Teruslah tetap terlihat santai, walaupun pikiranmu sedang dibantai.
Melihat keatas untuk berharap, melihat kebawah untuk bersyukur, melihat sekeliling untuk berbagi Jangan berpikir untuk sempurna, berpikirlah untuk lebih berguna.
Lint Roller? I Barely Know Her
Interview Vampire Daily

Jar Jar Binks Fan Club

titsay
No title available
d e v o n
Cosimo Galluzzi
Cookie Run:Kingdom Official!
hello vonnie
sheepfilms
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
NASA
★
Sade Olutola
tumblr dot com
EXPECTATIONS
Monterey Bay Aquarium

bliss lane
The Stonewall Inn
Not today Justin
seen from Italy

seen from India
seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Nepal
seen from United States
seen from United States
seen from Singapore
seen from United States

seen from United States
seen from Singapore
seen from Congo - Brazzaville
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from Venezuela
@diksibising
Teruslah tetap terlihat santai, walaupun pikiranmu sedang dibantai.
Melihat keatas untuk berharap, melihat kebawah untuk bersyukur, melihat sekeliling untuk berbagi Jangan berpikir untuk sempurna, berpikirlah untuk lebih berguna.
Tidak ada harapan yang terlalu tinggi, tidak ada luka yang terlalu dalam, dan tidak ada keadaan yang terlalu rumit bagi-Nya.
Tugasmu bukan memastikan bagaimana caranya akan terjadi.
Tugasmu adalah terus berdoa, berikhtiar, dan percaya.
Karena bagi Allah, yang mustahil bagi manusia bukanlah sesuatu yang mustahil.
''Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku.''
(QS. Al-Baqarah: 186)
"Nanti kau akan dipertemukan dengan seseorang yang rela mengalah demi mempertahankan kisah halal cintanya denganmu. Rela mengorbankan kebahagiaannya demi kebahagiaanmu, rela menangis demi melihatmu tersenyum. Percayalah seleksi alam sedang bekerja."
Tidak semua perjuangan akan langsung terlihat hasil, terkadang bertahun-tahun hanya di anggap kerdil masih nihil. Mereka hanya melihat sukses, mereka tidak pernah melihat proses.
Padahal Pohon yang besar tumbuh dari akar yang sunyi, bukan dari tepuk tangan yang datang silih berganti.
Pejuang apa pecundang, jangan pulang sebelum menang.
Dunia ini kejam tak kenal kata kasihan, kalau kau lemah kau akan jadi mainan. Mereka nunggu kau jatuh agar bisa tepuk tangan, tetap berdiri tegak lawan semua tantangan. luka di badan itu tanda mata perjuangan, bukan alesan buat berhenti di tengah jalan. Kau bukan anak mamah yang nangis minta susu, kau laki-laki yang di tempa debu dan waktu.
Jatuh bangun itu makanan sehari-hari, mental kerupuk mending minggir sana lari.
Kau tidak punya gigi mundur...
Jatuh itu hal bisa, jadi jangan mudah putus asa. Sebab; setiap Luka yang kau bawa akan menjadi cerita, dan setiap doa dan usaha yang sudah di coba akan menjadi kisah yang nyata.
Jangan takut langkahmu masih lamban, sekecil apapun langkahmu tetap akan menjadi harapan.
Lelaki berjubah wanita berhijab terlihat santun di mata yang melihat. Kata-katanya penuh nasihat, namun sikapnya sering menyayat.
Dari depan nampak bijaksana, rajin berbicara soal agama. Tapi saat tak ada yang melihat, hatinya penuh iri dan tipu muslihat.
Ternyata hidup mengajarkan tak semua yang terlihat suci itu beriman, terkadang kita cuma melihat dari penampilan tapi itu semua hanya tipuan.
Bukan dari pakaiannya, bukan dari gayanya, bukan juga dari panjang pendek katanya. Yang menentukan nilai manusia adalah hati dan perbuatannya.
Lelaki atau wanita sama aja tak ada yang lebih mulia, jika agama jadi topeng dunia untuk menutupi niat yang terluka.
Mudah menghakimi mudah mencela, merasa paling benar diantara manusia. Padahal dirinya tak sempurna, namun sibuk mencari salah antar sesama.
Sedangkan yang diem dan sederhana tak banyak bicara soal surga, justru menebar kasih dan cinta tanpa berharap pujian manusia.
17-8-26
Merdeka untuk siapa, jika rakyat masih di garis sengsara, merdeka untuk siapa, jika keadilan masih tertutup angka. Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin.
Merdeka bukan hanya lepas dari penjajah, merdeka bukan hanya lepas dari penindasan, merdeka bukan hanya lepas dari perampasan, namun bisa lepas dari keserakahan dan kerakusan.
Petani tetap bicara pada tanah, nelayan tetap bicara pada ombak, buruh tetap berbicara pada lelah, dan generasi masih pada hilang arah.
