Sebelum ada alam semesta. Tuhan menciptakan Arsy untuk Tuhan bersemayam di atas kursinya. Tuhan lalu menciptakan malaikat-malaikat untuk mengurusi hal-hal
terkait alam semesta. Malaikat pertama bernama Israfil.
13,5 milyar tahun yang lalu, Tuhan menciptakan alam semesta.
4,5 miliar tahun yang lalu, Tuhan menciptakan planet Bumi juga isinya.
230 juta tahun lalu Tuhan menciptakan Dinosaurus, sampai kekuasaan mereka berakhir 65 juta tahun lalu karena punah akibat perubahan iklim ekstrem akibat Bumi ditabrak meteor atau komet.
10.000 s.d 800.000 tahun yang lalu Tuhan menciptakan manusia purba.
69.000 s.d 77.000 tahun lalu terjadi letusan super vulkanik Gunung Toba di Sumatera Utara Indonesia, yang menyebabkan musim dingin vulkanik di seluruh Bumi selama 6 tahun yang mengakibatkan penyusutan evolusi manusia purba dan perubahan topografi di Bumi.
7.597 tahun yang lalu kemudian di tempat bernama surga, Tuhan menciptakan manusia laki-laki, bernama Adam. Malaikat dan Iblis bertanya kepada Tuhan apakah Tuhan yakin manusia jenis baru ini tidak merusak seperti manusia (purba) sebelumnya.
130 tahun kemudian Tuhan menciptakan manusia perempuan bernama Hawa saat Adam tertidur dari tulang rusuk kirinya.
Beberapa saat setelah itu, sebuah kesalahan yang sudah tertulis dan tidak terelakkan penyebab kita semua ada disini, Adam dan Hawa terbujuk Iblis memakan buah Quldi atau buah Apel Terlarang karena tergoda untuk mendapatkan pengetahuan selayaknya Pencipta.
Tuhan murka dan mengusir Adam, Hawa juga Iblis.
Menurut kisah Adam diturunkan di (Sri Lanka) di puncak bukit Sri Pada dan Hawa diturunkan di Arabia. Mereka akhirnya bertemu kembali di Jabal Rahmah di dekat Mekkah setelah 40 hari berpisah. Setelah bersatu kembali, konon Adam dan Hawa menetap di Sri Lanka.
Adam dan Hawa lalu berkembang biak, menebarkan kebaikan juga kejahatan. Adam, yang emmiliki tinggi 27 meter, akhirnya meninggal di umur 930 tahun.
130 tahun setelah kematian Adam, Tuhan menciptakan Nuh, lalu pada umur 480 tahun Nuh mendapat mandat menjadi Rasul, untuk mengakhiri kejahatan di bumi melalui bahtera dan banjirnya. Kurang lebih selama 100 tahun, Nuh membangun Bahtera. Lalu saat Nuh berumur 600 tahun banjir melanda Bumi. Nuh meninggal pada umur 950 tahun.
158 tahun setelah Nuh meninggal, lahirlah Ibrahim yang merupakan keturunan Sam (anak Nuh).
Ibrahim sang Bapak dari agama Samawi. Dari anaknya dari istri yang berbeda, timbul berbagai macam-macam agama. Ismail yang membantu Ibrhim membangun Ka’bah, lalu ditutup oleh satusatunya keturunannya yang menjadi Nabi, Sang Penutup Muhammad. Sedang dari Ishak sendiri ada 14 keturunannya yang diangkat menjadi Nabi oleh Tuhan, termasuk Musa dan Isa.
Ibrahim meninggal pada umur 175 tahun.
458 tahun setelah kematian Ibrahim, lahir Musa yang memimpin Israel dengan Tauratnya, setelah pada umur 40 tahun meninggalkan Mesir. Kelak umat Musa menjadi umat Yahudi. Musa meninggal pada umur 120 tahun.
Pada ada tahun 1 Masehi, lahirlah Isa. Kalendar di dunia ini dimulai dari angka nol, tahun-tahun sebelumnya disebut Sebelum Masehi (SM) atau Before Christ (BC). Isa dengan Injil memimpin Bani Israel di Palestina. Pada umur 29 tahun Isa menerima wahyu. Pada umur 33 tahun Isa meninggal disalib. Selanjutnya, kita semua tahu ada perbedaan keyakinan dalam menyikapi penyaliban Isa.
534 tahun setelah penyaliban Isa, di kota yang terdapat bangunan yang dibangun oleh Ibrahim dan Ismail, kota Mekkah, tanggal 20 April 570, lahir Muhammad untuk memimpin Jazirah Arab. Muhammad merupakan keturunan dari Ismail, Ibrahim, Sam, Nuh dan tentu saja sang nomor satu Adam.
Michael H. Hart dalam bukunya The 100 menilai Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Menurut Hart, Muhammad adalah satu-satunya orang yang berhasil meraih keberhasilan luar biasa baik dalam hal spiritual maupun kemasyarakatan. Hart mencatat bahwa Muhammad mampu mengelola bangsa yang awalnya egoistis, barbar, terbelakang, dan terpecah-belah oleh sentimen kesukuan menjadi bangsa yang maju dalam bidang ekonomi, kebudayaan, dan kemiliteran bahkan sanggup mengalahkan pasukan Romawi yang saat itu merupakan kekuatan militer terdepan di dunia.
Perkembangan peradaban manusia semakin berkembang dengan ekspansi Eropa ke seluruh dunia sampai ditemukannya Amerika. Sampai industri di Eropa berkembang. Sampai terjadi perang dunia di medio awal 1900. Manusia pun semakin maju di abad terakhir ini dengan teknologinya. 100 tahun terakhir ini adalah masa paling pesat untuk kualitas otak manusia. Walaupun dari segi fisik jauh menurun dari 27 meter tinggi Adam dan umur 950 tahun Nuh.
Menarik bahwa di umur Bumi 4,5 Milyar tahun, peradaban manusia versi Adam ternyata baru berumur 7.000 tahun.
Menarik juga di kitab Al-Quran Surat Tha Ha ayat 104, Tuhan bersabda bahwa kehidupan (alam semesta) ini hanya berlangsung 1 hari saja.
Pada Surat Al-Ma’arij ayat 4 tertulis bahwa malaikat membutuhkan sehari untuk naik ke langit menghadap Tuhan yang setaa dengan 50.000 tahun waktu versi malaikat.
Pada surat Al-Hajj ayat 47 tertulis bahwa sehari versi langit (malaikat) adalah 1.000 tahun versi manusia.
Jadi 1 hari versi Tuhan bagi kita adalah 365 hari x 50.000 tahun x 1.000 tahun, yaitu 18,2 Milyar tahun.
Alam semesta ini hanya akan berumur sampai umur 18,2 Milyar tahun saja, lalu meledak. Beberapa Ilmuwan dan pihak NASA juga sependapat dari sisi science, umur alam semesta ini adalah 18 Milyar.
Per hari ini umur alam semesta kita adalah 13,5 Milyar tahun. Saya rasa umat manusia masih bisa hidup lebih lama lagi. Tentu saja atas seizin Tuhan Yang Maha Kuasa.
Selamat hidup, menikmati dan merayakannya bagi umat manusia :)
PS : tulisan ini dibuat menggunakan akal dangkal manusia, mencoba mengerti sejarah manusia dan rahasia hidup. Mohon maaf jika kurang berkenan, terdapat salah dalam angka, penafsiran dan kalimat.