Karena Bismillah
Segala puji hanya milik Allah, Ia lah yang menerbitkan matahari dengan pancaran sinarnya yang hangat. Pagi itu kami sedang berkumpul di tempat ikrar sambil berdialog ringan. Bahagia sekali mendengar segala cerita yang mereka utarakan, dari mulai bangun tidur, mandi, sarapan, hingga makanan kudapan yang dibuatkan oleh bundanya.
Tiba-tiba, "Ustadzah panco yuuk" salah satu santri akhwat memberi ide.
"Boleh, yuk siapa yang paling kuat" ku terima tantangannya.
Kami pun duduk di lantai, dan bersiap untuk beradu panco.
"Siapa dulu nih"
"Aku aku aku ..." Mereka antusias.
"Oke gantian yaa Nak!"
Kami pun berpanco, beberapa mereka kalah saat beradu denganku, namun sesekali juga aku berpura-pura kalah agar mereka bahagia.
"Ustadzah sekarang lawan aku!" Ia santri akhwat yang memberi ide games ini.
"Oke, sini tangannya" kugenggam dan bersiap menjatuhkan tangannya.
Namun ....
"Yaaa Ustadzah kalah" beberapa santri bersorak karena temannya mengalahkan ku.
"MaasyaAllah Nak, kuat sekali. Ustadzah sampai kalah." Kali ini memang kalah betulan, tenanganya membuat tanganku menyentuh lantai.
"Kok bisa sih nak?" Tanyaku penasaran.
"Tadi aku baca Bismillah ustadzah, jadi Allah kuatkan"
"MaasyaAllah nak" 🥹
Terimakasih ya Nak, sudah mengajarkan kami untuk tidak merasa paling kuat dan paling hebat. Justru dengan kita merasa lemah dihadapan Allah, meminta pertolongan dan kekuatan dari Allah, maka Allah akan memberikan lebih dari yang kita mampu.
#ceritapagi
#catatanUmma
#dialogiman














