inferiority complex, huh?
.
.
.
It's troublesomeee
Monterey Bay Aquarium
we're not kids anymore.
Show & Tell
i don't do bad sauce passes

#extradirty

祝日 / Permanent Vacation
ojovivo
No title available
Claire Keane
Game of Thrones Daily

Origami Around
he wasn't even looking at me and he found me

ellievsbear
h
Mike Driver
hello vonnie
AnasAbdin
Xuebing Du

Kaledo Art
Lint Roller? I Barely Know Her
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Maldives

seen from Singapore

seen from Ireland
seen from Germany
seen from Türkiye
seen from Germany

seen from Belgium
seen from Argentina

seen from Germany

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia
@dauntalass
inferiority complex, huh?
.
.
.
It's troublesomeee
Respect over Intimacy
pertanyaan ini kadang muncul, kadang terlupa, tentang bagaimana bentuk hubungan sosial itu dilakukan. Beberapa menyebutkan berbasis respect seperti orang orang di daerah jawa. Respect yang berarti ada batasan yang harus dijaga dan tidak boleh dilanggar. Sebaliknya, intimacy, mungkin juga dilakukan seperti orang-orang di sumatera. Mereka bisa berdebat satu dengan lain, saling tertawa lepas, menyinggung satu sama lain. Atau mumgkin sebenarnya ada varian lain, aku tidak tahu. Mungkin seperti orang orang di Timur, lebih dekat ke intimacy daripada respect. Atau orang orang di kalimantan, aku tak terlalu bisa menyimpulkan.
Pikiran-pikiran lain juga mungkin muncul yakni respect dan intimacy dilakukan di lingkup yang berbeda atau adalah sebuah proses berkelanjutan. Misalnya, respect dilakukan di lingkup luas, intimacy di lingkup sempit. Atau poin yang kedua, awalnya memang respect, tapi lama kelamaan berlanjut menjadi intimacy,atau bahkan keduanya adalah konsep yang saling berkelitkelindan maupun dapat dipertukarkan dalam hubungan sosial seseorang.
Manokwari, 14 Mei 2026
Tadi malam tidak sempat, hanya rebahan di hotel setelah menyantap sate kambing. Kondisi hotel sangat mendukung tidur
Dua Permasalahan
Adapun dua permasalahan yang ditawarkan oleh Perusahaan adalah terkait ketentuan yang banyak sehingga butih waktu lama untuk sincronize dengan ketentuan internal. Baik Undang undang, POJK, atau ketentuan lainnya. Di demokan sebuah aplikasi AI yang mampu melihat kecocokan dua ketentuan sehingga dapat terlihat, apakah ketentuan internal sudah sepenuhnya mengadopsi ketentuan diatasnya. Semisal FATF Recomendation vs UU TPPU/UU TPPT vs Ketentuan APU PPT P3SPM
Permasalahan kedua, adalah permasalahan yang ku usulkan terkait dengan lambatnya pemeriksaan harian yang dilakukan verifikator. Jika diperbolehkan semua dokumen transaksi discan ke dalam pdf, diconvert menggunakan OCR ke dalam format excel atau lainnya dan disandingkan dengan tarikan data sistem yang juga format excel atau lainnya tergantung Perusahaan. Hal ini seharusnya menjadi game changer dalam pemeriksaan harian. Bahwa verifikator nantinya tidak lagi memeriksa manual. Biarkan AI yang periksa dan Verifikator hanya memeriksa anomali yang ada atau false positif yang mungkin terjadi.
Dua permasalahan tersebut seharusnya menunjukkan bahwa kami resah dan membutuhkan AI untuk bekerja lebih baik. Tentu ada prakondisi yang harus dipenuhi yakni kesiapan perusahaan. Misalnya infrastruktur mesin scannar yang memadai, atau aplikasi AI yang sifatnya lokal, maupun big data yang disatukan dalam semua transaksi Perusahaan. Apakah Perusahaan siap?
