From the Series ‘Human Error’ by Victoria Siemer
You can find more images of Victoria Siemer’s ‘Human Error’ series here.
Follow WE AND THE COLOR on: Facebook I Twitter I Google+ I Pinterest I Flipboard I Instagram
Make a choice
The Stonewall Inn
Cosimo Galluzzi

@theartofmadeline
occasionally subtle
Game of Thrones Daily
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

Product Placement
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

shark vs the universe

No title available

tannertan36
No title available
tumblr dot com
KIROKAZE
Fai_Ryy

PR's Tumblrdome
he wasn't even looking at me and he found me
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
The Bowery Presents
Not today Justin
seen from Colombia
seen from Vietnam

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Indonesia

seen from Germany

seen from Bangladesh
seen from Bangladesh
seen from Colombia
seen from United States
seen from Nepal

seen from Netherlands
seen from Türkiye

seen from Hungary
seen from Italy
@faizrhman-blog
From the Series ‘Human Error’ by Victoria Siemer
You can find more images of Victoria Siemer’s ‘Human Error’ series here.
Follow WE AND THE COLOR on: Facebook I Twitter I Google+ I Pinterest I Flipboard I Instagram
Make a choice
........
past won’t change, that’s what makes me wanna cry when i remember it.
saya bukan pria melankolis, dan bukan saya yang mengalaminya, tetapi mengapa setiap keinget selalu pengen nangis, Ya Allah.
some things are better left unsaid.
Now and Then
Kita sebagai manusia pasti memiliki tujuan dalam hidupnya. Untuk dapat sampai ke tujuan tersebut, banyak fase yang harus dilalui. Terkadang, dalam menjalani fase-fase kehidupan tersebut banyak rintangan yang harus dilewati untuk dapat melangkah ke fase berikutnya. .... Ketika kita terlalu jauh melihat kedepan, terkadang kita lupa, bahwa sejatinya saat ini di tempat kita sedang berdiri ada hal-hal yang harus kita perjuangkan, ada rintangan-rintangan yang harus dilewati. Diri kita sendiri pun harus dapat berubah, agar dapat terus berjalan dan melangkaj ke fase-fase kehidupan selanjutnya. .... "Aku tidak peduli masa lalu kalian, aku tidak peduli apa yang kalian impikan. Sekarang, bergeraklah! Berbenahlah! Karena tanpa berbenah, kalian akan terjebak pada masa lalu kalian. Tanpa bergerak, kalian tidak akan dapat mengejar impian kalian." - Anonim
7
Sang Waktu tak akan pernah berhenti bergerak. Setiap hari, jam, menit, dan detiknya tak pernah berhenti memberikan pelajaran, peringatan, dan kejutan. Kembali lagi aku melanjutkan hitunganku, dari 6 menjadi 7. Melanjutkan hitungan bisa jadi hal yang sulit, bisa jadi hal yang mudah. Banyak orang yang gagal melanjutkan hitungannya, menyerah untuk melanjutkan hitungannya. Namun ada pula yang dengan lancar melanjutkan hitungannya. Dari 6 menjadi 7, rupanya aku menyadari sesuatu. Masing-masing dari kita telah berubah. Berubah disini dalam arti yang baik. Sepertinya kita mulai bisa belajar dari pengalaman, mulai benar-benar berbenah untuk satu sama lain. Meskipun hanya kelihatannya, tapi aku berharap itulah yang terjadi. Meskipun masing-masing dari kita telah berubah (dalam arti yang baik), namun rasa ini tidak pernah berubah semenjak awal kita mulai menghitung angka-angka ini, bahkan sejak sebelumnya. Dan semoga kita adalah orang-orang yang mampu bertahan dan dimudahkan untuk melanjutkan hitungan-hitungan berikutnya.
