Laki - Laki Hebat
Dia laki - laki yang kuanggap hebat selain ayahku. Dia yang belum ada setahun kukenal hingga saat ini. Namun, dia mau menafkahiku, membahagiakanku. Aku tahu, dia lelah setiap pulang bekerja. Tetapi selalu berusaha tersenyum dan memelukku. Sungguh, aku bahagia saat melihat wajah ramahnya tiba di depan rumah. Aku khawatir jika dia belum juga tiba di rumah. Aku selalu menunggu kabar darinya. Kau Hebat, mampu membuat pikiranku tak lepas darimu :) Setiap botol sabun cair hampir habis, aku selalu menemukannya tiba - tiba sudah terisi penuh kembali. Ketika kotak sampah terisi penuh, aku juga selalu menemukannya telah kosong. Ketika pekerjaan rumah menumpuk, kau tidak segan - segan membantuku. Kau hebat, mampu membuatku terharu :) Wahai suamiku, tahukah Kau mengapa aku memilihmu? Aku ingat sekali saat proses ta'aruf, kamu izin terlambat. Terlambat karena harus mengantarkan ibumu ke Klinik bekam. Aku yakin, jika seorang laki - laki memuliakan ibunya, insya Allah akhlaknya juga akan baik kepada istrinya. Ketika ku tahu Kau sangat menjaga Sholat berjamaah di awal waktu, tidak ada keraguan lagi yang tersisa. Kau hebat, Terima kasih ya Allah atas anugerahMu yang terindah ini. Semoga kelak kami dan buah hati kami nantinya, dapat berkumpul bersama di JannahMu ya Robb. Aamiin.














