Malam ini rasanya sendu sekali, dadaku sesak karena menangis terlalu lama dalam keadaan terbaring. Aku ingin menulis sekedar upaya melepas sesak di dadaku.
Bibirku beristighfar tanpa henti agar lekas tenang dan berhenti air mataku.
Selepas melihat dan mendengar nasihat dari Ustadz Syafiq Riza Basalamah hafidzahullah, sekaligus saat beliau akad menikahkan seorang laki laki untuk anak perempuannya.
Aku melihat ada cinta yang begitu lekat dari seorang ayah untuk anak perempuannya. Cinta yang begitu jujur begitu terasa ketika ia menyampaikan baris baris nasihat, ketika ia mengucapkan perlahan akad, menitipkan seutuhnya anak perempuan yang begitu ia cintai kepada seorang laki laki di hadapannya.
Di antara isak tangis yang rasanya telah ia tahan, tapi tetap tumpah juga, aku melihat hati haru yang remuk seorang ayah yang tengah melepas anak perempuannya. Berat, tidak pernah menjadi mudah untuk ayah manapun, tapi mereka ikhlas.
Tak terbayang olehku, akan sehancur apa hati seorang ayah yang melihat anak perempuannya menjadi korban kdrt, akan seberantakan apa hati seorang ayah yang mengetahui anak perempuannya diselingkuhi, lalu pulang kembali kepadanya dalam keadaan luka dan hancur. Seorang ayah akan lebih luka dan hancur dibandingkan anaknya💔
Barakallahu fiihi Ustadz Syafiq Riza Basalamah, seorang ayah yang berhati lembut, masya Allah, setiap kata kata dalam nasihatnya terasa begitu hangat. Dan aku, yang mendengarnya, serasa seperti 'dibela' 😭 Aku yang tidak pernah merasakan nikmatnya dibela seorang ayah, dimengerti seorang ayah dan dilindungi sebegitunya oleh seorang ayah. Sungguh, malam ini mataku penuh dengan air mata. ya Rabbi, izinkanlah aku menghadirkan seorang ayah sebaik beliau untuk anak perempuanku kelak, Allahumma aamiin.


















