(via https://open.spotify.com/user/spotify/playlist/37i9dQZF1EttkdW20heEpn?si=YYSBU0znStWfuxOLGn72cw)
DEAR READER
Sade Olutola

if i look back, i am lost
Keni
wallacepolsom

ellievsbear
cherry valley forever
we're not kids anymore.
will byers stan first human second
Mike Driver
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

#extradirty

No title available
occasionally subtle
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
$LAYYYTER

Love Begins
trying on a metaphor

Discoholic 🪩

Andulka
seen from Iraq

seen from Singapore
seen from Netherlands
seen from TĂĽrkiye

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Germany
seen from Brazil
seen from United States

seen from Chile
seen from United States
seen from TĂĽrkiye

seen from Brazil
seen from Brazil
seen from Colombia

seen from Singapore
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
@duapuluhsatubait
(via https://open.spotify.com/user/spotify/playlist/37i9dQZF1EttkdW20heEpn?si=YYSBU0znStWfuxOLGn72cw)
satu hari, kala bersemat dengan pertemuan
gedung faperta, sehabis tes AcEPT, tempat makan siang pertamaaaa
too lazy to do those serious thingy
This cartoon from 1959 really got it.
masuk tumblr lagi
“ Di tengah hutan ia sendiri menyilakan kaki Menyelam tuk mencari ketenangan jiwa abadi “
engga, bukan mau memberi terjemahan atau menarik filosofis dari kalimat diatas, itu tadi cuma salah satu lirik lagu kesukaan yang lagi didengerin pas lagi nulis ini hehewoy random banget ya apasi hade cocot.
hehe setelah beberapa lama ini tidak pernah menyapa akunku yang satu ini tapi emang karena kabarnya di blokir kan ya ini si tumblr jadi aku juga sempat beberapa kali buka dan engga bisa. Eh tapi ini bener ngga ya? kalo emang bener, kenapa bisa ya? padahal ini merupakan salah satu media yang jarang memberi mudarat menurut aku pribadi (selain ngabisin kuota loh yaa ini).
bisa aku sebut minim mudarat ya mungkin karena disini sepi aja, jadi aku lebih merasa bebas dan leluasa dalam bereksplorasi khususnya dalam hal mencurahkan pikiran dan menyuarakan suara-suara terdalam dari diri. ya gampangnya disini engga ada siapapun orang lah, engga ada yang bakal julid, engga ada yang bakal komentar aneh-aneh, dan bertanya ina itu ini itu. dan konten pribadi aku juga gabakal jadi asumsi umat lain diluar sana. nah gini kan gampang.
okay mulai menulis darimana ya, saya bingung everyone. ini tulisan pertamaku setelah sekian lama cape bener karena engga tau harus apa. yaa beberapa orang memang selalu bilang “kalau lagi berhadapan dengan masalah, menulis bisa jadi obat” emang bener sih, karena menulis itu (ini ngetik ya heheheha sama aja ah bodat) sedikit banyak benar membantu meminimalisir lelahnya pikiran kita, karena engga jarang juga waktu kita menulis,saat kita berupaya buat mencurahkan masalah, tiba tiba pasti adaa aja yang ditulis terus tau-tau udah menciptakan solusi sendiri tuh. ini jelas bener-bener bisa membuat lega pikiran, hati, body.
cuma terkadang kesibukan bisa menjadi halangan kala kita ingin menulis karena sedang dihampiri masalah. akhirnya saat kita menunda untuk melebarkan pikiran melalui tulisan, masalah itu kerap jadi satu hal yang tak terselesaikan hingga nantinya ditumpuk oleh masalah-masalah yang lain. sebagai seorang yang minim kesadaran pencerahan melalui advice teman -yaila- jelas susah bagi aku buat tidak memendam sendiri pikiran, dan selama dipendam pendam aja, selama itu pula kita tidak sadar bahwa salah satu hal yang membawa kita lelah adalah diri kita sendiri :(
