I love you, whatever happens 💕

if i look back, i am lost
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
ojovivo
RMH
will byers stan first human second
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
noise dept.
macklin celebrini has autism
official daine visual archive
Cosimo Galluzzi

Love Begins
art blog(derogatory)
$LAYYYTER

shark vs the universe
Fai_Ryy
🪼
NASA
d e v o n
No title available
No title available

seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from Canada

seen from United Kingdom
seen from Germany
seen from Sweden

seen from United States

seen from Canada
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Denmark
seen from Finland
seen from Malaysia

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United Kingdom
@cappuccinta
I love you, whatever happens 💕
bentar deh bentar...
ada yg tiba-tiba dateng macam hancu
yaitu
insecure wkwk
cincinnya pudar
tapi tidak dgn 💕nya 🤗
Hai 2022
untuk semua luka mengeringlah
untuk semua sakit sembuhlah
tidak apa terluka
tidak apa merasa sakit
you're human
suatu saat nanti
kalau kamu menengok ke belakang
kamu akan paham
mengerti
kenapa saat ini semuanya terjadi
lalu...
semua yang kamu rasakan saat ini
menjadi pelajaran
bahwa...
manusia bisa saja merasa ini itu, melakukan ini itu, merencanakan ini itu
tapi tetap semua adalah settingan Yang Maha Segalanya 😌
You went so soon, bapak...
Kangen bapak..
Dari anak perempuan pertama, yang akan menikah..
dan bapak sudah dipanggil Allah
Selagi hujan di bulan November.
Segala kepergian di bulan ini, semoga Allaah memberikan kelapangan atas apa yang telah hilang. Kebaikan dan kesabaran atas apa yang tengah kini diupayakan.
Perihal kepergian.
Banyak hal yang pergi tak menunggu usia tua. Demikianlah takdir Allaah atas setiap hambanya. Maka sudah sejauh mana wahai diri, dirimu mempersiapkan bekal akhiratmu. Sudah selelah apa dirimu melakukan amal untuk bekal setelah kepergianmu nanti.
Maka tak perlu sibuk mencari pembenaran dan mengurusi hidup orang lain. Urusilah dirimu sendiri. Perhatikan amal yang telah kamu upayakan selama kamu hidup di dunia ini. Sebab pada akhirnya yang akan menemani perjalanan ini adalah akal-amalmu.
Maka mintalah pertolongan Allaah agar memudahkanmu untuk melakukan ketaatan kepadaNya. Agar kelak engkau selamat, agar kelak Allaah mengampuni dosa-dosamu dan Ridha atas dirimu.
Hujan di bulan November. Selalu mendatangkan sendu bagi siapa yang ditinggalkan. Semoga akhir yang baik adalah akhir bagi kita saat meninggalkan dunia ini dan menuju ampunan Allaah Ta'ala.
Selagi hujan, manfaatkanlah waktu berdoa kepadaNya. Mintalah banyak kebaikan dalam hidupmu. Melembutlah wahai diri, melembutlah..
Hujan Bulan November
Terasa begitu dingin sampai ke inti jantung. aku tak mengerti mengapa momen hujan turun selalu menjadi momen terbaik untuk menangis di bawah guyuran hujan, dan berdoa. Menceritakan segala keluh dan peluh yang tiada habis meski diceritakan. Namun Dia selalu dan selalu mendengar apa yang menjadi keluh dan peluhku. Yang tak pernah aku doakan, hanya aku ceritakan lewat tangis selalu terkabul. Meski juga tak hanya sebatas ingin, tak sampai mengucapkannya pun selalu terwujud.
aku selalu suka momen dimana hujan turun. Salah satu waktu terbaik untuk banyak melangitkan pinta kepadaNya Yang Maha Mendengar dan Maha Kuasa atas segala sesuatu. Sementara aku tak kuasa, bahkan terhadap diriku pun.
Segala puji hanya bagi Mu Allaah. Yang berkali-kali aku menemukan ketenangan kala aku menangis dan mengutarakan semua keluh dan peluh ku kepadaMu. Dan sangat terasa sampai ke inti jantungku kala hujan turun di bulan November ini.
Orang-orang menyebutkan bulan basah. Lovember rain. Bulan dimana aku menjadi halal untuknya...
Bertahanlah..
