Perihal Kehilangan dan Luka yang Tak Pernah dibahas Orang.
Tahun ini hingga tahun-tahun berikutnya, rumput di halaman rumah kami sepertinya lebih cepat tumbuh tinggi dari sebelumnya. Seakan tidak bisa diajak berkompromi untuk kami yang masih belum bisa berdiri.
Padahal kami masih belajar untuk berbakti. Namun ajal tanpa sangsi berpetuah tidak ada yang abadi.
Ajal itu kawan lama.
"Tiba-tiba datang atau dinantikan. Di persimpangan atau kerongkongan."
Banyak orang berganti, Berlomba-lomba mencari arti. Soal esensi terlahir hingga akhir. Namun harap kami tidak sekedar berdiri.
Perihal kehilangan tidak sekedar ketabahan. Perihal kehilangan tidak sekedar sabar. Kehilangan adalah kekosongan. Ketiadaan adalah kesemuan.
Untuk luka yang tidak pernah dibahas orang. Aku harap bisa berteman baik dengan kekosongan hingga tahun-tahun berikutnya.
Untuk luka yang tidak dibahas orang. Aku belajar soal kesemuan dan ketiadaan bahwa, tidak ada yang benar-benar bisa dimiliki maupun diakui.








