Di dunia ini, kamu akan bertemu banyak sekali karakter manusia. Sebagian dari mereka akan membawa kebahagiaan, sebagian lagi menawarkan kebahagiaan yang tak mampu mereka berikan, dan sisanya datang menggoreskan luka.
Manusia datang silih berganti, memberi makna bahwa hidup memang tempatnya belajar. Menghadapi luka, kecewa, dan ketidaksesuaian harapan.
Berpegang teguhlah pada Allah.
Jadi baiklah karena Allah.
Jadi baiklah untuk siapapun, meski ia yang memberikan luka.
Jadi baiklah, bukan karena kamu inginkan mereka membalasmu dengan kebaikan yang sama.
Tapi karena kamu percaya bahwa Allah yang akan memberikan balasannya langsung. Sebagaimana Ia subhanahu wa ta’ala berjanji.
هَلْ جَزَآءُ ٱلْإِحْسَٰنِ إِلَّا ٱلْإِحْسَٰنُ
“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula.” —QS. Ar-Rahman: 60
Pulihkan luka dengan tidak menyimpannya lama di dalam hati. Sadari bahwa tak ada yang terjadi tanpa kuasa-Nya, termasuk luka hatimu. Maka, saat ada manusia yang berperan untuk melukai, kembalikan semuanya kepada Allah.
Apapun yang terjadi, jangan biarkan dunia mengubahmu. Jadi baiklah, karena kamu adalah hamba dari Allah yang Maha Baik.