Semua Tentang hidup kita!
Pertanyaan penting yang patut untuk dibahas lebih lanjut. Kamu bisa menjawabnya dengan menyebutkan nama lengkapmu sebagai jawabannya. Lalu pertanyaan selanjutnya yaitu,
Ke mana tujuan hidup kamu?
Bukan, ini bukan dagelan, mari kita jawab dengan lebih serius lagi. “Ke mana tujuan hidup kamu?” adalah pertanyaan yang membuat kita berpikir, untuk apa kita hidup dan arah mana yang akan kita tuju?
Ada alasan tentang apa yang telah terjadi di dunia ini. begitu juga alasan mengapa kita terlahir di dunia ini. Jawaban dari pertanyaan tersebut dapat kita ketahui ketika kita bisa melihat masa depan. Lalu apakah kita sekarang hanya bisa menunggu mesin waktu Doraemon itu benar-benar ada hanya untuk melihat masa depan kita?
“The future is always changing.” –‘Push’ Movie.
Sebagai manusia, kita memiliki cara berpikir yang berbeda-beda, dan perbedaan itulah yang membuat dunia ini lebih berwarna, dinamis, dan tidak statis. Dan menurutku, kita menghabiskan banyak waktu sia-sia jika kita hanya berpikir dan bertanya-tanya bagaimana masa depan kita. Masa depan kita ditentukan dari sekarang, kita memilih sendiri masa depan yang kita inginkan, masa depan dapat dipilih, dan masa depan selalu berubah tergantung dari jalan apa yang kita pilih di masa kini.
“We always have a choice”. –‘Spiderman’ Movie.
Kita selalu mempunyai pilihan. Pilihan yang kita pilih itulah yang menentukan masa depan kita. Bahkan tanpa disadari, 'tidak memilih' itupun nyatanya adalah sebuah pilihan yang telah/akan kita ambil. pilihan akan selalu ada. Pilihlah dengan benar jalan yang kita inginkan. Pertanyaannya sekarang,
“Apakah kalau selalu memilih pilihan yang ‘benar’, hidup dijamin akan baik dan sejahtera?”
Sayangnya itu tidak mungkin, kita tidak tahu sesuatu itu benar atau salah sebelum memilihnya bukan? Kita memilih sesuatu bukan karena itu ‘benar’ tapi karena kita ingin memilihnya. Gagalpun tidak masalah kan? Selama itu pilihan yang kita putuskan sendiri.
“Rugi sekali jika kita meyia-nyiakan waktu dalam kebimbangan, bukan? Karena manusia tidak bisa menghentikan jalannya waktu.” –C.M.B comics vol. 10
Jika kita telah meyakini apa yang kita pilih dan telah merenungkan jalan yang kita ambil, segera tegaslah untuk berbuat baik, isilah jalan yang kita pilih itu dengan kebaikan.
“Bagaimana mungkin engkau dapat meraih kebaikan jika jalan-jalan yang kau gunakan untuk meraihnya tidaklah baik.” –Kahlil Gibran.
“Jalan-jalan kebaikan adalah jalan Tuhan, sehingga orang-orang yang berjalan di jalan kebaikan sebetulnya berjalan bersama Tuhan. Maka serahkanlah diri anda untuk berjalan dalam kebaikan, lalu perhatikan apa yang terjadi.
TAK ADA BERBOHONG DEMI KEBAIKAN. Mereka yang telah berdusta itu mengatasnamakan kebaikan untuk melakukan perbuatan mungkar. Lalu jika memang menurutmu ada DUSTA PUTIH, apakah engkau juga beranggapan bahwa Tuhan Pun melakukan dusta kepadamu dengan mengatasnamakan kebaikan?” –Mario Teguh.
