Kambuh

blake kathryn
Keni

No title available
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
he wasn't even looking at me and he found me

#extradirty
I'd rather be in outer space šø

ē„ę„ / Permanent Vacation
NASA
Mike Driver

izzy's playlists!
Sweet Seals For You, Always
Cosimo Galluzzi

tannertan36
Aqua Utopiaļ½ęµ·ć®åŗć§čØę¶ćē“”ć
d e v o n

ā
Stranger Things

ellievsbear

shark vs the universe

seen from Iraq
seen from United States
seen from United States
seen from Philippines
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Türkiye

seen from Germany

seen from Hungary

seen from Malaysia
seen from Brazil

seen from United States

seen from T1
seen from Philippines

seen from India

seen from Russia
seen from Germany
seen from Brazil

seen from United States
@ataraxiaword
Kambuh
I miss you
I just wanna die.
I always try to show to the world that iām fine. Iām okay. But, can i give up? Itās hurt, really hurts.
Mulai sadar kalo ga tau banyak hal bukan hal yang buruk. Justru baik buat kesehatan mental. So, i choose to enggak memaksakan diri untuk tau semuanya.
25 Mei 2020
Manusia.
Manusia itu makhluk yang diciptakan Tuhan melalui tanah, atau manusia itu satu-satunya makhluk Tuhan yang memiliki akal dan perasaan. Ya gak ?
Tapi pernah terpikir kalo manusia itu adalah makhluk yang serakah, yang gak pernah bisa puas akan apapun. Harta, jabatan, pacar, atau apapun itu. Mereka itu lapar. Selalu lapar akan atensi baik dari dalam dirinya sendiri ataupun dari luar. Nah, jadi gimana sih cara menanggulanginya ? Bingung gak ? Makan tuh bingung. Hehe
Kita telah sampai pada usia dimana hanya untuk menumpahkan keluh kesah akan menjadi satu hal yang begitu sulit sampai ia membusuk dalam dada membuatnya bertumbuh menjadi benci akan apapun yang tak langsung memiliki hubungan dengan apa yang ingin dikeluarkan.
Kita telah sampai pada masa dimana tak ada satu orangpun atau hanya beberapa dari sekian banyak manusia yang kita labeli ātemanā yang bisa kita limpahkan segala emosi tanpa takut akan apapun.
Kita telah sampai pada titik dimana hanya ingin menjadi yang terbaik untuk seseorang yang kita anggap paling baik. Tanpa mengenal rugi, tanpa mengenal timbal balik.
Kita telah sampai...
Kita mengerti, bahwa hidup bukanlah arena bermain yang bisa kita mainkan sesuka hati. Kita paham bahwa kita akan melibatkan begitu banyak raga untuk terlibat dan begitu banyak rasa yang tertambat.
Bandung, 8 september
Ada kalanya ketidak tahuan adalah berkat yang patut disyukuri.
Memang benar, setiap rentetan kejadian, manis maupun pahit, akan selalu ada hikmah yang bisa dipetik. Untuk sekarang dan kedepannya, terkadang menjadi tidak tahu akan jauh lebih baik.
Rabu, 4 September 2019
Semua yang ada di bumi, tidak harus berbalas. Pun dengan perasaan. Terkadang, kita hanya perlu belajar menikmati perih.
Bukankah memang benar seperti itu adanya? Mungkin benar apa kata para penyair negeri ini, biarkan perasaan itu kau taruh diam-diam hingga entah kemana ia akan berlabuh. Tak perlu kau upayakan untuk mengutarakan.
Penyakit yang kian hari kian ganas saja menggerogoti perasaan.
Bagaimana jadinya kalau kamu sampe tau ?
Semakin dalam menyelam, semakin indah, beriringan dengan semakin menakutkan
Semakin dekat, semakin aku menyayangimu. Semakin banyak pula pertanyaan menusuk hati; apa aku akan menyakitimu kelak ?, apa kau akan bahagia denganku ?, apa aku pantas disandingkan denganmu ?
Aku adalah aku dengan diriku
Purwarupa sebuah bulan
Menyendiri diantara beribu bintang
Yang saling berebut menyinari malam
Apa salah kalau suka suasa sepi, bukan ramai ?
Bukan aku tak mau memulai, hanya saja aku takut melukai.
Pertanyaan demi pertanyaan selalu bersahut-sahutan, tentang apakah kau akan bahagia denganku ? Atau apakah aku akan melukaimu ?
Hei perempuan bertubuh mungil. Aku rindu, sungguh. Kalau saja aku mampu, sudah ku mulai perbincangan denganmu, agar rindu ini tak lagi tersedu-sedu. Kalau saja aku mampu, sudah ku temui dirimu, agar hati ini percaya, adalah dirimu yang selama ini ia tunggu. Kalau saja aku mampu, sudah ku sampaikan rasa ini, namun pikiran berkata sudahi, kau akan sakit nanti.
Seseorang yang menantimu tanpa ada ragu.
Tertanda,
Kentutkurakura