Kutuliskan catatan kedua ini dari dalam pesawat dari Jakarta menuju Makassar
Sebuah pertanyaan sederhana tentang Milestone adopsi AI yang akan dilakukan oleh Perusahaan -- Sejauh mana adopsi ini akan dijalankan, risiko, dan manfaatnya.
33 Orang dari tiga divisi dan satu unit kerja berkumpul disebuah workshop bertemakan "From Insight to Impact : Activating Enterprise Synergy WIth AI. Subtema : Bridging Strategy, Execution, and governance." Sebuah tema dan subtema yang cukup ambisius ditengah kurangnya adopsi AI di sektor perbankan.
Hari ini, penggunaan teknologi AI sudah semakin merebak dimulai dengan kemunculan berbagai web atau aplikasi AI berbasis chat (chat boot) hingga saat ini sudah mampu create. Yang tadinya hanya bertanya jawab informasi menuju AI yang bisa mencipta, hingga nantinya akan diberikan tugas sebagai agent--Sebuah upaya mereduksi effort dalam pekerjaan dengan bantuan AI.
From Insight to Impact
Kata kunci yang tersebar dalam frase "Insight" ini adalah knowledge, awareness, definisi, tujuan, manfaat, evolusi, pro dan kontra, serta istilah teknis lain yang berada disekitar. Sebuah ajakan untuk mengenal Sosok AI dan bagaimana cara kerjanya. Selanjutnya bisa dijabarkan dalam format 5W +1H tetapi mungkin belum saya lakukan. Setelah mengetahui tentang ontologisnya, kita diajak untuk memberikan impact. Sebuah ajakan untuk tidak hanya tahu saja, perlu mengubah knowledge-awareness menjadi dampak nyata dalam pekerjaan. Entah itu profit orientation sehingga menimbulkan growth, mencegah terjadinya kerugian (lost reduction), atau memberikan pengalaman pelanggan (customer experience) atau bahkan mengurangi effor (efisiensi). Intinya ada manfaatnya.
Lainnya
Kalimat tema setelahnya maupun subtema lebih kepada teknis-konseptual yang tidak membutuhkan jabaran banyak. Intinya Direktur ingin kita tidak diam dalam menanggapi perkembangan yang ada dan berusaha agar ditengah kekosongan regulasi, kita bisa menjadi role model dalam bisnis Bank terkait penggunaan AI
Oleh-oleh AI
Kami pulang dengan pertanyaan dan dorongan semangat untuk memikirkan apa yang bisa kami lakukan dengan knowledge sebesar ini dan sumber daya yang tersedia. Dorongan yang mendorong saya menulis hari ini. 17 April 2026 mungkin akan menjadi milestone awal adopsi AI di Divisi meskipun sebelumnya sudah ada AI Assistance yang sifatnya chatboot. Adopsi yang semakin canggih sangat diharapkan kedepannya.
Nanti malam, saya akan elaborasi 2 masalah yang ditawarkan oleh peserta workshop, baterai saya mau habis, mengetik di dalam Bus, dari Dago menuju Jakarta.
Hotel Indigo, 18 April 2026
Dago, 17 April 2026
Mengapa AskFM ditutup? Pada tanggal 1 Desember 2024, ASKfm berhenti beroperasi. Hal ini dibenarkan oleh penurunan tajam jumlah pengguna baru-baru ini.
Karakter tiap tiap medsos beda-beda, ada tempat hingar - bingar, ada tempat sepi-menepi. Layaknya tempat, kita pilih mengunjungi yang mana, suka-suka
Mencari
Jika nilai emiten selalu dipengaruhi oleh naik turunnya IHSG, maka apakah mungkin ada emiten yang bebas?
On Good Bye
From "What I am afraid of after saying "good bye" is the hello will never be the 'same' to "there is good in good bye"
"Kisah yang mendewasakan kita berdua, meski lewat luka", "Cinta yang menerima kekurangan, dan merubah caraku memandang dunia", dan "akan s'lalu ada kata selamat, dalam setiap kata selamat tinggal."
if you do it, do it gently. That way, you are gentleman