Everyone is watching dua garis biru. Aku sih belum. Karena sama seperti yang terjadi di hollywood, pemain2nya kurang inclusive. Kebanyakan aktrisnya selalu yang putih, unyu2, belesteran aka kebule2an. Dikit yang indonesia banget kaya Tara Basro. Jadi kurang relatable gitu karakternya.
As immoral as it is, sex sebelum menikah itu hal yang sangat banyak terjadi di sekitar kita. Bisa dibilang inevitable atau gak akan gak terjadi. Gak banyak memang, tapi juga ga bisa dibilang sedikit. Sex education itu pentingnya banget2 dah. Lu mau main2? Ayo pintar sedikit. Sebelum aku lanjut, banyak orng yang ngira aku tuh udah pernah berhubungan gara2 aku tau banyak soal ginian. But no! Kalo ga percaya ayo cek ke dokter -_-
Pertama.. paling gampang deh... menjaga tubuh. Arti menjaga tubuh tu beda2 lho tiap orang. Ga bisa disama ratain. Just because someone had sex, bukan berarti mereka ga ngejaga. Itu kan tubuh mereka. Emang kalau dia udah ga perawan anda yang rugi?
Kedua.. hal yang paling penting itu protection, yap... condom. Jorok? Jijik? Eventually semua orang akan berhubungan sex kok, kecuali kamu asexual (gapapa, itu hak kamu). Selain menghindari kehamilan, juga mencegah dari beberapa penyakit kelamin menular. Ada yang bilang kalo pake kondom ga enak. Kenapa? Mereka bilang kek ada yang seret gitu. Nah ini akan membawa kita ke poin ketiga.
Ketiga.. warm up dulu dengan oral. Udah keburu? Hmm cemen kamu. Kenapa oral penting? Karena oral intercourse akan membantu vagina mengeluarkan cairan yang menjadi pelumas alami. Therefore, will help both people to feel comfortable during the actual sexual intercourse. Jadi si cewe ga akan kesakitan atau merasakan perih karena udah orgasme sebelum penetrasi. Kalau oral stimulation pada laki2 akan membantu dia untuk mencapai ukuran ereksi maksimal.
Keempat.. KOMUNIKASI. Ga harus ngomong kok kalau kalian udah mengenal bahasa tubuh satu sama lain. Tapi kalau belum tau apa yang pasangan kamu mau, tanyakan saja. Beritahu juga apa yang kamu mau padanya. Jadi sama2 puas. Kalau cewenya kesakitan atau keliatan ga nyaman, tanyain ya... jangan mentingin enaknya kamu aja.
Kelima.. si cewe harus orgasme juga. Susah? Nah ini pentingnya stimulasi oral. Selain itu pikiran si cewe harus tenang dan konsentrasi. Pemicu orgasme perempuan itu mostly di pikiran. Kalau ga fokus, jangan harap deh. Kalaupun bisa ya ga maksimal. Buat dia merasa nyaman, whisper sweet nothings or tell her about apa yang bakal kamu lakuin ke dia. Kenapa aku masukin ini dalam poin kelima? Because believe it or not, ada pasangan yang justru sudah menikah namun perempuannya belum tau apa itu orgasme karena belum pernah merasakannya.
Keenam... kamu tetep kekeuh gamau pake kondom? Pake birth control! Research yang dalam, jangan males! Cari yang cocok buat kamu! Kalau research aja gamau, gimana nanti kalau kecolongan?
Ketujuh... be smart! Kamu ngerasa udah siap free sex? Entah dengan pacar kamu atau orang lain. Coba pikir secara keseluruhan. Memakai kondom, birth control pills, atau keluarin diluar ga menjamin ga akan terjadi kehamilan. Jadi berhubunganlah dengan bijak. Pikirkan, apakah orang yang kamu ajak mau bertanggung jawab bila terjadi kehamilan? Oh kamu gapapa jadi single parent? Tau gak efek psikologis yang akan timbul bila orang tua tak lengkap? Paling tidak harus ada dua orang yang merawatnya, yang jabatannya setara di keluarga itu. Mungkin kamu bakal bilang, "ah ga selalu anak single parent itu terganggu psikologisnya." Ya kan ini ambil contoh yang kebanyakan. Kalau anaknya sanggup dididik dengan pas ya bisa aja dia fine2 aja. Masalahnya adalah di dunia ini tak ada orang tua yang benar2 tau 100% cara mendidik seorang anak. Mungkin mereka merasa sudah melakukan yang terbaik, tapi apakah semua akan berjalan sesuai ekspektasi? Saya rasa gak akan 100% hasilnya sesuai ekspektasi. Karena tiap manusia itu gaada yang sama. Yakin orang yang kamu ajak berhubungan itu bisa dijadikan partner untuk membesarkan bayi itu?
Entah kamu perempuan atau laki2, baiknya saling menghormati. Kalo udah bisa saling menghormati dan menghargai, pasti hidup jauh lebih enteng. Orang yang bilang cewe selalu benar itu otaknya di telapak kaki. Dan orang yang bilang laki2 itu harus cari nafkah, kan kita gatau kalo dirumah dia ngapain. Kalau dirumah dia ga jadi bapak rumah tangga, kerjanya mabok atau judi ya itu perlu dikepret. Tapi kalau lakinya di rumah bersih2, jaga anak, istrinya yang kerja, why not? Orang punya kapasitas masing2. Ibarat mengukur kayu yang panjangnya 1 meter pakai penggaris inch. Ga keitung2 kan...