Love, Life, "Rebel", Syariah #sekut #beringas (di Sman 5 Surabaya)

roma★
Interview Vampire Daily
hello vonnie
Today's Document
★
Mike Driver
h
cherry valley forever

Love Begins

No title available
No title available
he wasn't even looking at me and he found me
The Stonewall Inn
I'd rather be in outer space 🛸
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
ojovivo
Show & Tell

tannertan36
Fai_Ryy

Andulka

seen from Venezuela

seen from United Kingdom
seen from Philippines

seen from Finland
seen from Honduras

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from France

seen from United States
seen from Türkiye
seen from Iraq

seen from United States

seen from Sweden
seen from Bulgaria

seen from United States
seen from Brazil
seen from Türkiye

seen from United States
seen from Ecuador
seen from Brazil
@cak-har
Love, Life, "Rebel", Syariah #sekut #beringas (di Sman 5 Surabaya)
Find me at my wildest world #sekut
(via https://www.youtube.com/watch?v=b1RKaRgVFKk)
Ngejar ILMU atau NILAI ?
Dag Dig Dug, Der!!!
Menurut kalian, lebih milih ngejar ILMU apa NILAI?
Secara teknis mereka yang terpelajar, mereka akan ngejar NILAI dari ILMU. “Wah, nilai gue bagus, 80, 90, 100, 85,dll” Dan secara teknis juga mereka PASTI masuk Sekolah, Perguruan Tinggi yang mereka inginkan. Dan di dalam praktek teknis pengejaran NILAI, banyak cara yang dilakukan demi nilai. Bukan berburuk sangka cuy, kita mikir siapa yang paling banyak JUJUR dengan TIDAK MENCONTEK pada saat Ngerjain Tugas, Ulangan Harian, UTS, UAS? Karena gue masih pelajar, gue akui banyak yang TIDAK JUJUR, sekalipun GUE SENDIRI TIDAK JUJUR (Pada Hal Tertentu). Lebih parahnya lagi, Ngehalalin cara biar nilainya bagus cuy. Entah pake Joki UN, Joki Kuda, Cheat Engine, Ngopi buku pelajaran (greget), Perantara (selaku mewakili kliennya yang nyewa jasa dia), dll.
Yang paling histeris lagi, tiap rapotan akhir semester ditayangin RANKING KELAS (RANKING 1 - terserah sekolahnya sih, mau 3,4,5, 48 juga boleh sih). Bersaing mah boleh cuy, cuman kalo HASIL (NILAI) gak sesuai harapan, semisal lu ranking 32 dari 36 a.k.a Under Average, Ortu kalian bakal marahin kalian habis-habisan. “Udah dilesin mahal-mahal, belajar sampe larut malem, weekend ngerjain tugas, kok malah ranking segitu sih nak?” Lu bakal dilema semaleman dan ngerasa bahwa lu hanya motor tua yang gak keservis 10 tahun buat bersaing sama motornye Valentino Rossi.
Kita hidup dimana makanan cepat saji didamba-dambakan padahal secara kualitas ya JUNK FOOD. Sama kayak yang cepat saji alias keliahatannya nilainya bagus-bagus (sebenernya juga halalin berbagai cara), tapi pas udah praktek lapangan malah dianggep JUNK FOOD alias Makanan Sampah secara kualitas, karena ya gabisa apa-apa.
Secara teknis, Sekolah akan Gak Naikin Kelas anak yang nilainya gak cukup dan Berperilaku Nakal. Tapi Sekolah juga “JARANG BANGET” bahkan “TIDAK SAMA SEKALI” gak naikin kelas anak yang berusaha dengan menghalalkan segala cara.
Itulah anak pintar, pintar saja tapi gak punya AKHLAK. Beda sama anak baik. Karena anak baik pasti pintar dan BERAKHLAK. Yang Pintar menganggap bahwa NILAI adalah Entri Point menuju kesukesan, padahal FAIL. Tapi anak baik sudah sadar USAHA adalah Entri Point menuju kesuksesan. Ya, intinya USAHA.