menjadi orang yang kurang terbuka memang sebuah masalah yang engga gampang. siapa juga orang yang pingin kesusahan sendiri? cuma aku emang engga bisa aja cerita ke orang lain yaa salah satu dari sekian alasannya adalah tidak semua orang mampu mengerti apa yang kita maksud. terkadang sudah terlanjur cerita, eh tapi dia memberi jawaban yang kurang memuaskan menurut kita. akhirnya kita malu, makin sedih sendiri. karena menganggap salah diri sendiri lagi menceritakan hal yang memang seharusnya engga diceritakan ke orang lain, nahlo. hehe. apasi
oleh karena itu, menjadi seperti aku, sebisa mungkin aku harus selalu menyampaikan problem problem melalui orang atau media yang tepat. semisal aku beranggapan bahwa belom terdapat orang yang tepat, aku sebaiknya menyampaikan keluh kesah walau hanya melalui tulisan atau terkadang aku berusaha buat refleksi sama diri sendiri, yang kaya ngomong sendiri, terus merinci apa apa saja yang selama ini keliatan salah, nangis sendiri, ngasih solusi juga sendiri.
memberikan solusi terhadap diri sendiri emang engga gampang, tapi engga yang semenyeramkan itu. mungkin bisa saja beberapa orang sempat mengalami hal yang sama, terus malah mikir kalau “kenapa aku tidak memiliki teman untuk mendengar? kenapa aku merasa sendiri? kenapa semua ini harus datang pada aku?” dan lain sebagainya. buang jauh-jauh pikiran itu, memang berusaha terbiasa untuk berkeluh kesah pada teman bukanlah hal yang terbilang salah, tapi bukan berarti saat kamu berusaha berdamai dengan diri sendiri tanpa bantuan dari orang lain juga selamanya salah. ingat, tidak semua orang mampu mengerti apa yang kita maksud. jadi, kalau sebel gara gara jawaban dia, yaa kalian harus coba ngerti lagi kalo engga selamanya orang lain harus mengerti. dan kalian tidak perlu merasa sendiriii justru waktu kalian sendiri itu lah waktu waktu terbaik buat refleksi diri, keadaan dan memanfaatkan me time. jadi, pinter pinter cari waktu buat diri sendiri kuy, lakukan apa hal yang kalian suka itu wajib. kalo aku gampang banget akhir akhir ini kalo lagi sedih biasanya keluar buat jalan-jalan keliling jogja pagi pagiii banget kalo engga ya pas sore gitu lihat langit indah banget. karena kadang hal hal kecil macam kaya gitu bisa buat kita kembali bersyukur.
oke balik di topik, lah emang tadi mau ngomongin apa ya, tiba tiba panjang aja gini.Â
pokoknya bagi aku yang sering gemes sendiri karena dirundung masalah-masalah, jelas kenyataannya engga gampang banget buat sekedar langsung ngeluarin lewat tulisan saat itu juga. karena menurut aku membuat tulisan itu bakal lama, dan rasanya i have no time di sela sela kesibuqan haha. jadi yaa cape sendiri kaya kemaren akhirnya. aku sempet si yg kaya nulis dikit dikit gitu tapi emang engga sepuas nulis banyak. biasanya kalo dikit dikit gitu aku tulis lewat snapgram atau ngepost foto di fourth account instagram HAHA aku engga pernah mau curhat di main account lah, ganggu yang lain entar, orang mau liat kehidupan orang malah dikasih curhat, tar juga bakal diliat doang kan kan kan. daaan aku orangnya emang engga mudah buat mengungkap rahasya. haha kenapa dah aku ni ya insecure banget gitu pokoknya, sampe rahasia nya udah kelar juga engga ada woy yang tauu even teman terdekat pokoknya siapapun, gatau ini kaya gini wajar apa parah si. yaa ngomongin instajram, lagian aku emang engga jarang buka instagram tapii jaraang banget buat buka snapgram orang-orang hahah, karena harusya kalian tau, aku yang tragis ini sudah sampai tidak mampu melihat tawa canda kebahagiaan milik orang lain :’) gatau lah kadang sampe sedih juga gara-gara sempat sambat ke orang lain ya seorang temen lah, ya sambatnya emang cuma gara-gara satu perkara yang emang lagi aku alamin waktu itu. terus dia bilang kalo aku banyak drama. padahal waktu itu dia sempet tau sendiri problem aku kaya gimana dan dia sempet ngerasain trus tiba-tiba the next day... bilang kaya gitu, oqe. mantap
