Dari awal sudah salah

titsay

#extradirty

Janaina Medeiros

JBB: An Artblog!
One Nice Bug Per Day

No title available

oozey mess

⁂

Kiana Khansmith
YOU ARE THE REASON
Claire Keane
Cosmic Funnies

shark vs the universe
sheepfilms
RMH

Origami Around
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Cosimo Galluzzi
dirt enthusiast
will byers stan first human second

seen from India
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Italy

seen from United States
seen from Netherlands
seen from Indonesia

seen from Germany

seen from Azerbaijan
seen from Thailand

seen from Japan
seen from United States

seen from New Zealand

seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@diandzh
Dari awal sudah salah
Mundur daripada harus berdebat tiap hari
Selalu bandingin diri sampai lupa diri sendiri perlu dihargai
Banyak perbedaan, tapi kenapa masih bertahan?
Capek yaa berharap sama seseorang yang ternyata dianya gak terlalu menghargai keberadaanmu
Kangen Jogja
Kalau udah dibilangin "kamu gak guna"... Yaa mundur. Gak usah berharap, gak usah bertahan, dan belajar melepas. Karena dia gak menghargai kamu loh. Bahkan gak dianggap, yaa ngapain juga
Kenapa sihh suka nulis?
Yaa karena menulis bagian dari cara mengekspresikan isi pikiran, emosi, tanpa perlu bersuara 😊
Terkadang kita perlu merelakan apa yang semestinya tidak pantas untuk diperjuangkan
Gapapa.. Ada Kim Seokjin 😜
Pernah berusaha untuk peduli ke seseorang tapi malah gk dianggap
💔
💜
Jangan pernah meremehkan usaha ataupun proses seseorang dalam mencapai sesuatu. Karena kita gak tau bagaimana cara dia bertahan, bagaimana cara dia berusaha yakinkan diri untuk bangkit ketika hadapi hal yang sulit ataupun kegagalannya. Jangan patahkan semangatnya dengan ocehan yang dapat melukai harga dirinya ataupun buat mentalnya jatuh. Belajar hargai proses seseorang, beri support, atau setidaknya cukup diam untuk tidak melukai hatinya
-I'm learning how to love myself- 💜
Dari BTS kita bisa belajar bahwa akan ada masa kita berada di fase terbawah, di fase yang engga baik-baik, di fase yang buat kita pengen nyerah, bahkan harapan pun dirasa engga ada. Tapi dikala berada di fase itu, gapapa untuk merasakan emosinya, gapapa dihadapkan dengan situasi itu, gapapa tuk ambil jeda buat diri sendiri, batasin diri. Tetapi ingat untuk bangkit, berusaha, dan capai apa yang diinginkan. Buat harapan baru. Bertahan dan berjuang hingga berada pada fase yang baik. Yang dunia bisa tau bahwa kita bisa gapai apa yang diharapkan, walau penuh pengorbanan, tapi aku bisa gapai, aku bisa capai.
BTS memulai karier dari bawah. Perjuangan yang terkadang dianggap remeh bagi sebagian orang, bahkan mereka sampai hampir bubar. Tapi, mereka memilih untuk bertahan, memilih untuk berjuang dan berusaha, hingga saat ini mereka bisa buktikan pada dunia bahwa mereka bisa gapai yang diinginkan
Dari BTS juga, kita bisa belajar untuk lebih peduli dan cintai diri sendiri. Lebih bisa menerima diri sepenuhnya.
Mungkin sebagian orang bakal menilai, bahkan mungkin berkata "kenapa sih mesti sesayang itu sama BTS. Engga bisa digapai juga, buat apa berharap?"
Kenapa BTS, karena cinta mereka tulus. Walau mustahil untuk diraih, dimiliki, tapi cinta mereka begitu nyata untuk penggemar mereka. Cintanya begitu tulus yang banyak menyadarkan diri untuk bisa mencintai diri sendiri sepenuhnya, untuk bisa bertahan, berjuang, menerima diri, dan banyak lagi yang ketika dipertanyakan lagi, jawabannya hanya ketulusan cinta itu ada dan nyata dari mereka.
Menertawakan seseorang yang sedang presentasi atau mungkin bertanya atau menjawab pertanyaan dengan belibet atau bahasa yang kurang dipahami karena terlihat gugup, atau mungkin takut salah, gak percaya diri, malu, dan sebagainya, itu bisa memengaruhi mental seseorang loh.
Yaa memang ada yang menilai karena hal itu lucu, yang spontan tertawa ajah, yang ketika ditanya lagi alasannya malah bingung juga kenapa.
Terus kenapa bisa berpengaruh ke mental seseorang?
Yaa karena kita gak tau kepribadiannya seseorang itu gimana, latar belakangnya gimana sampai dia belum bisa tampil percaya diri untuk bisa berbicara dengan baik ketika melakukan hal itu (presentasi, dsb). Bisa jadi memang dulunya suka disalahkan, jadi muncul rasa tidak percaya diri, minder, malu, dsb, yaa memengaruhi performa dia. Dan karena menerima sikap yang ditertawakan, diremehkan seperti itu akan buat mental dia down, yang buat dia jadi merasa takut, takut salah, dan menjadi gak percaya diri, bahkan bisa menimbulkan mental issue soal itu. Gak enak banget kan.
Hal yang mungkin dianggap simpel, tapi pengaruhnya bisa besar banget buat diri seseorang. Karena gak semua orang bisa seberani dan sepercaya diri itu.
Jangan sampai sikap kamu (menertawakan atau meremehkan) justru membawa dampak yang gak baik untuk orang lain.
Jadi sadari dan hentikan untuk menertawakan atau meremehkan orang lain, karena gak semua orang bisa menerima dengan baik sikap seperti itu.
...
Yaa orang yang mungkin belum berani tampil percaya diri misal ketika berbicara dengan orang banyak bukan berarti dia gak mau, bukan berarti gak ada keinginan soal itu, bukan berarti dia gak bisa. Kadang justru mereka mau banget untuk bisa lebih percaya diri, hanya saja terkadang pengalaman-pengalaman masa lalu itu yang justru buat dirinya menjadi tidak percaya diri, minder, malu, insecure dsb.
Kalau ada orang terdekat memiliki masalah seperti ini, beri dia support yang positif, yakinkan dia. Karena dukungan-dukungan seperti itu terkadang justru membantu untuk bisa menimbulkan keberanian untuk dia, berani mencoba dan hadapi atau lawan apa yang menjadi ketakutannya.
Terus kalau gak ada dukungan seperti itu, gimana? Yaa coba untuk yakinkan diri, renungkan atau mencari hal-hal yang bisa kuatkan diri, yang bisa yakinkan diri, yang memotivasi diri, mungkin dengan menonton video seperti BTS, dengerin lagu, atau dengan membaca mungkin atau hal lainnya yang baik tentunya. Kalau merasa masih belum bisa atau bahkan cukup mengganggu, coba ajah ke tenaga profesional kayak ke psikolog atau psikiater, siapa tau berhubungan dengan inner child yang terluka atau ada hal lainnya, untuk bisa segera diatasi, atau mungkin perlu pengembangan diri menjadi lebih baik.
Apapun kekuranganmu, apapun yang buatmu minder, malu, insecure, kalau bukan kamu yang terima dengan hal itu, kalau bukan kamu sendiri yang dukung dirimu, yaa mau siapa lagi. Kalau dirimu saja gak terima, gimana mau merasa nyaman sama diri sendiri