Jadi janganlah malu atas piilihan yang akan atau telah kamu buat, tegas dan jujurlah pertama untuk dirimu sendiri dan orang yang berada di sekitarmu yang memperhatikanmu dan mendukungmu. Banggalah dengan jalan hidup yang telah kamu pilih. Jika kamu tidak bisa meyakinkan mereka sekarang dengan apa yang telah kamu pilih, itu tidak apa-apa, teruslah berbuat baik dan jangan buktikan apa-apa kepada mereka yang ragu akan pilihan kamu. Buktikanlah kepada diri kamu sendiri bahwa kamu yakin dan tegas akan pilihan kamu. Jika memang niat kita baik, apa Allah akan rela membiarkan kamu berjalan sendirian? Teruslah berdoa dan berusaha. Perhatikan tanda-tanda bahwa pilihan kamu itu tidak baik dan fokuskan diri kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi, karena pada akhirnya kamu akan dibimbing oleh Tuhan untuk memilih pilihan yang sesuai dengan kebaikan dan kepantasan kamu.
Seberapa baikpun diri kita akan selalu ada orang yang berkomentar buruk tentang kita. Abaikan. Mereka hanya kerikil sandungan dalam hidup kita. Hanya anak kecil yang baru bisa belajar berjalan yang bisa tersandung oleh kerikil kecil di hadapannya bukan? Dan jika kita merasakan cobaan dan ujian yang kita alami begitu sulit dan begitu susah, maka berbahagialah, itu berarti Allah menganggap kita orang besar. Karena dengan masalah besar, Allah percaya akan kemampuan kita menyelesaikan masalah tersebut dan akan menaikkan diri kita ke tempat yang lebih mulia. Ingat bahwa Allah tahu batasan hambanya, Ia tidak akan pernah memberikan cobaan melebihi batas kemampuan hamba-Nya, dan selalu ada kemudahan dalam setiap kesulitan seperti dalam firman-Nya. Kita hanya harus percaya dan ikhlas menjalaninya.
Bagaimana caranya supaya ikhlas?
There is no way to ikhlas, ikhlas is the way.
Jangan pernah menanyakan bagaimana caranya supaya kita bisa ikhlas. Ikhlas itu bukanlah sebuah tujuan, ikhlas adalah cara itu sendiri untuk mencapai sebuah tujuan. Ikhlas adalah pengejawantahan dari sebuah iman kepada Tuhan setelah berusaha sebaik-baiknya dan berserah diri. Mengapa ikhlas itu sulit? Karena ikhlas adalah jalan kebaikan, jalan kebaikan adalah jalan Tuhan, dan jalan Tuhan adalah jalan yang suci, bukan? Sebelum kita bisa benar-benar memasuki jalan tersebut maka kita akan memasuki fase ketidaknyamanan yang berarti semua karakter, ego dan kebiasaan buruk kita sedang disucikan untuk dipantaskan berjalan di jalan kebaikan. Kita galau itu berarti karena kita hanya memikirkan kemungkinan buruk yang akan terjadi daripada kemungkinan yang baik. Maka dari itu marilah kita sama-sama belajar ikhlas.
See, yang barusan kalian baca hanyalah quotes dari film ataupun buku/komik yang telah saya baca. Kita dapat belajar apapun dari hal sekitar kita tanpa harus kita mengalami kejadian tersebut. Kita bisa tahu bahwa sup ayam lebih enak daripada tahi ayam, mengapa? Apakah kalian pernah mencoba tahi ayam dan membandingkan rasa dari keduanya? Kalau aku sih tidak akan pernah melakukannya ya. Tapi banyak juga orang yang belajar rasa pahit dengan harus mengalami sendiri rasa pahit itu seperti apa. Dan kita tidak bisa menghakimi orang itu seperti apapun karena sekali lagi setiap orang mempunyai jalan pikir yang berbeda-beda. Ini semua tentang bagaimana kita mengerti diri kita sendiri, seberapa jauh kita mengenal diri kita dan apa yang kita inginkan dalam hidup kita, bukan hidup berdasarkan keinginan orang lain.