baikla semua (ya ini barangkali ada yg baca lah ya) jangan ragu buat mengakui masalah yang dateng dalam hidup kalian. pengakuan engga selalu datang melalui orang lain, tapi bisa melalui diri kalian sendiri. dan kalo emang lagi ada masalah harus berusaha diselesaikan baik baik agar tidak mengganggu pikiran-pikiran anda sekalian, silahkan datang ke temen, kerabat, atau keluarga yang sekiranya kalian sendiri tau bahwa mereka adalah orang yang mampu meredakan masalah dalam diri kalian, semisal engga ada orang lain pun engga papa, bukan berarti kalian sedang sendiri, silahkan berusaha damai dengan diri kalian sendiri dahulu, bukankah tidak ada salahnya juga apabila kita lebih mengetahui dan mengenal diri sendiri terlebih dahulu sebelum nantinya orang lain? tidak perlu menyalahkan keadaan terus menerus ya semuanya, Tuhan dan alam pasti akan berikan sebuah petuah atau nasib baik nantinya dibalik keadaan yang kerap menghakimimu ini. kalian tidak sendiri. because....
23/2/2019
laper belom makan dari pagi
Facebook  | Instagram |  Twitter |  Pinterest  |  Society6
“You can’t always keep your loved ones with you. You can’t always settle your life in one place. The world was made to change. But as long as you cherish the memories and make new ones along on the way, no matter where you are, you’ll always be at home.
Marieke Nijkamp, This Is Where It Ends
@themotivationjournals
(via wordsnquotes)
If there’s just one piece of advice I can give you, it’s this: when there’s something you really want - fight for it, don’t give up no matter how hopeless it seems. And when you’ve last hope, ask yourself if ten years from now, you’re gonna wish you gave it just one more shot.. because the best things in life, they don’t come free.
(via neuroticdream)
The universe is seeming really huge right now. I need something to hold on to.
E. Lockhart, We Were Liars (via theliteraryjournals)
Sembunyi
kalau kata remaja sekarang, susah peka tapi kataku, terlambat sadar.
jadi, ini adalah sebuah ceritaku yang aku persembahkan juga kapada aku untuk mengenang yang pernah lalu
setelah kurang lebih 2 tahun mengenal, aku baru sadar kemarin adalah hari ulang tahunnya. Lumayan tragis karena tiap satu hari di setiap tahun, dia luangkan beberapa kata selamat untukku di hari ulang tahunku. Sedang aku bertindak sebaliknya.
Aku cukup senang mengenalmu, walau aku masih berharap bahwa kamu lebih senang sudah mengenalku. Bukan, bukan aku bermaksud memberitahu bahwa aku ingin kembali. tidak sama sekali. haha. atau aku bohong. Dari dulu, aku juga tidak pernah menyangka akan sedekat itu. Tapi, kurasa aku tidak perlu minta maaf karena sikapku. Kita impas. aku pernah salah dan kamu pun iya. Jadi, ternyata aku tidak ingin kembali. hh
lewat sini, aku mengucapkan segelintir kata tersembunyi untukmu. Selamat Ulang Tahun. Semoga selamat dari segala nestapa. Semoga Jakarta membuahkan banyak cerita.
Yogyakarta, 20 Nov 2017
9:08 AM
Hari Jum’at Tertanggal 27 Bulan 7 Tahun Tujuh Belas
