaplah, percayalah, jujurlah, sayangilah, cintailah, mengalahlah, menangislah, maafkanlah, terimalah.
That’s love.
Someone I Miss
Dia adalah malam panjang, udara dingin, lampu kota, deru motor, jalan lengang, hangat jaket, dan kaca spion. Dia adalah matahari sore, debur ombak, langit jingga, dan desir angin.
Dia adalah wangi ayam bakar, sate padang, garlic oil, dan wasabi. Dia adalah nasi panas, sushi, sate kambing, pecel boma, iga bakar dan kulit ayam. Dia adalah kopi tanpa gula, caramel macchiato, cheese tea, srikaya toast, dan pisang bakar.
Dia adalah perjalanan pulang, bising kereta, sayang ibu, dan cinta ayah. Dia adalah arus balik, embun di kaca busway sehabis hujan, terik siang dan kemacetan ibukota. Dia adalah tulisan tangan, catatan harian, kacamata, sprei bersih, kasur rapi, dan jendela kamar.
Dia adalah konser musik, sheila on 7, menari bersama, lengking suara penyanyi, hentakan drum, dan suara distorsi gitar. Dia adalah baju berkeringat, mata teduh, jejak kaki, dan kabar telah sampai. Dia adalah telepon malam hari. Dia adalah kembang api tahun baru. Dia adalah foto polaroid dan kenangan.
Dia adalah air mata, penyesalan, luka, dan usaha melupakan. Dia adalah apa yang kurindukan menjelang tidur, apa yang kupikirkan ketika lari pagi, yang kuingat selalu ketika makan, dan yang kutulis ketika diam. Dia adalah dawai gitar yang kupetik, harapan masa depan dan penantian. Dia adalah apa yang berusaha ku lupakan namun selalu gagal.
Aku kira aku tahu tentang dia, malam ini aku sadar aku tak tahu apapun tentangnya. Cinta itu sementara melupakan selamanya.
Hi, I miss you ~
“For the moment I am really very, very tired of everything - more than tired.”
— Friedrich Nietzsche (via quotemadness)
Dengar takbir mbrebes mili
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Melepas, merelakan
Ulangilah terus, berusahalah terus hingga kau lupa rasanya melepas dan merelakan,
Semoga.
Tidak baik-baik saja
Dikatakan awan hitam sebelum datangnya hujan, biarlah aku di kutuk dan engkau yang dirayakan
Kunto Aji
“Kita berdua saja duduk, Aku memesan ilalang panjang dan bunga rumput, Kau entah memesan apa, Aku memesan batu ditengah sungai terjal yang deras, Kau entah memesan apa, Tapi kita berdua saja duduk,” - Sapardi Djoko Damono #sapardi https://www.instagram.com/p/B4cqrYgghuQ/?igshid=thomkxkuheqo
If it doesn't break your heart, it isn't love
“It’s great to be happy, but it’s even better to bring happiness to others.”
—