Hidup tidak selalunya indah Langit tak selalu cerah
Hijjaz

blake kathryn

Kaledo Art
Stranger Things
Jules of Nature

roma★
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
trying on a metaphor
Sweet Seals For You, Always
Cosimo Galluzzi

No title available
Xuebing Du
AnasAbdin
tumblr dot com

PR's Tumblrdome
Game of Thrones Daily
Not today Justin

pixel skylines
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

titsay
Show & Tell

seen from United States

seen from Singapore
seen from United Kingdom
seen from Kenya
seen from Bulgaria

seen from Nepal
seen from Türkiye
seen from Romania
seen from Japan
seen from United Kingdom

seen from Australia

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States

seen from Italy
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States
@fii-sabilillaah
Hidup tidak selalunya indah Langit tak selalu cerah
Hijjaz
http://weheartit.com/entry/93199461
Repost from @alhikmahjkt
AMALAN YANG SERING TERLUPAKAN👍👍 Waktu antara adzan dan iqomah adalah waktu yang barokah (penuh kebaikan) yang sudah sepantasnya seorang muslim menyibukkan diri untuk banyak berdo’a saat itu.
Kebanyakan manusia malah meninggalkan do’a antara adzan dan iqomah. Mereka menyibukkan diri dengan tilawah Al Qur’an. Tidak ragu lagi bahwa membaca Al Qur’an adalah amalan yang mulia. Akan tetapi tilawah Al Qur’an bisa dilakukan di waktu lain. Menyibukkan diri dengan berdo’a dan berdzikir, itu lebih afdhol (lebih utama). Karena do’a yang dituntunkan pada waktu tertentu tentu lebih utama dari do’a yang dipanjatkan di tempat lain.
Setelah Skills Lab tadi pagi, ada sebuah ilmu baru yang sepertinya menarik; Ternyata berdasarkan Data Statistik yang didapatkan oleh seorang dokter, wanita yang memiliki anak kurang dari 3 (sebutlah 2) memiliki risiko lebih besar terserang kanker payudara dibandingkan dengan wanita yang memiliki banyak anak. So? masih mau berpacu dengan slogan "2 Anak Lebih Baik?"
Ukhti Maulida Narulita
(Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS, Hafal 30 Juz Al-Quraan sejak Kelas 11 SMA)
SHARE dari grup keluarga :)
Kisah ini disampaikan oleh seorang guru Qur`an Doktorah Raawiyah… Sebelum mengakhiri pelajaran seperti biasa beliau selalu menyelipkan beberapa nasihat,tapi kali ini nasihatnya adalah kisah nyata yang terjadi di Riyadh.
"Yaa Akhwaat apa telah sampai berita kepada kalian tentang penculikan seorang gadis Mutawasithah (SMP) sepekan lalu?"
"Tdak ada satu pun dari kami mengetahui berita tersebut"
"Baiklah yaa Akhwaat, akan kuceritakankepada kalian bagaimana itu terjadi
Pada siang hari ba’da Zhuhur si gadis pulang sekolah, karena jarak sekolah dan rumahnya dekat, seperti biasa dia memilih untuk berjalan kaki. Ternyata kebiasaannya pulang sekolah dengan berjalan kaki ini sudah lama diketahui oleh seorang pemuda. Maka terbersitlah dalam pikirannya untuk menculik gadis tersebut.., dan berhasil!
Tak seorang pun yang melihatnya ketika menyekap si gadis dan memasukkannya ke “Syanthoh Sayyarah” (Bagasi Mobil) kemudian menguncinya.
Sang pemuda membawa gadis malang itu ke daerah Tsumamah.
Bisa dipastikan hanya orang kesasar atau tidak punya pekerjaan yang ada disana di waktu siang. Hanya Allaah yang tau apa yang hendak diperbuat pemuda tersebut terhadap si gadis.
Turunlah si pemuda dengan kunci di tangannya, ingin cepat-cepat melihat “hasil tangkapannya”
Dengan gembira dimasukkannya kunci dan diputarnya, tapi.., bagasi tidak bisa terbuka! Dicobanya terus dan terus….. Tapi percuma, adzan ashar sudah berkumandang…
Sang pemuda sudah mulai dihinggapi rasa takut dan “heran” yang sangat Bisa-bisa si gadis mati karena tidak menghirup udara, maka dicobanya lagi dan lagi…
Sang pemuda sudah putus harapan, bagasi tetap terkunci rapat. Sementara malam sudah menjelang…
Dengan perasaan takut dan pasrah, sang pemuda memacu mobilnya ke bengkel terdekat, berharap disana ada jalan untuk membuka bagasi mobilnya dan menyelamatkan nyawa si gadis
Di bengkel hal yang sama terjadi. Semua cara sudah dilakukan oleh pekerjanya… Terakhir sang pemuda memanggil polisi dan melaporkan hal tersebut. Sekarang yang ada dalam pikirannya hanya bagaimana supaya gadis itu bisa diselamatkan…
Oleh polisi diputuskan supaya bagasi dilubangi dengan di las, tapi ajaib las pun tidak mampu melubangi bagasi… Maka semua sepakat memanggil seorang Mutawwa’(Syaikh)
Oleh Syaikh bagasi dibacakan ayat-ayat ruqyah kemudian dibuka dengan kunci… Ajaib, sekali putar bagasi langsung terbuka…
Dan didapati si gadis dalam keadaan selamat dan tidak terjadi apapun atas dirinya…
Subhanallaah, tercenganglah semua orang dibuatnya… Maka Syaikh bertanya kepadanya : 'Wahai bintu (anak perempuan)… ceritakanlah kepada kami apa yang telah engkau lakukan sampai Allah menjagamu dengan penjagaan seperti ini?' Jawabnya singkat: "Sesungguhnya aku tidak pernah meninggalkan Dzikir Pagi dan Petang"
by me
Seseorang mengajarkanku bahwa, tak selamanya hari diawali dengan cerah mentari tapi selalu hari diawali dengan doa dan harapan yang lebih hangat dari mentari
Buku-buku merah ❤️ (at Tarbiyatul Quran Balikpapan)
:''') <3
مَكة ، وللشوق بِقلبي لَوعَة„
Umi Irma pernah bilang kayak gini
Kerna ibubapa itu lebih berhak menjadi yang pertama dalam setiap doa kita <3
He touched everyone’s heart😌
Dzikir itu bukan segalanya, tapi segalanya kan hampa tanpa dzikir
Al-Ustadz Arifin Ilham
Jika Allah sanggup mengatur matahari tetap pada tempatnya, juga planet-planet pada lintasannya, mengatur jarak langit dan bumi, mengatur jarak antar gemintang sekian kilometer jauhnya. Maka mudah bagi Allah mengatur jodoh yang bisa jadi hanya berjarak ratusan meter dari kita.
Fanspage OSD (via laninalathifa)
Kepada Allaah, kita semua tertuju~
<3 :''