Banyak sekali cerita yang sudah aku alami dann memang hanya aku simpan dalam hati dan memori saja. ceilah.
hari ini, tepatnya dini hari ini aku ingin sedikit menyampaikan beberapa kata dari peristiwa-peristiwa yang (lumayan) viral dalam kepala. walaupun hingga saat ini sebenarnya belum ada orang mengetahui bahwa aku membuat blog pribadi. because i’ve already expect that mereka menganggap isi blog ini ngga penting in case i ain’t good at telling stories and making poetry at all. haha dann aku juga agaknya belum mampu membuat something like inspirational words or quotes selayaknya blogger/writer hebat pada umumnya. jadi untuk sekarang aku bercita-cita agar bisa menjadi penulis yang dapat menginspirasi banyak orang. gitu.Â
Next,
So, the first thing I wanna tell today is bout them exactly. If I allowed myself to use those malicious but thruthful words, honestly I don’t like them. At first. Haha. Ini blog pribadi bukan? Aku bisa berucap sepuasku bukan? Dan mereka masih teman-temanku yang berhati batu. Jadi, benar-benar tidak masalah apabila aku berkata jujur namun tidak baik bagi mereka. Toh, mereka juga sudah sadar bila aku sayang. Ea.
Jadi, bukan pengalaman yang baik pun buruk pula bisa bergabung bersama mereka selama 2 tahun lamanya. Disaat mereka-mereka yang lain memiliki hubungan yang sangat sangat akrab sekali dalam kurun waktu 1 tahun, kami belum. Namun, bukan berarti kami tidak bisa seperti yang lain. Kami mulai saling memahami dan mengenal satu sama lain setelah hampir 2 tahun bersama. Dan yang membuat aku takjub, memang kita selalu diberi banyak sekali masalah dan ketidaklarasan yang malah membuat kita aku tersadar. Entah masalah tersebut tercipta karena ketidaklarasan kami atau mungkin saja alam sudah memutuskan agar kami bersatu dengan cara yang selalu membuat jengah yang kadang tidak terduga dan kadang hanya aku saja yang sudah menduga-duga (bcs oftentimes aku yg paling terpeka ehe)
Dan ini adalah bentukan diary secara umum saja. Because if I really have enough time and kinda great mood, I’d really like to describe us at everrrything we have done before. Karena tadi sudah kubilang kan kalau aku sebenarnya masih bercita-cita alias ingin dalam angan untuk menjadi penulis/pencerita/pemotivasi yang baik. Dan sepertinya untuk saat ini, hal itu belum terealisasi. Jadi, aku hanya bisa menulis sekenanya saja.
Dan ya, untuk cerita-cerita bersama mereka yang dimulai dari pahit sampai biasa saja namun berkhasiat. (Maksudnya mereka kaya aqua gitu. Biasa aja tapi bikin sehat, bukan? )
Bukan.
Di dunia ini, kita memang tidak selamanya berhasil untuk merasakan yang senang senang saja yakan? Tapi memang kita yang apa adanya sebagai makhluk jauh dari suci ini pun pasti juga selamanya ingin dunia pribadi kita diisi oleh pengalaman yang baik-baik dan menyenangkan sehingga bisa berharga lebih untuk kemudian hari diceritakan kepada mungkin diri kita sendiri di masa depan  guna dikenang juga mengingat pengalaman berharga, pada keluarga, atau suami/istri dan anak cucu kelak. Atau bisa diceritakan kepada teman sendiri yang tidak merasakan kesenangan seperti apa yang kita rasakan agar mereka iri (agaknya thru story).
