Mengidolakan manusia lebih daripada Tuhan.
Baru-baru ini, ketika Tuhan membukakan cakrawalan pikiranku, baru aku tersadar bahwa selama ini aku salah. Aku telah mengidolakan BTS lebih daripada Tuhan.
I felt in times of despair I was idolizing them and not seeking God instead. I realized how far deep I was into them and not realizing how dangerous it was for me. We are not supposed to idolize them period. I was captivated by them and not realizing how stupid it is for me to have fallen for worldly things instead of looking for the Kingdom of God. I still appreciate their music, but I no longer see them the same way.
Aku seperti di tampar keras oleh Tuhan dan tersadar bahwa aku telah jauh dari Tuhan. Aku melakukan kesalahan yang fatal kepada Tuhan. Aku mengeduakan Tuhan dan lebih parahnya aku mengeduakan Tuhan dengan manusia.
Mengagumi BTS atau penyanyi siapa pun itu hal yang lumrah saja. Sebatas mengangumi itu tidak mengapa. Namun, garis batas menganggumi itu telah ku lewati. Aku tersadar, ketika aku sedang dalam masa sulit seperti saat ini secara finansial dan aku tetap memaksakan kehendak untuk ingin pergi ke konser mereka yang tiketnya itu sangat mahal dan aku bela-belain untuk HARUS PERGI padahal jauh di kota lain! Apa urgensinya? Kok aku sampai segitunya yah? Kok aku bisa se-egois itu sampai berantem dengan pasanganku karena ingin bertemu BTS gimana pun caranya! Pokoknya maksa banget banget banget. HEY! Kamu masih banyak masalah dihadapanmu, kok kamu bisa berpikir untuk pergi ke konser mereka?
Padahal ketemu Tuhan setiap minggu ke Gereja susah banget! Mau ke Gereja ketemu Tuhan malah milih-milih waktu. Gerejanya memang agak jauh dari rumah tapi tidak sejauh dari tempat konser BTS diseberang kota lain. Tapi kenapa BTS lebih diutamakan dan bukan Tuhan yang di utamakan? Padahal ketemu Tuhan itu ga sulit sebenarnya, cuma aku saja yang banyak alasan. Dan masuk Gereja Tuhan tidak bayar sepeser pun, malah ke BTS rela mau berkorban ribuan dollar untuk ketemu “idola.” Jangankan itu, berdoa saja jarang-jarang. Kalau ada maunya baru berdoa. Atau kalau pun ga ke gereja, gereja Online saja sudah tidak pernah. Mendengarkan firman Tuhan saja sudah tidak pernah. Apa hakmu meminta kepada Tuhan untuk mengabulkan keinginanmu?
Bukankah Tuhan berkata dalam 10 perintahNYA bahwa tidak ada Tuhan selainNya dan jangan membuat gambar atau apapun dan mengidolakannya (menyembahnya) selain Tuhan karena Tuhan adalah Tuhan yang cemburu. (Exodus/Keluaran 20:1-3).
Jelas apa yang sudah dikatakan Tuhan dan aku terjatuh dan mengidolakan BTS lebih dari Tuhan. Aku seketika menjadi gila seolah merasa akan mati jika tidak ke konser mereka. Aku bahkan menaruh mereka lebih utama dari pada Tuhan dan menjadikan alasan bahwa mereka lah yg menyelamatkan aku dari depresi yang selama ini aku alami. Padahal sebenarnya tidak demikian. Aku menutupinya dengan topeng. Ya. Memang benar BTS telah membangkitkan aku dari keterpurukanku ketika itu karena musik mereka yang positif, Tapi tidak semua hal yg kelihatan positif datang dari Tuhan. Banyak hal yg ditutupi oleh hal-hal yang kelihatannya menarik namun hanya untuk kesenangan sesaat karena kebahagiaan sesungguhnya hanya datang dari Tuhan. Mengapa saya mengatakan demikian, karena BTS yang terlihat anggun, indah, dan wah itu semua adalah kreasi buatan manusia. Itu bukan hal yang nyata.
Aku telah berpaling dari Tuhan dan beranggapan bahwa mereka lah yg telah menyelamatkanku dari keterpurukanku, padahal bukan seperti itu. Entah apa yg dibenakku sampai aku membiarkan dibutakan oleh iblis seperti ini.
Aku tersadar dan menyesalinya. Tuhan telah aku keduakan dengan manusia. Tuhan menunjukkan kemurkaannya dengan menyadarkanku bahwa hidupku tidak ada artinya tanpa Hati dan Iman kepada Tuhan. Imanku diuji Tuhan. Hatiku diuji Tuhan. Dan Tuhan menemukan imanku kerdil dan hatiku tidak setia kepadaNya.
Mungkin orang yg tidak mengerti dan bertanya kenapa harus memiliki iman dan hati kepada Tuhan? Jawabannya adalah karena kehadiran Tuhan itu sangat penting dalam hidup kita. Tanpa Tuhan kita akan kehilangan arah dan tujuan hidup kita, Seperti aku telah kehilangan arah dan tujuan hidupku karena tidak mengandalkan Tuhan, namun mengandalkan manusia dan kekuatanku sendiri.
Terkadang memang sulit untuk manusia menerima secara logika bahwa Tuhan itu ada dimana-mana meskipun tidak tersentuh dan tidak terlihat seperti manusia. Namun, dia hadir. Sungguh-sungguh hadir untuk melindungi kita dan menjawab doa kita saat kita merasa lelah, sendiri dan kesepian. Tentunya jawaban itu sesuai kehendak Tuhan.
Hal-hal yang bersifat manusiawi atau duniawi itu hanya sementara. Namun kerajaan Tuhan itu untuk selama-lamanya. Kalau kita kita mengabaikannya, berarti kita bukan lah orang-orang yg mengejar kerajaan Allah, namun mengejar kerajaan Iblis. Karena Iblis tahu cara mempermainkan hati dan iman manusia. Akan tetapi Tuhan tidak jauh. Tuhan tidak tinggal diam ketika hati dan iman kita kepada Tuhan dipermainkan iblis.
Aku tidak mengatakan BTS adalah iblis. Aku mengatakan bahwa Iblis telah menggunakan BTS sebagai cara melupakan kehadiran Tuhan. Tuhan yang menciptakan ke-7 orang tersebut dengan talentanya masing-masing namun mereka tidak lebih dari Tuhan. Dan seharusnya mereka tidak di idolakan seperti Tuhan.
Kalau memang Tuhan kehendaki aku untuk pergi ke konser mereka, itu pun dengan kesadaran penuh bahwa Tuhan yg mengijinkan, bukan karena aku yang memaksakan.















