we need to talk. that's it.
d e v o n

No title available
Keni

Kiana Khansmith

oozey mess
occasionally subtle

tannertan36

#extradirty
No title available

No title available
Xuebing Du

JBB: An Artblog!

titsay
Show & Tell
🪼
Monterey Bay Aquarium
Stranger Things
Lint Roller? I Barely Know Her

blake kathryn
Sade Olutola

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye

seen from Indonesia
seen from Netherlands
seen from Malaysia
seen from Germany
seen from T1
seen from China
seen from United States

seen from Türkiye

seen from Germany
seen from Australia
seen from Sweden
seen from Spain

seen from France

seen from United States
seen from Spain

seen from Malaysia
@bukanonlineshop
we need to talk. that's it.
bagaimana harus berdamai dengan diri sendiri dan menerima, menjalani tanpa pamrih berhitung balik yang akan diraih kembali.
kata profesional, waktu dan dirimu sendiri akan berproses menjawabnya. jangan dipaksakan, tapi dibiasakan. jika lelah boleh istirahat tidak harus memacu sekencang yang lain, karena semua berbeda.
menjalani hidup itu gak sekedar menghabiskan waktu aja, kadang ada fase yang gak pernah kamu bayangin terjadi.
siap atau gak siap bukan takaran fase yang kamu hindarin dateng.
ya belajar lebih fleksibel aja, lebih jujur sama apa yang dirasain. jangan keras kepala, karena takut. jangan menangin ego, karena gengsi.
kenapa orang tuh sibuk sama kerja, sampe lupa cinta kasih keluarga temannya dilupakan.
Tuhan melihat sejauh mana kamu berjuang, Tuhan tahu kamu nangis karena lelah bukan nyerah. :)
Semuanya sekarang mungkin. Mental aja harus kuat, ikut ghibah atau jadiin pelajaran aja.
jawaban ketika teman nanya, "menurut lo mungkin gak sih?"
adil bukan berarti sama, tapi memberi sesuai dengan porsinya masing-masing. barang kali lupa!
Mau sampai kapan menyalahkan keadaan?
Mau sampai kapan mencari pembenaran dari setiap fase hidup yang enggan kamu tapaki?
Mau sampai kapan menanti tanpa ada niatan untuk mengawali?
Mau sampai kapan memenangkan ego?
Tanyamu,
Perlu jawaban.
Sekarang!
seandainya ada hal yang bisa kulakukan untuk menarik pikiranmu keluar dari zona nyamannya akan kuusahakan sampai menjadi PR yang harus kuselesaikan.
dari sekian banyak cita-cita atau keinginan dalam hidup, ada keinginan yang agak tidak positif buat gue. gue pengen egois, egois dalam artian memprioritaskan yang memang maunya gue, tanpa berfikir "nanti yang lain gimana".
gue pengen pergi dari gue yang punya rasa peduli berlebih sama orang-orang yang bahkan gak peduli sama dirinya sendiri.
karena,
mulai kerasa "cape" yang gak bisa lagi dirasa, gabisa lagi diceritain.
tahun depan tinggal beberapa hari lagi,
beberapa hari ini akan gue manfaatkan untuk pemetaan hidup yang lebih sehat buat pikiran, buat hati dan lebih punya alasan buat masa depan dan yang pasti lebih rajin sujud itu harus.
CUKUP TONG AJA YANG KOSONG, OMONGAN LO JANGAN
ANJING ITU HEWAN, KAMU GAK USAH IKUTAN
Sekarang, kalimat "rumah gak sekedar bangunan" itu terasa nyata.
sesekali perlu untuk, "BODO AMAT ANJING!". gituloh. manusia itu kan bukan mahluk halus, jadi kasar pun tak masalah.
batassssssssssssan
tiba-tiba kepikiran sama omongan: "ada batasan tipis antara bijaksana dan tidak peduli"
hmm ada banyak yang belum saya omongin. tapi perlu atau gak, saya gatau.
sebenernya, saya tahu batasan dimana saya harus masuk menjadi bagian atau hanya memperhatikan.
ada berbagai cara orang untuk memastikan temannya tetap dalam keadaan "baik" ketika dalam masalah.
ketika seseorang belum mau mempersilahkan saya masuk, saya tidak akan masuk, karena pada dasarnya tidak baik membiarkan seseorang yang harus ditarik bangkit, malah dibiarkan bersadar di bahu saya namun tetap diposisi duduk.
Tuhan, memperingatkan kamu lewat orang lain, yang bahkan kamu gak terpikir akan ketemu.
semua bermula dari, "gue ada konsep nih" kemudian semua berjalan, gak semua mulus tapi kolaborasi dan semangat saling melengkapi pada akhirnya mampu mewujudkan imajinasi.
:)