Topeng bisa menutupi wajah, tapi topeng ngga akan bisa menutupi sejarah. Para penguasa dengan mudah membeli rumah, tapi penguasa sangat susah memberi Marwah.
Keras dalam ucapan belum tentu keras dalam perbuatan
Manis dalam ucapan belum tentu manis dalam tindakan
Kami tidak bisa menilai seseorang dari penampilan dan cara bicaranya saja
ingat...
Gudang garam isinya rokok bukan garam
Ya Allah, jadikanlah aku jalan datangnya rezeki untuk keluargaku.
Lapangkan rezeki kami, berkahi setiap usaha kami, cukupkan segala kebutuhan kami, dan karuniakan kesehatan serta ketenangan dalam hidup.
Ampunilah dosa-dosa kami yang mungkin menjadi penghalang terkabulnya doa-doa kami. Bukakan pintu-pintu kemudahan yang selama ini terasa tertutup.
Angkatlah derajat kedua orang tuaku, kakak, adik, dan seluruh keluargaku. Lindungilah mereka, bahagiakan mereka, dan pertemukan kami dengan rezeki yang halal, berkah, dan tidak pernah putus.
Aamiin Ya Rabbal 'Alamin. 🤲
Manusia merencanakan dengan harapan
Takdir berjalan dengan ketetapan.
Di antara keduanya, terdapat ruang bernama ikhtiar...
🤲🏻
Dunia fatamorgana
Isi dunia akan terus berlari mengejar kemewahan, mengukur nilai dengan kekayaan. Banyak yang rela menjual kejujuran dan harga dirinya demi pujian dan kedudukan. Padahal hidup hanya sebentar tidak ada yang akan dibawa saat tutup usia, istana megah, kemilau tahta dan tumpukan harta takkan menemani di alam baka.
Memang betul doa bukan tentang terkabulnya apa yang ingin dipinta, tapi tentang interaksi dengan sang maha pencipta.
Aku tak meminta banyak. Aku juga tidak meminta semua doa yang sering dilangitkan terkabulkan seketika. Tidak meminta hidupku selalu mudah. Hanya ingin hati dan punggung ini cukup kuat untuk menerima kenyataan, apapun itu yang engkau pilihkan.
Yaa Allah...
Jika memang jalanku berliku begitu terjal berintang aral, jangan biarkan aku kehilangan tujuan yang akan membuatku menyesal. Kalau aku harus menunggu, tanamkan rasa sabar tanpa mengeluh dan juga tanpa ragu. Karena hanya itu yang membuatku tetap bertahan, pada janjiMu sebagai harapan.
Amiin 🤲
لَا يَحْزُنُهُمُ الْـفَزَعُ الْاَ كْبَرُ وَتَتَلَقّٰٮهُمُ الْمَلٰٓئِكَةُ ۗ هٰذَا يَوْمُكُمُ الَّذِيْ كُنْـتُمْ تُوْعَدُوْنَ
"Kejutan yang dahsyat tidak membuat mereka merasa sedih dan para malaikat akan menyambut mereka (dengan ucapan), "Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu.""
(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 103)
Kau tertawa, dengan logika yang sudah terluka.
Kalangan elit hidup mewah, dirayakan dengan meriah. Sedangkan kami kalangan bawah hidup makin parah, hanya dirayakan dengan penuh amarah. Kau anggap kami sebagai sapi perah, yang dipaksa untuk mengalah.
Maaf!! walaupun kami sudah lelah, tidak membuat kami lemah, apalagi untuk menyerah.
وَكَاَ يِّنْ مِّنْ نَّبِيٍّ قٰتَلَ ۙ مَعَهٗ رِبِّيُّوْنَ كَثِيْرٌ ۚ فَمَا وَهَنُوْا لِمَاۤ اَصَا بَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَمَا ضَعُفُوْا وَمَا اسْتَكَا نُوْا ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الصّٰبِرِيْنَ
"Dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa. Mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 146)
Terkadang kamu dipaksa kuat oleh keadaan, dan dibuat ikhlas oleh kenyataan.
Jadi pandai-pandailah menjaga perasaanmu sendiri. Karena disaat kau susah dan juga sedih tak semua orang di muka bumi yang peduli selain sang ilahi.
Jangan karena perubahan harga BBM membuat hidupmu terasa makin terhina, sebab; kamulah yang paling mulia.
Tetap jalani hidupmu dengan teguh tegar, karena yang namanya hidup didunia hanyalah sebentar.
وَلَا تَهِنُوْا وَ لَا تَحْزَنُوْا وَاَ نْتُمُ الْاَ عْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
"Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang yang beriman."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 139)
Itu semua hanyalah ujian, tentang sebuah kekurangan dan ketakutan.
وَلَـنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَـوْفِ وَا لْجُـوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَ مْوَا لِ وَا لْاَ نْفُسِ وَا لثَّمَرٰتِ ۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ
"Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,"
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 155)