Cinta memang buta aksara, maka dari itu, butuh komitmen dua anak manusia untuk menjadikannya mengeja
Fiersa Besari (dalam arah langkah)
sheepfilms
No title available
Keni
The Bowery Presents
Lint Roller? I Barely Know Her

blake kathryn
KIROKAZE
Phantogram Three

oozey mess
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Claire Keane

Love Begins
Fieri Frames

PR's Tumblrdome
occasionally subtle
art blog(derogatory)
One Nice Bug Per Day

izzy's playlists!
Sade Olutola
almost home
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Indonesia

seen from Australia
seen from Colombia

seen from Malaysia

seen from Colombia
seen from Brazil
seen from Germany
seen from Jordan

seen from United States
seen from Angola

seen from United States
seen from Brazil
seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from Türkiye
seen from Malaysia

seen from Belgium
@dwicheppy
Cinta memang buta aksara, maka dari itu, butuh komitmen dua anak manusia untuk menjadikannya mengeja
Fiersa Besari (dalam arah langkah)
Sederhananya dari konspirasi alam semesta itu tentang pertemuan. Kita hanya bisa berencana mengadakan pertemuan, selebihnya alam akan berkonspirasi. Entah membatalkan pertemuan itu atau kadang membuat kita bertemu dengan orang tidak direncanakan Kemudian setelah pertemuan itu, semesta akan kembali berkonspirasi, bisa membuat insan yang bertemu jadi mendekatkan atau menjauh....
Hussein; salah satu nama yang ia gunakan dalam petualangan hidupnya. Naar de republiek Indonesia, Massa actie, Madilog dan dari penjara ke penjara refrensi tepat untuk memahami gaya pemikirannya. Buah pikirnya itu pula yang menjadi inspirasi tokoh besar negeri ini dalam berkarya, seperti penggunaan 'republik', bait dalam lagu Indonesia Raya. Dia seorang PKI ? Ya memang benar, tapi pemberontakan bukan jalan yang dia suka meskipun jalan pertempuran yang dia pilih dalam mempertahankan republik ini seperti yang dipilih oleh jendral besar Sudirman. Salah satu fakta yang sedikit diketahui, Ir. Soekarno pernah menuliskan testamen yang berbunyi "Jika saya tiada berdaya lagi, maka saya akan menyerahkan pimpinan revolusi kepada seorang yang telah mahir dalam gerakan revolusioner, Tan Malaka".
Tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan, serta memperhalus perasaan
Tan Malaka
Aku itu berubah, bukan berkamuflase
Hey you!!
Keberuntungan paling besar di dunia ini adalah kamu menyibukkan dirimu di sepanjang waktu dengan perkara-perkara yang lebih utama dan lebih bermanfaat untukmu kelak di hari akherat
Ibnu Qayyim
Bukan hanya sekedar tanggungjawab sebagai PKD, pasti terbesit juga dalam pikirannya tentang 'jika itu ibu saya yang membawa beban seberat ini' #petugaskcj @danangkringg @sawpnnd @dikaryzkay @dimpramudya @rodliisikacang (di Jakarta Kota railway station)
Saya pernah bilang ingin fokus mendapatkanmu, jadi rasanya tidak perlu lagi dikatakan apa yang sedang saya lakukan
DC
Selamat hari pramuka ke 56 Pramuka adalah tempat pertama gw jadi pemimpin. Lebih tepatnya itu saat menjadi peserta jambore tingkat jawa barat dibumi perkemahan cibubur dimana gw ditunjuk sebagai ketua regu. Meskipun waktu itu masih SD tapi beberapa moment tentang kepemimpinan masih teringat. Termasuk ujian bersikap sebagai seorang pemimpin saat salah satu anggota mengalami kehilangan barang. Sebuah kalimat sakral seorang pandu muda yang akan selalu diingat itu "Satya ku dharmakan, dharma ku baktikan" (di Bumi Perkemahan Jambore Cibubur)
