Medsos
Beberapa waktu yang lalu ingin “berhenti sejenak” dari sosial media. Memang benar, butuh niat yang kuat dan bulat untuk sekedar berhenti. Karena kenyataannya kita masih sering “mengintip” beranda, melihat lihat, bergumam dan terkadang terselip rasa tidak suka atas postingan orang lain. Bagi sebagian orang yang telah “bijak” menggunakan medsos, postingan2 apapun, itu hanya sebagai angin lalu saja, yang benar2 bermanfaat untuk dia, baru akan jadi sesuatu yang selalu diingat. Hal ini seakan mengingatkanku, bahwa memang benar seharusnya kita lebih bijak menggunakan sosial media, bagi hal2 yang baik, energi postif dan jauhi rasa ingin “pamer” atas apa yang telah kita miliki.