Kesamaan terkadang bisa menjadi suatu hal yang baik atau menjadi suatu hal yang buruk. Seperti dua buah kutub magnet yang sejenis ataupun dua buah bilangan sejenis yang dikalikan. ..... Apakah kita akan saling menjauh seperti dua buah kutub magnet yang sama, atau saling menguatkan seperti dua buah bilangan sejenis yang dikalikan?
Edisi KKN
R: jadinya KKN dimana?
F: di Belakang Padang, Batam.
R: walah, jadinya di Batam to?
F: iyaa, lha kamu jadinya dimana?
R: di jawa kok pokoknya. Aslinya pengen di luar jawa sih tapi nggak dibolehin orang tua -.-"
F: baryaaaw
R: iya iz, mau jawa apa luar jawa yang penting sama2 mengabdi kan hehe
F: siiip bener banget :)) *padahal ya mau main juga* wkwk
"Mau jawa apa luar jawa yang penting sama2 mengabdi....."
Bismillah KKN Belakang Padang! \m/
6
Detik demi detik terus berjalan dan tak mungkin berhenti. Perjalanan menuju angka ini bukanlah perjalanan yang mulus dan lancar-lancar saja. Banyak rintangan yang silih berganti muncul dan menghadang, bahkan hampir menghentikan perjalanan menuju ke angka ini. Bila diibaratkan kuliah, telah usai sudah 1 semester perkuliahan, dan di akhir perkuliahan tentu ada evaluasi kuliah selama 1 semester berupa ujian dan hasilnya berupa indeks prestasi (IP). Evaluasi semester 1 ini jika diibaratkan IP, mungkin hanya mencapai 3,00 , sudah aman, baik, tp belum mencapai cumlaude. Masih banyak berbenah dan belajar lagi untuk dapat menghasilkan IP yang baik dan bisa cumlaude. Memang benar, banyak yang harus dibenahi untuk semester-semester depan. Jangan sampai kesalahan-kesalahan yang telah terjadi selama 1 semester ini terulang lagi. Kembali kita ibaratkan seperti kuliah, jika ingin lulus cumlaude maka kita harus banyak berbenah dan belajar dari kesalahan-kesalahan yang telah terjadi untuk kemudian kita perbaiki hingga dapat meraih hasil yang kita inginkan. Ketika kita telah menetapkan sebuah tujuan besar dalam hidup kita, yang perlu kita lakukan bukanlah menyesali ataupun mengutuk apa yang telah terjadi. Boleh kita sesekali melihat kebelakang untuk introspeksi diri, tapi tetap fokus ke depan, fokus meraih tujuan yang ingin dicapai. Untuk meraih tujuan yang besar tersebut tentu tidak bisa sendiri, harus bersama-sama. Jika salah satu menyerah, tujuan besar itu mungkin saja tidak akan pernah bisa kita raih. Aku yakin kita bisa meraih tujuan itu, kamu? Yogyakarta, 16 Desember 2014.
Persimpangan
Terkadang, meskipun kita sudah mengetahui apa tujuan dari perjalanan kita, meskipun sudah mengetahui jalan mana yang akan kita lewati untuk dapat sampai ke tujuan tersebut, selalu saja ada halangan maupun rintangan yang harus dilewati, ada jalan-jalan lain yang harus dipilih, bahkan bisa jadi kita harus berbalik arah kembali ke titik permulaan.
Hanya dengan "kendaraan" yang seadanya, sudah berani kau memilih tujuan yang tempatnya jauh dan berat untuk dilewati? Tidak masalah, pasti bisa kalau sudah niat.
Dengan "Kendaraan" itu ia mulai melaju, bergerak menuju tempat tujuannya. Setelah melewati jalan pertama, kedua, ketiga, dan segala rintangannya, ia mengakselerasikan "kendaraan" tersebut, makin kencang dan makin yakin dengan jalan yang ia pilih.
...........................
