Jakarta - Meski pandemi Corona Covid-19 melanda Indonesia, rupanya hal tersebut tidak mengendorkan motivasi Yamaha untuk memberi tambahan kejutan. Berdasarkan unggahan di fasilitas sosial Yamaha, rupanya tersedia bocoran yang buat penasaran konsumennya.
"Save the date, tanggal 15 April nanti, dapat ada yang menarik dari Yamaha Indonesia. Ada yang membuat brosis semakin dekat dan up to date dengan Yamaha Indonesia deh! Penasaran dong, nantikan keseruannya di 15 April nanti! Tunggu terus info sesudah itu di akun formal sosial tempat Yamaha ya!" unggah Yamaha Indonesia.
Produk baru? Tentu saja. Namun, apakah bentuknya sepeda motor? Bisa jadi. Yamaha sebenarnya masih miliki 'hutang' berikan kesegaran tidak benar satu lini yakni Mio M3. Produk terlaris dari pabrikan berlambang garputala ini, belum mampu penyegaran signifikan. Padahal versi teranyar rival terberatnya, Beat, udah melantai sejak Januari lalu.
Ada harapan-harapan costumer yang kita tangkap dan berpotensi dihadirkan di Yamaha Mio M3 terbaru. Mulai dari desain bodi yang lebih fresh, sampai menambahkan fitur yang substansial untuk pengguna. Apapun itu, penyegaran lini product motor, bakal selamanya dijawab masyarakat dengan respons positif. Apalagi untuk kelas kuda besi yang merakyat seperti ini.
Jenis produk lain yang dihidangkan Yamaha tentu saja sarana konsumen. Di era digital seperti ini keberadaan smartphone akhirnya sebabkan akses masyarakat berpusat di ujung jari. Layanan berbasis digital berupa aplikasi pasti menjadi solusi praktis dan taktis.
Conference Call
Beberapa hari lalu, pas sesi conference call bersama Yamaha dan Liputan6, pada pihak APM kami sempat bertanya kemungkinan dihadirkannya Comunication Control Unit (CCU) pada motor-motor lain Yamaha. Seperti kami tahu, CCU sukses mengakibatkan Yamaha NMax ABS/Connected jadi dapat terkoneksi dengan smartphone sang pemilik via aplikasi Y-Connect.
Dari konektivitas Y-Connect bersama dengan CCU, ragam Info teknis di motor bisa dimanfaatkan oleh pengguna. Putaran mesin, notifikasi malfungsi, rekam efisiensi bahan bakar, sampai anjuran perawatan. Begitupun sebaliknya, Info dari smartphone bisa ditampilkan di panel instrumen motor. Telepon, e mail dan sms sanggup berikan notifikasi ke NMax.
Sayang, ternyata tak semudah itu menerapkan konektivitas smartphone pada seluruh kuda besi. Belum lagi, keperluan customer di tiap segmen berbeda. Nah, solusi supaya sarana sejenis sanggup digunakan semua pengguna adalah My Yamaha.
My Yamaha
Pihak Yamaha pun mengamini perihal ini. Dalam peluang wawancara sepekan lalu, juru bicaranya sempat menyatakan mengenai software My Yamaha. "Kami masih miliki pinjaman nih, aplikasi My Yamaha, apps (software aplikasi) yang akan dapat dipakai seluruh customer Yamaha, jadi yang motornya belum ada CCU-nya, bisa memanfaatkan my yamaha," tahu Public Relation Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Antonius Widiantoro, Rabu (8/4).
Kami pun menelusuri Google Playstore. Aplikasi yang dimaksud ternyata sesungguhnya baru saja dirilis oleh Yamaha Motor Co., Ltd., pada 30 Maret 2020. Pembaruan paling akhir ditunaikan pada 9 April. Ketika kami cobalah gunakan, ternyata sebetulnya aplikasi dimaksud mampu membaca bersama dengan detil Info tentang motor yang kita daftarkan.
Seperti apa cermat aplikasi dan fitur apa saja yang bermanfaat membuat pengguna? Atau jangan-jangan, benar ada motor baru yang meluncur? Mari kami tunggu peluncurannya besok.
Motor Listrik Balap Ini Dikembangkan Oleh 40 Mahasiswa, Mantappp
Jakarta - Perkembangan kendaraan listrik, baik mobil atau motor sesungguhnya akan bergerak lebih cepat di masa depan. Tidak cuma pabrikan besar yang memulainya, tetapi termasuk instansi pendidikan yang turut turut andil mengembangkan sebuah motor balap ramah lingkungan.
