Mungkin kau perlu jeda untuk menepi, menyendiri, muhasabah setulus-tulusnya, menanyai hati, mengikuti apa maunya nurani. Meski akan menyesakkan dada, tapi hanya sementara. Sebab kita sedang memperjuangkan apa yang Allah sukai. Bukan tentang apa yang kita sukai, bukan tentang maunya kita apa.
Jika semua karena Allah, kau tak akan pernah takut kehilangan! (via menyapamentari)
Diyah Maya Lestari. Kumohon, kembalilah untuk menepi sejenak.
(via menyapamentari)
Lagi, dan lagi.
(via menyapamentari)




