Dengar, wanita bukan pintu kemana saja agar kau mendapatkan yg kau inginkan. Jika kau ingin mendapatkan sesuatu, cobalah berusaha sedikit mencari kuncinya terlebih dahulu!
No title available
𩵠avery cochrane š©µ

romaā
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

⣠Chile in a Photography ā£
Aqua Utopiaļ½ęµ·ć®åŗć§čØę¶ćē“”ć

shark vs the universe
taylor price

blake kathryn
almost home
Cosmic Funnies
Lint Roller? I Barely Know Her
todays bird

oozey mess
YOU ARE THE REASON
occasionally subtle
No title available

Jimmy Eat World
No title available
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
seen from Morocco
seen from Brazil
seen from Bangladesh
seen from Brazil
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Ukraine
seen from Peru
seen from Brazil

seen from Ecuador

seen from United States

seen from Chile
seen from Moldova

seen from United States
seen from Ecuador
seen from Malaysia

seen from Jordan
@cecilywrenne
Dengar, wanita bukan pintu kemana saja agar kau mendapatkan yg kau inginkan. Jika kau ingin mendapatkan sesuatu, cobalah berusaha sedikit mencari kuncinya terlebih dahulu!
Kapan sebenarnya waktu yg benar benar cukup untuk bahagia?
Apakah memang ada benda yg diciptakan pencipta hanya untuk di rusak, diremukkan, dan di buang? Maksudku benda hidup?
Bahkan hingga saat kau kecewa akan ulahmu, tindakan itu tetap saja tak membuatmu jera.
Bagaimana sesuatu kau sembunyikan, lama lama akan ada penyesalan dan mulai bertanya mengapa dahulu semua dimulai, mengapa dahulu kau tampak gagah mengambil langkah ingin bermain dibelakang. Yang terjadi adalah kau tak cukup berani tampil dan menerima diri sendiri, bersyukur akan apa yg tlah kau miliki.
Ucapkan terimakasih pada seseorang yg logikanya mengingkari bertahan dan meminta maaf pada seseorang yang hatinya tak mampu menahan.
In 20 years, when my daughter asks me who my first love was, Iāll think of you. I will think of nights spent talking until the sun came up. I will think of the way your smile lit up my heart. I will think of the lessons you taught me, both before and after your broke my heart. And I will look down at my daughter and tell her your name, Iāll tell her how much I loved you, how dangerous it is to love somebody that much, how I had to learn to put myself back together again once you left. But Iāll also tell her that none of it matters as much as it did then, Iāll tell her that it doesnāt hurt the way it used to, Iāll tell her that itās important to put your heart on the line even if it means breaking it somewhere along the way. And Iāll tell her that you taught me one of the most important lessons you can ever learn: that you deserve someone who knows how to love you.
excerpt from a book iāll never write #117 (via a-laa-mode)
...
Kok rada sakit ya liat tanggapannya.
Aku menulis bukan untuk dilihat oleh siapapun, aku menulis bukan untuk dipandang oleh siapapun, aku menulis untuk membuatku tenang. Kadang, ada hal-hal yg tak mampu aku ekspresikan nyata. Sehingga aku berpikir, daripada aku yg mati tertanam perasaan, lebih baik ku ekspresikan melalui tulisan. Pun jika tulisan ini buruk, setidaknya aku sedang belajar memperbaiki. Aku tenang ketika aku menulis, seakan secara perlahan aku meruntuhkan guncangan diri, meruntuhkan rasa tertekan akibat emosi yg tertahan. Tak jarang aku melihat insan tanpa gangguan mental. Pun demikian aku adanya. Hanya saja inilah salah satu caraku untuk merepresi tekanan itu. Aku seperti ini, balik lagi. Karna aku menyukai. Karna aku mencintai menulis. seakan aku bercerita dengan diriku sendiri, menyelesaikan permasalahan dengan diriku sendiri (setidaknya aku tenang, untuk sesaat) karna terkadang ketika aku membutuhkan orang lain mendengarkan keluhanku? Aku tak lupa mereka juga punya masalah. Sehingga, baiknya aku tak menambah masalahnya. Simple saja. Aku suka melibatkan organku untuk mulai tik tik tik. Aku suka seperti ini.
InsyaAllah. Akan segera kusegerakan penyegeraan ini.
Usiaku bertambah. Setidaknya pengalamanku juga sudah dan akan bertambah. Kuharap nantinya, bagaimanapun alam membawaku menggapai proses pengalaman kedepan. Kebaikanlah yg kudapatkan, kebaikanlah yg akan kupetik meski pengalaman itu pahit, sekiranya adalah satu kebaikan yg dapat kupetik dari kejadian itu. Semoga.