Tampang tegang pas ujian itu biasa. Tegang karena pengujinya dikenal galak. Tegang mikirin teknik yang bakal diuji belum terlalu hapal. sampai tegang mikirin hasilnya. Apalagi kaya foto diatas baru sabuk hijau, baru ngalamin 2kali ujian. Konon sabuk hijau ini diibaratkan sebagai tanaman yang siap untuk tumbuh. Seperti halnya tanaman yang akan tumbuh, dia harus siap untuk menghadapi segala tantangan kedepannya. Bagi taekwondoin kesiapan itu bisa dilatih dengan terus belajar dan berlatih tanpa kenal menyerah. Sebab tahap selanjutnya itu kita akan seperti dilangit, dimana tantangan pasti jauh lebih sulit. (di Smas Sejahtera 1 Depok)
Masa PKMB 2 Tahun lalu Saat dimana saya belajar tentang perubahan dan pengambilan keputusan cepat. Keputusan yang harus dibuat dalam hitungan jam bahkan menit untuk mengikuti perubahan yang terjadi. Keputusan yang diambil tentang perkara penting dan penuh resiko, sebab kala itu sering perubahan datang dari dua arah yang cenderung bertolak belakang. Itu adalah tahun ke-4 keterlibatan saya dan menjadi tahun yang paling seru nan ajaib. Seru karena banyak keunikan tingkah laku peserta, keceriaan dan kehebatan para panitia, serta berbagai perubahan mendasar dari tahun-tahun sebelumnya. Ajaib sebab saya dan beberapa orang panitia hanya istirahat kurang dari 3 jam tiap harinya namun tetap bisa bertahan selama seminggu. Mungkin sebagian berfikir saat itu aneh, sebagai ketua BEM kok sampe segitunya. Padahal bisa tinggal suruh dan ngatur aja, tapi bagi saya memimpin itu mendampingi, bukan sekedar memerintah dan mengatur. Saat kita mendampingi, disana kita akan lebih paham apa dan kenapa sesuatu bisa terjadi. (gambar diatas adalah saat ketua pelaksana @elsafairuza menyampaikan laporan soal kekecewaan sebagian besar panita terhadap suatu ulah peserta yang luar biasa unik) (di Fakultas Psikologi UNDIP)
Menuju cahaya (di Stasiun Kereta Juanda)
Spiderman Jakarta (di Stasiun Jatinegara-Jakarta Timur)
Biasanya disini ramai, tapi tidak untuk sabtu malam. (di Stasiun Depok Baru)
Bersatu untuk membantu Bersatu berarti membuat 2 hal menjadi satu. Menjadi satu bukan perkara mudah, penyesuaian akan senantiasa terlibat didalamnya. Penyesuaian yang terkadang sangat sulit sehingga lebih layak disebut pengorbanan. Seperti kereta ini yang mengorbankan salah satu sisinya untuk tidak terjamah lagi. Sisi yang sebelumnya bisa menjadi kepala, memimpin, dan memiliki pandangan luas. Kini sisi itu harus dibiarkan hanya memiliki pandangan jarak dekat dengan sisi kereta lainnya. Menjadi tempat yang tidak jarang diumpat orang "ahh sambungan, harus turun dulu". Namun tetap ada rasa senang dari sebagian lainnya yang mungkin tak terungkap "alhamdulillah keretanya 12 rangkaian jadi muat banyak". (di Jakarta Kota railway station)
Sebut saja dia garong. Seekor kucing yang biasa main disekitar stasiun jakarta kota. Jika berminat bertemu silahkan tunggu dia di peron 1. Beberapa kali ketemu dengan kucing ini pasti ada aja lukanya, kali ini sebelah matanya rusak. Saat dia berjalan maka kucing lainnya menyingkir meskipun sedang makan enak (sisa nasi padang), mungkin itu pertanda dia kucing penguasa stasiun jakarta kota (di Jakarta Kota railway station)