Dan benarlah semuanya akan berjalan sebagaimana mestinya. Meski hari berat kita lalui dengan tidak baik-baik saja. Dengan rasa ingin menyerah saja sebelumnya. Meminta pertolongan Allaah untuk selalu dikuatkan, untuk selalu bertahan meski satu hari saja. Adalah kebaikan yang bisa diupayakan untuk beramal kembali. Meski dengan perasaan yang tidak seperti biasa sebelumnya. Bertahanlah, untuk satu hari saja. Sebab kamu tidak akan pernah tahu, kebaikan apa yang akan terjadi pada dirimu. Jika kamu memilih berhenti dan menyerah.
Mengupayakan sekali lagi.
Berjuanglah semampu mu. Mintalah pertolongan Allaah dan jangan lemah. Kalau nanti diujung jalan, langkah mu terhenti. kamu tidak akan dibiarkan sendiri, pertolongan Allaah itu akan datang kepadamu sebagaimana doamu yang kamu panjatkan dengan begitu sungguh-sungguh kepadaNya.
Tidak ada jalan yang buntu. Tidak ada pintu yang benar-benar tertutup. Selama kamu masih mengupayakan, selama kamu mau berikhtiar, dan tak lelah untuk selalu meminta pertolonganNya. Jalan itu akan selalu ada untukmu, dan kelak kamu akan sampai pada sebuah tujuan yang mungkin kamu pun lupa pernah meminta itu dengan sungguh-sungguh kepadaNya.
Teruslah berjalan dan berjalanlah dengan perasaan ringan. Berbaik sangka lah selalu, sebab Allaah tidak pernah dzalim kepada mu. Tidak pernah sekalipun..
Dan dalam menjaga hidupmu, maka jangan tinggalkan doamu. seputus asa apapun, atau bahkan ingin sekali menyerah. jangan tinggalkan doamu sayang. jangan tinggalkan..
Selelah apapun dirimu. Jangan tinggalkan doamu..
bapak...
maafin mbak inas yang masih suka nangis nangis terus ya pak
mbak inas sayang bapak
kangen bapak ...
Jangan Terlena
Ada banyak kesempatan, waktu luang, kemudahan sarana, masa sendiri yang patut disyukuri. Cara mensyukurinya adalah dengan tidak membiarkan dirimu terlena dalam kenyamanan. Kenyamanan yang membuatmu tidak beranjak ke mana-mana. Di saat di luar sana, banyak teman seusiamu yang sudah melesat jauh. Atau paling tidak sedang ada dalam proses memperjuangkan mimpi-mimpinya. Kamu sendiri bagaimana?
Bergerak dan bangkit lah. Jangan terlena dengan waktu yang terus melaju. Jangan terlena scrolling social media tak kenal waktu. Cek kembali apa prioritas hidupmu saat ini. Sudahkah kamu melakukannya dengan optimal? Lihat kembali list mimpi-mimpimu tahun ini. Jika ada yang belum terwujud, masih ada kah yang bisa diperjuangkan di tengah pandemi? Ayo kerahkan segala daya upaya terbaikmu selagi masih di usia produktif. Manfaatkan masa mudamu sebelum datang masa tuamu.
Coba biasakan untuk menghidupkan sepertiga malammu untuk melangitkan segala asa dan pinta. Apapun itu. Berdoalah bukan hanya untuk dirimu seorang. Selipkan doa terbaik untuk umat ini. Sebab cepat atau lambat kebangkitan islam akan mengubah haluan peradaban.
Semoga tidak lama lagi.
Dan terakhir, satu kunci agar tidak terlena adalah dengan menyibukkan diri. Tentu menyibukkan diri dalam ketaatan dan kebaikan. Semoga ridho-Nya senantiasa menyertai setiap langkah hidupmu.
Bintara, 24 September 2020 | 20.45 WIB
Self reminder again
Jadi, kamu boleh meminta apapun kepada Allaah. Boleh. Sangat boleh. Selama apa yang kamu mintakan adalah sebuah kebaikan. Lalu berupaya lah dengan upaya yang baik pula.
Setelah itu, kembalikan semua apa yang kamu mintakan, apa yang kamu upayakan. Kembalikan kepada Allaah dengan perasaan lillah karenaNya. Agar apa? Agar perasaanmu ringan. Agar tidak lagi lelah dalam melangkah.
Perasaanmu akan kembali teduh sebagaimana keyakinan yang telah kau tanam lekat-lekat dalam dirimu. Allaah akan selalu membantumu. Tidak akan dibiarkan kamu sebagai hambaNya yang telah meminta kepadaNya kembali dengan sebuah kesia-siaan.
Maka setelah ini. Ketika langkah mu begitu payah. Ketika perasaan mu begitu lelah. Berhentilah sejenak. Beritirahatlah. Setelah itu lanjutkan perjalanan mu dengan perasaan Ridha atas setiap takdirNya. Kamu tidak akan dibiarkan olehNya sendiri sayang. Tidak akan. Maka jangan menangis lagi, sudahi sedihmu. Tak apa. Semuanya akan baik-baik saja..