Ternyata benar apa yang dituliskan para penyair. Rindu itu berat, rindu itu sakit. Mungkin maksudnya, rindu yang tak kunjung dipertemukan. Bak hati yang disayat oleh belati. Sejauh kaki melangkah tanpa ada pertemuan, rindu tak akan merekah. Terkadang terpintas di pikiranku, mungkin kau juga merindu. Kita sama-sama merindu tapi tak ada satu pun keberanian untuk memulai perbincangan. Ah, sepertinya tidak.Ā
Ada sesutau yang lucu yang dilakukan perindu. Mungkin ini terjadi pada kalian juga, selalu cek apakah dia melihat apa yang ku unggah di media sosial. Senangnya minta ampun! sungguh. Padahal jika dipikir kembali, apa istimewanya ? dia hanya melihat, seperti teman-temanmu yang lainnya.
Lantas, apa yang harus kita perbuat ? pelbagai cara telah dilakukan untuk membunuh rasa rindu. Berhasil ? Tentu saja tidak. Obat rindu jelas saja sebuah pertemuan. Membunuh rindu ? rasanya tidak mungkin. Gak tau sih kalo kamu. Diskusi dengan teman mungkin bisa menghilangkan rindu sesaat.
A : Menurutmu, rindu itu apa ?
B : Rindu ? Mmm
A : Ya, rindu.
B : Rindu itu sesuatu yang ada paling depan. Eh, lagu Gigi juga ada yang tentang rindu.
A : Yang mana ?
B : Itu yang liriknya begini, Rindu sorga, rindu sorga ~
A : ITU PINTU, GOBLOK! *Jitak palanya*
B : :(((((
Krik... Krik ~
Pernah terpikir apa yang telah kau berikan padanya ? Bukan, bukan. Bukan materi, tapi lebih ke apa yang sudah kau lakukan untuknya. Sudah kah kau kalahkan ego mu untuk makan enak untuknya ? Sudahkan kau menolak uang akhir tahun belanja untuknya ? Sudahkah kau lakukan perihal kecil untuknya ? Atau, sudahkah kau luangkan waktu untuknya ? Berbincang dengannya, bercerita tentang apa yang kau suka dan apa yang tidak kau sukai, ngalor ngidul berbicara perihal cita-cita dan masa depan, atau sekedar berbincang tentang apapun yang terjadi pada hari itu, sudahkah ? Tenang. Pun ini berlaku bagiku juga.
Kita terlalu sibuk dengan dunia yang ingin kita bangun. Kita ingin terlihat keren, kita ingin sukses, kita tidak mau di-cap ketinggalan jaman. Tidak, itu tidak salah. Tapi ada yang sedikit mengganggu ku. Apa yang sudah ku lakukan untuknya ? Apakah aku termasuk ke dalam perbincangan bersama teman-temannya ? Bukan, bukan untuk menyombong. Tapi sekedar, apakah ia bangga terhadapku ? Atau malah ia malu terhadapku ? Ah, tidak mungkin. Seburuk apapun, ia akan selalu bangga. Seseorang yang tidak akan mengalah kepada siapapun, seseorang yang tidak akan menyerah meski badai menghalangpun. Superhero yang punya kekuatan aneh-aneh dalam film itu cuma fiksi belaka. Superhero sebenarnya berada dekat kita. Dia yang melindungi, ia yang mengajari, ia yang bertaruh nyawa.
I B U .
Ah, aku rindu padanya. Aku rindu dekap hangatnya. Teringat di jewer saat terlalu betah bermain bola sepak di pesawahan kering yang telah dipanen, adzan maghrib sudah memanggil. Ibu datang dengan wajah kesal memarahi. Bahkan kadang anak-anak lain pun terkena amarahnya. Aku rindu dimarahi dikala seragam sekolah basah diguyur hujan. Ada marah yang bukan berarti benci, ada marah yang mengartikan kasih sayang.
Ah aku rindu, bu.
Desember 2017, Kentutkurakura.-
Aku menyerah. Aku menyerah pada akal. Sudah berkali-kali aku coba, perasaan "ingin" ini selalu menang. Bak perihal kecil namun teramat sulit, mungkin terlihat seperti diet ? Terlihat mudah tapi "katanya" sangat sulit untuk sebagian orang. Memulai kembali semuanya dari awal bukan perkara mudah, kembali berjuang sendirian bukan sesuatu yang gampang, dengan segala resiko yang siap datang. Aku siap.
.
.
.
Aku siap berhenti menghisap tembakau itu. Aku siap belajar hidup sehat. Ibu. Tolong. Tolong anak sulungmu untuk berhenti mencandu sekantung racun yang terbungkus rapi dalam balutan kertas ambri.
Doakan aku, Ibu.
Desember 2017, Kentutkurakura.-
Berhenti mencinta yang tak mencinta. Hidup ada untuk dinikmati, bukan untuk meratapi. Memang benar kita harus banyak menelan pahit agar kita kuat dikemudian hari, memang benar kita jangan kalah akan rasa sakit, agar kelak hatimu kuat dalam ombang-ambing ombak perasaan.
Aku berhenti berlari untuk mengejarmu, tapi aku tak berhenti berjalan. Aku coba untuk menikmati hidup, aku telan pahit, aku hadapi rasa sakit. Terserah. Jika kau memang maunya begitu, lakukan lah. Aku tetap sama yang sedari dulu tetap mendamba, mencinta pada raga mungil dengan senyuman manis itu. Cepat pulang, aku tak kuat menahan rindu ini sendirian.
Desember 2017, Kentutkurakura.-