Hari Kehutanan Internasional
Tentu saja kita akan selalu ingat dengan hari-hari yang diperingati atau dikaitkan dengan suatu hal, tanpa terkecuali yaitu hari kehutanan internasional. Tanggal 21 Maret ditetapkan sebagai Hari Hutan Internasional ( International Day of Forest) berdasarkan resolusi PBB 67/200 pada Desember 2012. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya keberadaan semua jenis hutan dan pohon diluar hutan. PBB mendorong negara-negara anggota memperingatinya dengan melakukan kegiatan yang mengangkat isu hutan dan . Fokus utama kampanye Hari Hutan se-Dunia yaitu menjaga keberadaan hutan di dunia yang dilakukan dengan melindungi hutan, memanfaatkan hasil hutan, dan menjadikan hutan sebagai tempat rekreasi alam untuk kesejahteraan manusia. Hutan dibagi menjadi tiga yaitu Hutan Lindung, Hutan Konservasi dan Hutan produksi. Dibagi tiga dikarenakan memiliki fungsi masing-masing dari setiap hutannya.
Setiap Tahunnya Jutaan Hektare Hutan mengalami kerusakan, dengan demikian terjadilah bencana alam, oh mungkin lebih tepatnya bencana alam akibat manusia itu sendiri. Kenapa? Karena mayoritas kegiatan manusia sangat banyak berkontribusi dalam kerusakan hutan. Eksploitasi berlebih akan segala sesuatu sumber daya alam dapat berakibat buruk bagi alam itu sendiri, karena manusia merupakan bagian dari alam, pasti akan berakibat buruk juga untuk manusia.
Padahal menurut saya, apabila pengetahuan tentang hutan dibekali dengan cukup akan mengurangi resiko kerusakan hutan, juga apabila kondisi perekonomian masyarakat yang miskin terangkat taraf hidupnya, sangat minimal kemungkinan masyarakat merambah hutan. Karena dengan hasil hutan itulah beberapa kalangan masyarakat dapat bertahan hidup, baik dari kalangan atas sampai kalangan bawah.
Penyebab bencana dewasa ini adalah akibat dari kerusakan hutan salah satunya, tata kelola kota yang buruk, pola hidup konsumtif, dan pola hidup yang tidak bijak merupakan penyebab selanjutnya. Alam itu asli, asri, maka dari itu tak ada kompromi saat kondisi dari elemen elemen kehidupan beraktifitas sesuai dengan sifat kealamiah alamannya, saat air mengalir dari tempat tinggi atau pegunungan ke tempat yang lebih rendah atau permukiman, maka air akan menempati setiap tempat yang bisa ia lalui sesuai sifatnya, begitupun elemen lainnya.
Dengan demikian, seberapa pentingkah menjaga kelestarian hutan? Mari kita lestarikan Hutan dengan mengkampanyekan bahwa hutan adalah bagian penting dari alam, dan kita adalah bagian dari alam juga, dengan demikian haruas ada sinergis untuk saling menjaga. Gelas Kedua. 2016. Hari Kehutanan Internasional
Referensi:
http://fwi.or.id/wp-content/uploads/2015/03/intip_hutan_HR.pdf
https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Hutan_Sedunia
https://m.tempo.co/read/news/2014/05/14/173577714/dalam-satu-tahun-2-juta-hektar-hutan-dibabat