Aku kepada diriku dalam sebuah purnama pucat...
Andai saja kita tahu betapa sayangnya Allah sama kita dan sadar betapa dunia ini gak lebih dari sekadar senda-gurau saja, niscaya gak akan ada satu detik pun yang kita relakan berlalu tanpa rasa syukur yang membuncah-buncah.
Bahkan di balik musibah pun kita akan menemukan celah untuk bersyukur, andai saja kita tahu.
Kehidupan memang kadang seperti bercanda, dan takdir kadang seperti tak berpihak, tapi TAK ADA satu pun ketetapan-Nya yang jahat.
Kita gak sedang dizalimi oleh takdir dan kehidupan. Kita hanya sedang diuji untuk menilai siapa yang paling baik iman dan amalnya.
Kenapa perlu diuji? Karena akhirat memang Allah persiapkan hanya untuk orang-orang yang dicintai-Nya. Tak seperti dunia yang dibagi-bagikan begitu saja.
Apapun keadaanmu saat ini, jangan berkecil hati. Bangkit dan bersyukurlah!
Telegram: Taufik Aulia
Perihal sabar yang diupayakan dengan banyak upaya. Allaah melihat kesungguhan mu. Kamu tidak pernah benar-benar bersabar tanpa pertolongan Allaah. Ini semua tentu atas pertolongan dan karunia dariNya.
Mereka yang mengupayakan sabar sebetulnya memahami. Bahwa sesuatu yang baik dan indah memang perlu ditunggu. Dengan tidak mengeluh, dengan tidak mengutuk takdir.
Mereka memahami bahwasanya kesabaran yang mereka upayakan tidak ada yang akan menjadi sia-sia Allaah Maha Tahu. Itulah sebabnya mereka selalu mengupayakan sabar dengan kesabaran yang baik.
Lalu, apa kabar kamu wahai diri? Sudah sejauh apa kesabaran yang sudah kau upayakan untuk bertumbuh menjadi pribadi yang baik? Ingatlah, bahwasanya didalam sabar ada kebaikan yang berbalas dengan surga.
Maka, bersabarlah kamu dengan sabar yang baik ya. Meski seringkali kamu meredam banyak amarah dan tanya dalam dirimu. Aku tahu, tidak pernah mudah menjadi dirimu. Namun sekali lagi, ku mohon. Upayakan sabar itu selalu mengiringi setiap keputusan dalam hidupmu.
Allah ada dalam setiap keadaanmu. Untuk itulah kesedihan dan amarahmu tidak pernah dibiarkan berjalan sendiri. Tidak pernah.
Mari, menata kembali apa-apanyang sudah terlanjur rusak sebab amarah yang tidak bisa dibendung. Sesuatu bisa diperbaiki selama ada kemauan untuk berbenah dari dirimu. Dan melatih kesabaran barangkali kebaikan yang bisa kamu upayakan untuk saat ini.
Melembutlah wahai hati. Melembutlah wahai diri...:))
Jangan patah, jangan nyerah, jangan redup, jangan berhenti. Ada Allaah. Minta pertolonganNya dan jangan lemah.
Itulah kalimat yang sering kali aku ucapkan akhir-akhir ini.
Kamu namai ia sebagai HARAPAN..
Segala puji bagi Allaah yang telah menyempurnakan kebaikan menjadi sempurna. Perihal harapan yang ditumbuhkan.
Kamu selalu percaya bahwa apa yang telah kamu harapankan suatu saat nanti akan terwujud. Terimakasih sudah menjaga harapan itu untuk tetap hidup. meski banyak manusia yang memintamu untuk berhenti berharap. Namun kamu tak pernah memiliki niatan untuk berhenti berharap.
Harapan yang kamu tumbuhkan hanya kepadaNya saja. Yang kamu pernah mengatakan kepadaku, bahwa berharap padaNya tak akan pernah kecewa. Butuh waktu memang, tapi tidak pernah akan merasakan kecewa.
Kamu, benar. Terimakasih sudah tetap berharap dan terus berharap meski kenyataan seringkali menghentikan langkahmu. Pada kali ini, harapanmu berwujud satu persatu. Dan kamu tersenyum haru.
Tetaplah menjaga harapan baikmu ya. Sebab ada banyak hati yang merasa dikuatkan sebab harapan mu yang selalu kau jaga. Tak kau biarkan redup sedikitpun.
Segala puji bagiMu ya Allaah. Yang telah mengizinkan diri ini tetap berharap kepadamu. Tidak membiarkan diri ini lelah dan berputus asa dari Rahmat mu yang sungguh luas untuk diri ini.