Melansir laman Motorcyclenews, kampus of Warwick, Inggris beberapa selagi selanjutnya tunjukkan sebuah motor balap listrik hasil pengembangan para mahasiswanya. Bahkan, roda dua ini terhitung bakal mengikuti kompetisi internasional.
Motor balap listrik garapan mahasiswa ini, gunakan basis Honda CBR1000RR Fireblade. Motor ini, mempunyai spesifikasi untuk siap terjun di ajang balap motor listrik jalanan, Tourist Trophy (TT) Zero, dua tahun mendatang.
Model ini, dikembangkan oleh Warwick Moto Team yang berisikan 40 mahasiswa dari berbagai jurusan, layaknya Warwick Manufacturing Group, ilmu komputer, fisika, matematika, dan teknik.
Selain itu, di dalam pengembangannya, mereka juga menggandeng bengkel kustom besar di Asia, yakni Rajputana Custom Motorcycles.
Sedangkan untuk modifikasi suspensinya, tim ini mempercayakan pada produsen suspensi tertentu balap asal Italia, Mupo Race Suspension.
"Lebih berasal dari sekadar teori dan prinsip, motor ini adalah soal pengalaman praktis dan melacak solusi yang nyata, tak cuma mengerjakannya di atas kertas," ujar Aman Surana, Manajer Warwick Moto Team.
Bukan Mobil Mewah, Wali Kota Risma Pilih Motor Listrik untuk Blusukan
Wali kota Surabaya Tri Rismaharini sebetulnya kondang sebagai pemimpin yang kerap turun ke lapangan alias blusukan. Biasanya, pemimpin yang juga merupakan kader PDI Perjuangan ini mengontrol kegiatan atau menunjang segera kala tersedia kerja bakti.
Dengan aktivitas yang lumayan padat bagi seorang kepala daerah, wanita yang akrab disapa Risma ini ternyata tidak pilih mobil mewah sebagai kendaraan dinasnya. Perempuan yang kondang tegas ini, lebih pilih motor listrik, yakni merk U-Winfly.
Bahkan, ia memamerkannya seusai memberi tambahan dorongan di dalam acara Launching Program PAMA Exclusive Intership (Pexi) di ITS Surabaya. Kendaraan roda dua ramah lingkungan tersebut, digunakan kala muncul kampus untuk kembali ke kantornya.
Sebelum mengendarai kendaraan barunya itu, Wali Kota Risma bersiap-siap khususnya dulu. Ia memasang helm dan perlahan-lahan duduk di atas sepeda motor listriknya.
Tidak ketinggalan, sang ajudan pun diajak naik dan membonceng Wali Kota Risma. Selama perjalanan terlihat Kampus ITS, Wali Kota Surabaya itu kerap melempar senyuman. Sesekali ia tertawa terlepas kepada petugas dinas perhubungan (pishub) yang mendampinginya.Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, kendaraan itu bakal digunakan Wali Kota Risma untuk memantau kota.
“Kalau gunakan motor pandangan bisa lebih luas, pergerakan juga cepat. Apalagi andaikan masuk ke perkampungan,” kata Febri, Selasa (25/2/2020).
Ia menyebutkan kendaraan listrik itu bakal tetap menempel pas Wali Kota Risma bertugas. Terlebih selagi berada di luar ruangan, seperti kerja bakti pada akhir pekan.
Tilang Elektronik Sepeda Motor Mulai Bekerja Begini Cara Kerjanya
Jakarta - Mulai berlaku 1 Februari 2020 tilang elektronik berlaku. Kamera ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) siap merekam sepeda motor yang lakukan pelanggaran lantas lintas dan marka jalan, serta tidak menggunakan helm.
Tersebar 57 kamera ETLE di ruas jalan arteri atau jalur tertentu Transjakarta, pengendara motor dihimbau untuk selamanya mematuhi ketentuan selanjutnya lintas.
Saat laksanakan pelanggaran, kamera ETLE bakal menangkap gambar kendaraan bermotor. Setelah itu, hasil tangkapan gambar dikirim segera ke pusat information TMC Polda Metro Jaya.
Petugas bakal memverifikasi style pelanggaran pengendara motor yang tertangkap kamera ETLE dan mengidentifikasi nomor pelat nomor. Apabila sudah terverifikasi style pelanggarannya, petugas akan menerbitkan surat konfirmasi.
Surat konfirmasi tilang elektronik akan dikirim ke alamat pengendara motor yang melanggar selambat-lambatnya tiga hari sehabis pelanggaran dilakukan.
Pelanggar diberikan sementara 7 hari setelah pengiriman surat konfirmasi untuk klarifikasi jikalau ada kesalahan dalam proses tilang.