Seringkali menulis adalah proses bagaimana seseorang memposisikan diri. Seolah-olah baik-baik saja padahal sedang dalam banyak masalah, seolah-olah patah hati padahal tidak sedang merasakan apa-apa, seolah-olah jatuh cinta, padahal sedang sibuk dengan banyaknya deadline kerja, seolah-olah terlihat bijak padahal sedang menasihati diri sendiri.
jadi⦠ya, jangan terlalu cepat menilai seseorang dari apa yang dia tulis.
Tidak masalah bukan, jika aku saja yg menyayangi? Kau jangan. Berat.
Yash
Dan sepertinya tidak adil jika aku mengatakan bahwa dia adalah pengganti kamu. Kamu, hanyalah seseorang yang harus aku lalui sebelum akhirnya bisa bertemu dia. Itu saja.
(via mangatapurnama)
Temanku pernah mengingatkan padaku, jangan pernah berharap pada manusia, nanti berujung kecewa. Bahkan saat itu aku memahami pernyataannya. Tapi apakah kita bisa berhenti berharap jika memang kita mengharapkan sesuatu darinya? Meski memang akhirnya akan kecewa. Namun, aku tak pernah menyesal bahwa harapan itu pernah ada, dan aku.. Tersakiti oleh harapan yg kubuat sendiri meski telah tau jawaban dari harapan itu. Tak masalah, setidaknya pengalaman menyakitkanku bertambah satu he-he
Kita seolah-olah ingin membuktikan apa-apa yang dilarang Tuhan untuk dilakukan. Kemudian akhirnya kita kecewa, mengadu kepada Tuhan, atas rasa sakit yang menimpa, atas harapan yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya kita inginkan. Kita seringkali memang selucu itu. Pintar, mencari cara untuk menyakiti diri sendiri.
Have you ever experienced that moment of crying so much because you missed the feeling of making sujood to Allah? Have you ever experienced that moment when you raise your hands for takbeerat and your tears just come running down just because you feel something inside you feels so much ease? Have you everĀ experienced being so lost that you almost lost hope but with one salah standing in salah, youāve been recharged with imaan like never before? Have you ever missed praying and calling upon Allah that reading this makes you sob and cry already? Oh slave of Allah, this is your imaanĀ telling you to come back to Allah. Indeed, it just takes one heartbeat to remember Allah.Ā So what are you waiting for? Go Pray.Ā ______ Have you ever wondered how the Sahabah felt when they testified the Shahada the first time in their lives? How theyāve finally found true guidance after years of misguidance? Every day we are called back with every Adhan, when will we answer? Come back. Pray again. Allah awaits for you.
š¢š¢š¢
Missing
Bisakah aku mengungkapkan semuanya disini saja? Karna aku tak sanggup jika terus terang denganmu. Aku sungguh merasa baik baik saja saat itu, selama kita saling memiliki tak ada kendala apapun yg berarti. Aku pahami aktifitasmu tak hanya melulu tentangku, aku pahami bahwa sulitnya beradaptasi dan terbiasa dengan aku orang baru, namun kau harus terfokus pada hal yang baru itu, pun selama ini kau merasa baik baik saja tanpaku. Tidak masalah jika harus sama-sama saling membiasakan sebelum akhirnya terbiasa bukan? Kau pernah berkata bahwa apapun yg kurasakan, ceritakanlah padamu. Aku sudah mengatakannya, aku bahkan begitu terus terang. Tak ada hal lain yg kupahami selain aku benar-benar bahagia ketika kau berikan waktumu padaku. Perihal sesakku? Kekhawatiranku? Tenang saja, aku baik baik saja, bahkan jauh lebih baik saat kau memberikan sedikit waktu dari sekian banyak aktifitasmu. Tentu saja waktu itu kupergunakan hanya untuk hal hal yg tak mengundang kegundahanmu, kugunakan dengan baik. Agar hubungan ini berjalan baik. Itu harapku. Maafkan aku, jika perlakuanku selama ini membuatmu meragukanku. Sungguh, bukan itu maksudku. Aku hanya memberikan kebebasan untuk kau dapat meraih masadepanmu dengan sempurna. Kau pernah berkata bahwa kau tak mampu mengerjakan suatu pekerjaan dengan banyak cabang. Kuucapkan sekali lagi, kuberikan kebebasan padamu. Kumohon jangan pikirkan aku. Melangkahlah terus. Kau tau? Bahkan aku selalu berdoa agar kau baik-baik saja. Tentu saja aku terus membujuk Tuhan agar diberikannya kau energi ekstra untuk menjalani aktifitas yg padat itu. Sekali lagi maafkan aku, sikapkulah yg membuatmu menjauh dan perlahan pergi. Namun, bukan itu mauku. Aku benar benar tak ingin seperti ini.. namun, jika kau butuh waktu, tenangkanlah diri, pulanglah kembali.Terimakasih. Aku berjanji, aku tidak akan menangis didepanmu karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi.
Cecily, 2017