Kalau nanti waktunya sudah tiba,
Nanti, ketika langit memanggilku, aku harap kamu dan jajaran orang terkasihku tetap tersenyum di hadapan rumah terakhirku. Untuk ibu, gak papa kalau aku mendahuluimu, karena aku gak akan pernah sanggup jika kau yang lebih dulu, jadi hiduplah untuk nyawa kakak dan ayah, ya. Untuk sahabatku, tolong beri senyum terakhir kalian di hadapanku, tetaplah menjadi orang hebat walau pelukku gak akan bisa menjangkau kalian. Dan untuk kamu, tetap hidup sebagaimana mestinya ya. Temukan sosok indah lainnya, gambar lukisan barumu. Tapi, tolong duduk sedikit lebih lama dibanding lainnya, ya? Izinkan aku mendengar ceritamu lebih panjang kali ini.