Begitu pula orang yang berusaha akan mengejar Ilmu. Dia tahu bahwa dia punya batasan dalam menggapai sesuatu. Dia akan sadar dan tidak akan pasrah pada keadaan jika tidak mampu. Masalah usaha gak perlu dipamer-pamerkan ke orang lain, nanti esensi usaha lu akan memudar akan kesombongan lu atas pamer-pamerin usaha lu (pamer di pameran jomblo, biar diperhatiin).
Tak apa kita dianggap orang bodoh, orang yang dianggap sebelah mata. Tapi KELAPANGAN HATI mereka yang BERUSAHA sangatlah LUAS. Mereka yang Berusaha akan mati-matian menggapai mimpi mereka dengan cara yang baik. Karena Ketika lu menanam biji buah terbaik, maka akan tumbuh buah terbaik yang telah lu tanam selama ini.
Jadi, Gausah lihat Nilai Jelek kita. Hiraukan Nilai, Kejar USAHA LU. Anggap saja NILAI hanya pemanis semata, tapi USAHA tetaplah yang spesial bagi lu.
nb : Tanpa bermaksud menyinggung siapapun, tanpa bermaksud suudzon pada siapapun. Hanya dijadikan PEMBELAJARAN ke depan agar para pembaca bisa merubah mindset yang mengorbankan milyaran calon orang sukses di muka bumi ini
Selamat Tahun Baru Cin(t)a
Oke, Februari 2016 memang banyak kejutan. Mungkin bakal banyak event-event yang ada (gue bilang banyak karena ada 2 atau lebih event yang ada, gue sengaja pake versi Inggris. Kalo Arab, 2 aja dibilang kurang. Takut ‘kemaruk’). Jujur, sebelum melebar kemana-mana, gue ngaku aja kalo bulan ini adalah bulan kelahiran gue (11 Februari). Di tanggal segitu, gue bakal swit sepentin alias 17 tahun. Bagi gue, gue sadar umur di KTP kita mah nambah, tapi Usia di catatan Tuhan juga ngurang. Gak ada yang abadi. Jadi inget guru gue punya ponakan yang meninggal pas ponakannya ulang tahun gara-gara kecelakaan. Padahal udah diucapin “Semoga panjang umur ya”. Gue baru sadar mati bakal dateng kapan aja dan istilah “panjang umur” sangatlah relatif
Kembali ke bahasan, Sebelum tanggal 11 ada tanggal 8 libur gara-gara Tahun Baru Cina. Nah, pada saat tahun baru Cina a.k.a Imlek, orang (keturunan) Cina bakal rame-rame lempar Angpau merah khas Chinese, cuy. Di Klenteng, gue liat banyak bocah-bocah, anak sd & tk kroyokin Angpau dari Orang Cina. Mungkin bagi mereka, itu hal yang Sekut banget. Tapi, jika gue berada di sana ya mungkin gue sadar diri aja. Gue sadar segmentasi gue sebagai remaja kudu kemana. Gue liat Barongsai aja di lapangan atau supermarket yang ngadain pertunjukkan pas belum buka.
Pasca tanggal 11 Februari, langsung aja kita ke tanggal 14 Februari alias Hari Valentine. Bagi gue, hari cinta itu gak cuman tanggal 14 Februari. Mungkin mereka yang merayakan punya hari Formalitas tersendiri. Kayak PNS tiap tanggal 17 pake baju Kopri. Cuman, palenten ada 1 tahun sekali. Kalo bisa, gue skip tanggal 14 jadi tanggal 15, mungkin aja kelewat pelajaran yg gue benci
Bagi gue, relasi Imlek dan Valentine mungkin erat kali yee. Dapet Angpau isinya cepek pas Imlek eh malah dibuat beli coklat pas Palenten. Lu sayang sih sayang, cuman masak lu mau aja punya Formalitas kayak pekerja profesional. Cinta gak butuh formalitas. Kalo gue bisa nambah lirik lagu Maudy Ayunda, mungkin akan berakhir seperti ini di akhir reff lagu :
“ Untuk apa, Untuk apa cinta pake formalitas?”
