REMIDIAL
Pernah ada saat yang sangat berat di hidupku sampai aku sering bertanya kapan ini akan berakhir. Setiap hari selalu ada saat kelenjar lakrimalisku bekerja. Lelah dan sangat penat sampai rasanya aku hampir gila. Dari ceramah yang kusimak itu berarti Allah sedang mengujiku agar naik kelas tapi aku merasa gagal dalam ujian ini. Dan tahukah kamu apa yang terjadi pada orang yang tidak lulus ujian? Remidial.
Beberapa tahun yang lalu rasanya adalah saat paling buruk dalam hidupku, beberapa hari setelah melahirkan, anakku sakit, belum hilang rasa lelah dan sakit setelah melahirkan, celotehan para senior menambah bebanku, tidak hanya beban pikiran tapi juga fisik, beberapa minggu setelah itu ibuku sakit, sulit untukku bisa mengambil cuti tambahan karena aku sedang dalam masa wajib kerja, tapi akhirnya aku dapat cuti 2 bulan, selama cuti tersebut tidak kurang dari 12 RS aku datangi untuk mencari kesembuhan anak dan ibuku, selama 2 bulan itu juga selentingan saudara dan tetangga begitu menyakitkan buatku seakan aku bukan anak yang berbakti karena lebih sibuk mengurus anakku yang saat itu juga sakit dan perawatannya pun rumit, ditambah keadaan ekonomi yang masih sulit, untuk makanpun aku tidak kenyang padahal aku sedang menyusui, aku pun pernah menjual sedikit perhiasanku untuk menyambung hidup, sampai akhirnya ibuku meninggal dan anakku mulai membaik, suara2 selentingan masih ada namun sudah berkurang, kupikir semua ujian ini akan berakhir tapi ternyata anakku kembali sakit, belasan kali ia kubawa untuk rawat inap, sudah beberapa dokter subspesialis kukunjungi tapi mereka tidak punya kesimpulan apa yang terjadi pada anakku, lelah, pusing, merasa sendiri, perasaanku saat itu, dan masih ada saja orang yang asal menyalahkanku. Aku merasa sudah tidak ingin bertahan. Aku capek. Ujian ini tidak juga selesai. Diperparah dengan suamiku yang harus ditugaskan ke luar kota, akhirnya aku dan anakku dititipkan ke kerabatnya, rasanya seperti di neraka. Sangat tertekan. Semua gerak-gerik dan perilakuku selalu salah, selalu ada saja komentar negatif untukku. Sejak saat itu rasanya aku berubah menjadi lebih buruk sampai sekarang. Saat ini walaupun kehidupanku mulai membaik tapi aku masih merasa akan ada saatnya untukku mengulang ujian. Tidak tahu seberat apa tapi kuharap aku akan lulus dengan baik.