Namun, kita tidak bisa selamanya menuntut untuk mendapatkan perlakuan yang baik dari alam juga makhluknya. Karena tidak selamanya kita berperan sebagai penerima hal baik, namun juga menjadi pemberi hal baik. Ada kalanya kita harus benar-benar sering mengalah karena keadaan. Mengalah untuk mengurus segala ini itu, mengupayakan agar tercipta kondisi yang selaras. Karena honestly, entah orang lain merasakan atau pura-pura tidak merasakan, mereka terkadang benar-benar sangat tidak peduli. Dan ya apa boleh buat, jika kamu dalam kondisi yang seperti ini, tolong tidak apa-apa lah untuk mencoba jadi yang berbeda. Bisa jadi, mereka harus diberitahu dahulu baru mengerti bahkan dipaksa atau disentak. Ehe. Engga sih, aku engga jahat jadi gapernah sentak-sentak gitu. Besok aja kapan kapan jahatnya.
Rasa iri terkadang memang ada sih. Rasa yang manusiawi juga kan. Iri terhadap mereka-mereka yang lain yang benar-benar (kebetulan) aku refleksikan menjadi orang-orang sekeliling yang aku inginkan. Memiliki pemikiran yang sama denganku dan lain sebagainya. Tapi, kembali ke awal. Beginilah kamu diletakkan. Agar kamu belajar. Semua orang hebat pada cara mereka masing-masing. Tidak semua sejalan dengan kita.
Jadi, the point of these innocent ambigu things I wrote is don’t be too selfish on something. Walau yang lain begitu, karena mungkin dengan sikapmu yang berbeda itu mereka akan tersadar juga. Dan aku senang sekali, karena sebelum akhirnya sekarang aku di Jogja, hidup jauh dari orang-orang terdekat dan kota asal, aku telah diberi arti kehidupan dan mengerti bagaimana aku harus bersikap apabila terdapat kejadian yang kurang lebih asam seperti mereka di awal. Dan gurih pada akhirnya seperti keripik tempe made in Ngawi. (ini keripiknya beneran gurih bangett tapi lupa nama merknya ). Point selanjutnya ialah try to enjoy every single things lah bcs every moments matter. Trust me. Try to be grateful although in every simple things. Because those will make your personal form besides will make you happy, too.
Dan, pada akhirnya, saat ini, disini, di kota dingin. Benar-benar dingin karena hanya dikelilingi oleh orang-orang baru, aku rindu kalian. Kita membentuk senyawa. Daann im so damn grateful to be on the range of you guys. And such a nicely things to wrote this with a mind full of kinda unspecified things on how funny we grew in some occasion
One thing I’m hoping this time. Im expecting that I’ll be a such of memorable one to go side by side with you all to reach the top. Even im in so far far far away conditions and place rn. Ehe.
Thank you, thank you, thank you soo much.
Yogyakarta, 30 September 2017
[22:05] Yogyakarta malam ini, Ceria, Sejengkal. Agaknya terhibur dengan pesona lampu, Dan beberapa gelak tawa orang sekitar. Orang-orang yang -kuanggap- hebat. Belum mereka meraih prestasi di kota ini. Namun sudah mereka buktikan cerdasnya bertahan sendiri. Bersabar saja kawan, Nikmatilah. Yang kali ini anggap saja seluruh elemen adalah keluargamu. Anggap saja semua milikmu.
August, 30 Tolong, Malam ini aku tidak ingin berbaur dingin dengan kesedihan Aku ingin mencintai semuanya. Walau tak disangka, Langit memaparkan keheningan Walau langit menjelaskan, Aku sedang sendiri Aku belum bisa mencintai semuanya Aku benci langit senja yang pahit.
It’s one of my theories that when people give you advice, they’re really just talking to themselves in the past.
Mark Epstein (via wordsnquotes)
bloom beautifully dangerously loudly bloom softly however you need just bloom
Rupi Kaur, Milk & Honey (via wordsnquotes)
Don’t ask for guarantees. And don’t look to be saved in any one thing, person, machine, or library. Do your own bit of saving, and if you drown, at least die knowing you were heading for shore.
Ray Bradbury, Fahrenheit 451 (via wordsnquotes)