Klarifikasi berasal dari pemilik kendaraan mampu dilaksanakan melalui situs web site http://www.etle-pmj.info, lewat aplikasi yang nantinya mampu diunduh lewat Play Store, atau mengirimkan lagi belangko konfirmasi yang telah diisi kepada kepolisian.
Bagi pemilik kendaraan yang kena tilang elektronik mampu mengklarifikasi jika waktu itu kendaraannya dikendarai orang lain, atau kendaraan itu sudah bukan lagi miliknya tetapi belum dilaksanakan balik nama oleh pemilik yang baru.
Pembayaran Denda
Sesudah klarifikasi, pelanggar meraih surat tilang biru sebagai bukti pelanggaran, serta kode BRI virtual sebagai kode virtual pembayaran melalui Bank BRI.
Pembayaran sanggup dijalankan lewat bank atau ikuti sidang cocok jadwal yang ditentukan. Pelanggar miliki selagi 7 hari ulang setelah sistem klarifikasi untuk membayar denda.
Kendaraan yang ditilang dan tidak secepatnya membayar denda maka STNK dapat terblokir dan tidak mampu diperpanjang. STNK sanggup diaktifkan lagi sehabis pengemudi membayar denda tilang.
Denda yang dibayarkan sesuai type pelanggaran yang diatur Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Kaca Depan V-Kool VK30 adalah yang Terbaik, Membuat Kabin Menjadi Lebih Nyaman dan Teduh
Jakarta - PT V-Kool Indo Lestari, pemegang merk kaca film V-Kool di Indonesia, menggebrak pasar untuk tipe kaca film depan. Setelah sukses merilis tiga seri kaca film depan VK70 dan VK40, kini V-Kool merilis seri baru: VK30 bersama tingkat kegelapan 50 persen.
Kaca film VK30 dirancang dan dikembangkan sesuai bersama permintaan pasar Indonesia, yang memerlukan kaca film bersama kualitas penolakan panas terbaik untuk kaca depan, tetapi tetap memberi tambahan ruang privasi di didalam kabin.
Seri VK30 disusun dari sepuluh susunan logam, juga emas dan perak, yang bermanfaat untuk menolak paparan panas infra merah dan radiasi ultraviolet.
Meski punyai tingkat visible light transmission (VLT) 36 prosen atau setara bersama kegelapan 50 persen, VK30 tetap punyai penolakan panas maksimal seperti pendahulunya (VK40), yaitu infra-red rejection (IRR) 98 prosen dan ultraviolet rejection 99 persen.
Artinya kaca film VK30 mampu menolak panas bersama baik tanpa menghilangkan kenyamanan di didalam kabin. Secara penampilan warna, seri VK30 punyai warna hitam lebih dominan dibandingkan VK40.
“Dengan VK30 yang mempunyai tolak panas IRR 98 % dan kegelapan 50 persen, kita yakin produk ini menjadi solusi dari costumer yang menginginkan kaca film bersama tolak panas terbaik namun selalu memberi tambahan privasi di dalam kabin mobil,” Ujar Linda Widjaja, Vice President V-Kool Indonesia, di kawasan Anyer, Banten, kemarin.
Menururnya, tak hanya digunakan untuk mobil, VK30 mampu juga diterapkan ke bangunan gara-gara mampu menghemat energi dan menolak panas. Kaca film V-Kool juga mampu meminimalisasi pemanfaatan AC, sehingga menyebabkan kabin lebih sejuk sekaligus tingkatkan efisiensi bahan bakar atau pemanfaatan listrik.
Teknologi kaca film V-Kool diproduksi di Dresden, Jerman, dan Silicon Valley, Amerika Serikat.
Seri anyar lainnya, VK10, kaca film untuk kaca samping dan belakang mobil Anda. VK10 punyai energi penolakan Panas Energi Surya (Tser) 74 persen. VK10 juga tawarkan kinerja penolakan panas tertinggi dari seluruh urutan product VK Series V-Kool.
VK10 juga tawarkan inovasi transmisi cahaya kelihatan rendah (13 prosen VLT). Ini bermanfaat bagi Anda yang dambakan warna gelap tanpa efek reflektif/pantul sehingga memberi tambahan privasi personal, pandangan paham dari dalam, dan manfaat tambahan bantuan silau, serta performa penolakan panas yang sangat tinggi.
Produk VK10 tawarkan tiga solusi sekaligus dari kaca film gelap premium: privasi maksimal, kenyamanan mewah dan performa legendaris.
Komitmen kami untuk memberi tambahan layanan dan product terbaik bagi konsumen. Oleh karenanya, kami mengusahakan untuk mengfungsikan teknologi paling terakhir dan bahan memiliki kwalitas tinggi untuk mengeluarkan product terbaik seperti VK10 ini, ungkap Linda Widjaja.