Jalannya ternyata sangat mulus, tidak seperti yang ia pikirkan pertama kali, ia menambah kecepatan "kendaraan", namun tiba-tiba menuju jalan kesebelas ia memperlambat "kendaraan" itu dan kemudain berhenti. Ia tiba di persimpangan jalan, dimana ada dua pilihan. Pertama, jalan menuju tempat tujuannya, sangat berbahaya, dengan resiko kematian yang sangat tinggi. Kedua, jalan berputar, menuju titik permulaan, jalanan yang sangat indah dan sangat aman.
"Mana yang harus saya pilih? ternyata niat saja tidak cukup ya."
"Kamu percaya bahwa kamu bisa melewatinya?"
"Aku tidak tahu. Aku bingung. Aku takut."
"Bukankah kau sudah pernah melewati jalanan yang berbahaya seperti itu dan kamu bisa melewatinya?"
"Iya. Namun untuk yang sekarang beda."
"Jadi kau ingin lanjut atau kembali ke titik permulaan?"
"Aku tidak tahu."
Entahlah
Entahlah... apa ini namanya. Orang bilang ini namanya "ragu-ragu". Entahlah... "ragu-ragu" ini bagaikan hantu, yang kadang2 bisa muncul disaat yang seharusnya hal tersebut tidak mungkin muncul. Entahlah... terkadang kita terlalu dibutakan oleh dunia nyata, dan melupakan ada dunia lain yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Entahlah... hal kecil pun dapat menjadi besar ketika tidak ada alasan yang dapat menahannya tetap kecil. Entahlah... timing tidak pernah selalu tepat untuk hal-hal yang seperti ini. Entahlah... aku lelah.
5
Detik demi detik terus berlalu, tak mungkin berhenti dan tak akan bisa diulang kembali.
Yang terjadi biarlah terjadi, karena semua yang terjadi selalu ada hikmah dibaliknya. Selalu ada pelajaran yang bisa kita ambil dari setiap hal yang telah kita lalui.
Maka teruslah berjalan, menatap kedepan. Boleh sekali-sekali melihat ke belakang, untuk koreksi diri, introspeksi diri, memperbaiki diri, memantaskan diri.
Kita punya mimpi yang sama, yang tidak mungkin bisa kita raih tanpa saling berbenah diri, saling memperbaiki diri, saling memantaskan diri untuk satu sama lain.
Aku masih percaya, bahwa apa yang kita impikan akan bisa kita capai.
Semarang, 16 November 2014.
Sadness
I’m just tired; I just want the world to be quiet for a bit.
Matty Healy (via hajniil)
Turn every fall into a rise, by refusing to be conquered. Refuse to let despair win. Let nothing own you but God. That’s where hope never dies.
Yasmin Mogahed (via islamic-art-and-quotes)
Random
Tiba-tiba keinget percakapan beberapa minggu yang lalu yang kira2 obrolannya seperti ini....
*ceritanya lagi curhat*
Fa: ketoke aku bentar lg masuk fase edan.
Fi: turu wae. kalo malem gabisa berpikir jernih.
Fa: yo kowe ngerti to aku overthinker. aku merasa akhir2 ini ketika aku bangun tu aku lbh "edan"
Fi: ya gapapa sih dipikirin, tp yo jgn njuk jadi edan ._.
Fa: entah knp aku jd kyk gini, susah bgt ngilanginnya.
Fi: yowes sabar yo...
*dan kemudian yg curhat ganti*
Fa: sabar fir sabar, semua ada hikmahnya.. *sok bijak mode on, padahal td wes arep edan*
Fi: wakakakak wes tak hibur ki, di atas penderitaanku tapi :")
Fa: nuwun yo fir, kowe cen luar biasa og wkwkwk
Setelah mendengarkan ceritanya, aku pun tersadar. Setiap orang punya masalahnya masing-masing. Kadang ketika kita berpikir masalah kita adalah masalah yang berat, jangan lupa bahwa ada juga orang lain yang punya masalah, bahkan bisa saja lebih berat daripada masalah kita.