Apa kabarnya nih? Lagi-lagi Emma dah jarang banget nulis. Tapi mungkin kedepannya Emma bakal sering banyak ngebahas deh berbagai kegiatan yang beneran kerasa banget bagi Pasutri Baru! Ahaay!
Btw Suami Emma kebetulan udah habis nih pajak motor, dan mesti balik nama motor juga. Kira-kira butuh waktu yang lama gak ya? Dan mahal gak ya? Atau bahkan ribet gak ya? So, kalau penasaran langsung check this out pengalaman kami.
Awalnya Suami minta Emma buat browsing seperti biasa di Master Google, mengenai BN alias balik nama motor di Bandung. Dan ternyata ada juga beberapa kawan blogger juga yang ternyata baru pertama kali kesana dan langsung ngurusin segala sesuatunya sendiri. Dan kemudian singkatnya Emma mulai kasih tahu Suami apa aja yang harus disiapkan dan apa aja yang mesti di foto copy biar gampang. Ini dia list nya!
Surat-surat yang mesti disiapkan:
KTP pemilik lama (fotokopi saja)
KTP pemilik baru, asli, dan fotokopi
Kwitansi pembelian motor yang ditandatangani di atas meterai
Nah, dokumen diatas sudah lengkap nih. Tahap pertama datang ke SAMSAT yang sebelumnya, untuk cabut berkas terlebih dahulu. Nah pengalaman Emma kemarin nganter suami (karena suami orang Tangerang, mesti disampingi mulu nih, di kawasan Bandung. Maklum istrinya preman Kircon. *ehhh… wkwkwkwk) datang ke SAMSAT Pajajaran untuk cabut berkas. Karena blah bloh gak tau, Emma nyuruh suami untuk ke tempat foto copy (baca di beberapa blog juga untuk foto copy enaknya langsung foto copy di SAMSAT nya karena orang disana sudah tahu daftar apa saja yang mesti di foto copy dan sekalian mereka steples/hekter terus pakai map pula jadi tinggal kasih, proses deh. Simple… Tapi kekurangannya masa foto copy plus map aja harganya Rp. 15.000… Wkwkwk ngambil untung banyak kali tuh org) terus Emma yang senggang, langsung curi Start untuk nanya ke bagian informasi. Maksudnya pengen tahu flow nya kayak gimana untuk BN tuh, daripada tanya sana-sini gak jelas.
Dan petugas informasi sangat baik, ramah. Dia minta kita memperlihatkan dokumen kita untuk selanjutnya diberi tahu langkah selanjutnya. Ups, kayak lagi main clue di game yaak. Hmmm. Singkatnya dengan cermat petugas memberitahu bahwa untuk dokumen kami, kami cukup cabut berkas di lantai dua, kemudian datang langsung ke SAMSAT terdekat dengan domisili di KTP. Begitu toh! Ternyata gampil, pil, pil…. Mudah dan cepat, ternyata gak seribet itu loh cabut berkas, hanya menunggu sekitar 30 menit dan kami langsung diberi berkasnya. Maklum tidak banyak yang ambil berkas saat itu.
Oh ya saat itu Emma, datang waktu hari Sabtu dan mepet dengan jam tutupnya.
Sabtu 08.00–10.30 Minggu Tutup Senin 08.00–14.30 Selasa 08.00–14.30 Rabu 08.00–14.30 Kamis 08.00–14.30 Jumat 08.00–14.30
Ini dia jadwal buka SAMSAT Pajajaran. Fasilitas disini menurut Emma cukup bagus. Ada ruang nursery room, ada juga box buat charge udah plus chargingnya lagi.
This slideshow requires JavaScript.
Alhasil suami Emma mesti datang ke SAMSAT Kawaluyaan pada hari Senin nya.
Minggu Tutup Senin 08.00–16.00 Selasa 08.00–16.00 Rabu 08.00–16.00 Kamis 08.00–16.00 Jumat 08.00–16.00 Sabtu 08.00–12.00
Ini jadwal SAMSAT Kawaluyaan.
Di kemudian hari, suami datang seorang diri ke SAMSAT Kawaluyaan. Katanya sih dah wani datang sendiri saja. Hahaha… Tapi bukan karena itu juga sih, tapi karena Emma pada hari yang sama mesti mengurusi BPJS Ketenagakerjaan. (Baca juga yaa… Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Online)
Ini dia penampakan SAMSAT Kawaluyaan, karena suami yang foto, maklum-maklum nih kurang lengkap.
This slideshow requires JavaScript.
Suamiku langsung ke bagian informasi kemudian langsung diarahin untuk daftar terlebih dahulu di loket yang tersedia dan dikenakan biaya pendaftaran BPKB Rp 150.000.
Lalu daftar mutasi, dan cek fisik kemudian balik lagi ke bagian daftar mutasi. Dan ternyata dari pengalaman suami, doi mesti nunggu 3 hari untuk ambil dokumen mutasinya, mungkin karena rame juga yang BN atau menurut doi ada juga sih yang bisa satu hari jadi, mungkin lewat jalan pintas. Laah… Yaa gak tau juga sih, tapi ada aja yang seperti itu. Hmmm.. Wallahu A’lam. Nah, terus doi diberi formulir untuk dilengkapi dan juga untuk dibawa ke bagian mutasi kembali untuk proses selanjutnya.
Well, setelah 3 hari suami datang lagi ke SAMSAT Kawaluyaan. Doi langsung ke bagian mutasi kembali, lalu diberi berkas untuk pembayaran mutasinya yaitu dikenakan biaya Rp 225.000.
Sehabis pembayaran, lanjut ambil nomor untuk ke loket pendaftaran dan penetapan. Disana diberi kembali formulir yang harus diisi. Kemudian akan dipanggil ke kasir untuk kemudian bayar pajak, denda kalau ada, dll. Jumlahnya Rp 1.100.000.
Setelah itu nunggu lama untuk ambil STNK dan plat nomor baru. Ahaaay!
Taraaam sudah jadi nih! Tapi untuk BPKB mesti nunggu satu bulan. Lumayan lama jugaa. Mesti sabarrrr….
Alhasil, total seluruh pembayaran adalah:
Pajak, dll. : Rp 1.100.000
Wow! Mudah dan ternyata gampang yaa. Cukup dengan bawa persyaratan dengan lengkap beserta foto copy nya.
Gak perlu pakai calo, gak perlu ribet juga kalau udah tahu flow nya. Masih gak ngerti? Mending kesana langsung tanya bagian informasi. Jangan takut juga untuk bertanya karena bahasa gak beli kaan yaaa….
Okay, semoga bermanfaat yaa Mom, Dad!
BN Alias Balik Nama Motor Di Bandung Pertama Kali | Denda Pajak Motor 2019 Hai, Mom, Dad! Apa kabarnya nih? Lagi-lagi Emma dah jarang banget nulis. Tapi mungkin kedepannya Emma bakal sering banyak ngebahas deh berbagai kegiatan yang beneran kerasa banget bagi Pasutri Baru!