Dan Kita, Dikenang Atau Dilupa
@edgarhamas
"Wahai anak-anakku", nasihat Ali bin Ashma' pada keluarganya, "berinteraksilah pada manusia sampai pada taraf ini: orang-orang merindu jika kalian tak hadir, dan mereka pun menangis jika umur kalian berakhir."
Membaca nasihat itu, mari mengukur diri; bagaimana dengan kita?
Banyak di antara kita yang makin berumur malah makin tak mau tahu urusan masyarakat. Iya, hidup kita sendiri sedang berat, tapi bukankah setiap orang memang hidupnya ada beratnya? Ada baiknya kita menyunggingkan senyum dan sapa pada mereka; kita tak tahu seberat apa hari-harinya.
Kepedulian kita, sekecil apapun, itu sangat-sangat bermakna.
Senyum sapa, menanyakan kabar; membuat mereka merasa ada dan diakui keberadaanya. Membuat kita pun jadi manusia seutuhnya, dan hal sederhana itu membuat kita dikenang ketika pergi, dirindu ketika tak ada.
Kita berlindung pada Allah agar tak menjadi orang yang "wujuduhu ka 'adamihi", hadirnya ia sama saja dengan tiadanya.
Bukan, kita bukan mesti jadi orang yang selalu di panggung dan bicara terus agar dianggap ada. Memberi rasa hangat pun, meski tanpa kata, membuat kita bermakna.
Sebab hal yang paling tak mengenakkan dari jarak dan kepergian, adalah jika orang-orang yang kita tinggalkan punya dua kemungkinan; mereka akan merindukanmu, atau melupakanmu.
Kita dirindukan pasti karena sesuatu. Apapun itu; bisa karena candaan kita yang kerap kali menyuguhkan tawa, atau karena makanan lezat yang ketika kita memasaknya semua orang jadi lahap menyantapnya, atau hanya sekadar kita begitu perhatian dan suka jadi pendengar curhat meski kita tak banyak berkata-kata.
Dan kita dilupakan, pasti karena tak ada sesuatu. Ya, karena kita tak mau sedikit saja lebih lelah untuk peduli. Karena kita tak mau sedikit lebih penat untuk memikirkan yang lain. Karena kita tak mau sedikit saja lebih banyak memerhatikan hal-hal sepele tapi berarti bagi orang lain.
Sedikit saja, tak usah banyak-banyak. Namun yang sedikit itu, bisa jadi punya banyak makna buat mereka.
Sedikit saja, dan kita akan jadi orang yang sulit dilupakan



