Lu punya hubungan dan Lu jadi aktor dan pelaku, bukan pekerja yang konon dianggep pesuruh. jadi Hari Cinta gak perlu dirayakan tiap tanggal 14 Februari. Mending lu rayain Hari Cinta tiap hari. Lu bisa sayang pasangan lu, lu juga bisa cintai pasangan lu, cuman apakah lu sudah sayang dan cinta pada lingkungan *Mendadak Eko Skul*
Jadi, hari cinta tetaplah ada tiap hari dan menjelang Imlek, gue ucapkan
SELAMAT TAHUN BARU CIN(T)A
Semoga lu sadar ada spirit baru, resolusi baru, dan sadar bahwa cinta itu ada tiap hari. #SEKUT
Get your new Haircut at Coolio Hairmake & Barbershop when Weekend is coming 💈💇✂ #Barbershop #weekend
First, Sorry for Latepost. My 'First Family' at MAN Surabaya (REMISI) #FamilyFirst
REVIEW POMADE : Begundal Intelektual Heavy With Gentlemen’s scent
Setelah cukur rambut di tempat langganan dari kecil, saya tak sabar untuk menguji rambut saya dengan Pomade koleksi saya. Salah satu yang saya ingin gunakan adalah BEGUNDAL INTELEKTUAL dengan variant Heavy dan dengan harum Gentlemen (Pejantan Lincah). Pomade ini berasal dari CIAMIS. Saya membeli Pomade ini di Mast Pomade Store (Bang Rifkidut) dari Jakarta.
Pada saat membuka Pomade ini, tidak terlalu terasa harum Pejantan Lincah. Pencolekan dan Pemerataan pomade ini cukup mudah. Harumnya akan terasa jika Pomade ini sudah diratakan. Pada saat saya ratakan di rambut saya, cukup mudah untuk diratakan, Penyisiran sangat mudah sekali. Dan hasilnya sangat memuaskan
Overall, Pomade ini bagi saya kurang memuaskan jika dibawa ke tempat Outdoor. Tapi Harum dari Pomade ini sangat Friendly Bagi teman-teman, keluarga, dan kerabat saya. Hasil Akhir dari Pomade ini :
Hold : 4/5
Shine : 2/5
Scent : 5/5 (Karena aromanya banyak disukai orang)
REVIEW Pomade Du'Nahl XTR : Pomade ini saya akui paling keras pencolekannya karena harus menggunakan kuku jari telunjuk saya yg panjang. Pomade ini punya harum seperti nanas tapi seperti ke arah sirup. . Pada saat saya ratakan di tangan, cukup mudah utk meratakannya. Setelah itu saya coba ratakan di rambut saya, dan hasilnya cukup memuaskan (walau butuh 4 scoop kecil). Pada saat pemerataan dan penyisiran tdk ada masalah, masih normal (jika ada flakking saat menggunakan sisir bergigi renggang) . Hasil akhirnya cukup memuaskan, sama seperti pomade heavy lainnya, minim kilau (FYI jika ingin tambah kilau, gunakan pomade medium yg sama base nya). Hold nya nendang sekali 👍 Cocok bagi rambut ikal susah diatur (terutama kribo) . Hold : 4.5/5 (9/10) Shine : 2/5 (4/10) Ingridients : beeswax, palm oil, fragrance, honey, antioxidant TBHQ, Vitamin E, Beta carolene . Thanks For Mast Pomade Store selaku Reswller, Indonesia Pomade Enthusiast, etc (di Rungkut Asri Timur)
Temen siaran ;v (di Surabaya, Indonesia)
Karena momen seperti ini tak akan terulang kembali . . . . . "Just once & meaningful" - cak pomade
Break the Limit
#goodmorning #vscocam (di Rungkut Asri Timur 7)
Mangatse pemuda-pemudi sangatlah tinggi, maka gotong royong sbg penyaluran mangatse positif mereka #vscocam (di Madrasah Aliyah Negeri Surabaya)
'Cause I Know I Don't Belong in Heaven (di Eric Clapton - Tears In Heaven)
*Pernah Ganteng*
Dia terlalu sibuk :v (di Rungkut Asri Timur 7)