men want what mark has 🍑
will byers stan first human second

blake kathryn
he wasn't even looking at me and he found me
styofa doing anything
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
One Nice Bug Per Day
Jules of Nature

ellievsbear

JBB: An Artblog!

No title available
Game of Thrones Daily
AnasAbdin

Kaledo Art

Kiana Khansmith
Claire Keane
occasionally subtle
todays bird
taylor price

Andulka
dirt enthusiast
seen from Palestinian Territories
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Germany
seen from United States

seen from Germany
seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Poland

seen from Russia

seen from Malaysia

seen from Egypt
seen from Germany

seen from Senegal
seen from Senegal
seen from Türkiye

seen from Romania
@hikongnamu
men want what mark has 🍑
literally no one:
my brain the whole time:
when ur friend finally got her long-awaiting bachelor’s degree
This boy got skills.
caffeine b l u s h
ah sa ae lu talenan ijo
Sudah kubilang, mereka semua brengsek. Mereka melakukan hal-hal yang membebanimu, mengatakan bahwa mereka melakukannya untukmu, namun berakhir menyalahkanmu ketika usahanya tidak berhasil. "Ini semua karena kamu," kata mereka nanti, "kalau bukan karena kamu, nggak akan sampai begini." Bukankah itu egois sekali? Melakukan semuanya demi kita, ha, tai. Mereka melakukannya karena ingin lepas dari rasa bersalah jika gagal. Bukan murni demi dirimu. Bangunlah dari mimpi. Mereka mungkin bahkan tidak pernah mengharapkan kehadiranmu.
"Semua laki-laki itu brengsek."
"Kecuali ayah dan kakak laki-lakimu?"
"Nggak. Mereka juga brengsek."
"Kamu beneran sedih?"
Gadis itu mendengus senyum. Pertanyaan seperti itu, retorikkah? Sarkastikkah?
"Sampai nangis?"
Dia tahu, orang di ujung sambungan telepon sana hampir sepenuhnya tidak percaya dengan apa yang barusan terucap. Gadis itu ingin bicara lebih panjang; kesedihannya, kehilangan yang dirasanya, hampa dalam rongga dadanya. Bahwa ada yang dia sembunyikan dalam nada riangnya sejak awal panggilan tersambung. "Entahlah." Dia menjawab tanpa memberi afirmasi maupun penyangkalan. "Mungkin aku tidak sesedih itu."
Kemudian hening. Gadis itu tenggelam dalam pikirannya sendiri. Kepalanya didongakkan, berusaha membendung tangis yang kala itu hampir pecah kembali. Suara dari teleponlah yang membuyarkan lamunan:
"aku juga pernah begitu," katanya. "Aku tahu kehilangan memang berat. Dulu aku pun..."
Aku begini. Aku begitu. Dulu aku merasakan ini. Dulu aku merasakan itu.
Sang gadis kembali tertawa lirih. Bukan ini yang ingin dia dengar. Bukan ini yang seharusnya dia dengar agar semangatnya kembali. Hei, siapa yang peduli kalau kau pernah seperti ini atau itu? Dia bercerita untuk melepaskan apa yang berkecamuk dalam pikirannya beberapa hari ke belakang. Bukan untuk mendengar seseorang menimpali kisahnya dengan kisah lain yang berpusat pada dirinya sendiri. Selalu seperti itu. Siklusnya selalu sama. Kemudian, pada akhirnya, sebuah pertanyaan dengan premis serupa akan terlontar:
"Aku baru tahu kamu suka dengannya."
...itu karena dia tidak pernah diperhatikan. Bukan begitu? Jika dia sedikit saja diperhatikan, semuanya kelihatan jelas. Tidak hanya sekali atau dua gadis itu bicara terang-terangan; dia suka, biarkan dia bertemu mereka. Namun pernyataannya selalu ditolak, kemudian dilupakan.
"Nggak apa-apa. Sekarang aku sudah baik-baik saja," terang gadis itu. "Nggak ada yang perlu dikhawatirkan."
Lalu, seperti biasa, kesahnya hari itu ditutup dengan pertanyaan klise. "Kok kamu kemarin nggak ngomong apa-apa?" Gadis itu, lagi-lagi, tertawa pelan.
Menurutmu kenapa?
Mystic Messenger: hacked chatroom background! Tried to remake it as similar as possible, and this is the closest I’ve got T____T
please like or reblog if you’re saving, thanks<3
Choi Saeran
I just finished MM’s VNM right before 10th day’s game branch
Ray, that dude.
nope not crying.
I’m just having a mental breakdown.
and I need some time to reflect on my sins
leave me alone
it was all meaningless. those good deeds were never mutual. and when you hate someone, you just hate them. so just shut up and act as if you understand. keep it cool like how you usually do. pretend you know nothing.
characters as films: encounter
"This story wasn’t just about me, but also you.”
[ Im Changkyun as Im Jungshin Jo Sojin as Yang Subin ]
doctorstoptheimpala:
Do bananas float?
Yes. Yes they do.
doctorstoptheimpala:
thank you
that is a really nice photograph of that floating banana
Hi my name’s Gregory, Greg for short, Grego for medium
ted cruz smiles like he has shampoo in his eyes
he looks like he used johnsons no tear shampoo and put it in his eyes to test it but he doesn’t want people to know he cried