Diterpa angin bahkan dibakar, pun masih kuat. Tapi berkarat dan perlahan menghancurkan diri sendiri.
Aku
Sweet Seals For You, Always
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

JVL
art blog(derogatory)
No title available
Misplaced Lens Cap
h

★
will byers stan first human second
hello vonnie

ellievsbear
🪼
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
d e v o n
YOU ARE THE REASON

izzy's playlists!
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
trying on a metaphor
TVSTRANGERTHINGS
Today's Document

seen from Singapore

seen from United Kingdom
seen from Indonesia
seen from United States

seen from Spain
seen from Serbia

seen from Singapore

seen from Netherlands
seen from Peru
seen from United Arab Emirates

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Singapore

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from France

seen from India
seen from United States
seen from United States
seen from Tunisia
@inifira
Diterpa angin bahkan dibakar, pun masih kuat. Tapi berkarat dan perlahan menghancurkan diri sendiri.
Aku
Manusia Dewasa
“Kita ini, sudah lulus jadi sarjana. Tapi belum lulus-lulus aja jadi manusia dewasa. Tugas kuliah gak ada apa-apanya. Tugas perkembangan sebagai manusia dewasa yang rumit.”
Katanya, dalam hati.
Pada diri sendiri.
Semua orang pasti merasa benar, menurut persepsinya masing-masing.
Jangan kecewakan orang baik
Jangan sia-siakan orang baik, karena yang memiliki hati sepertinya tidak banyak, karena nanti kalau dia sudah pergi kamu susah cari laginya.
Jangan bikin orang baik marah, karena sekalinya dia marah dia tidak mungkin membencimu. Dia hanya akan diam, diam-diam sampai dia pergi untuk selamanya.
Jangan lukai orang baik, karena kalau hatinya sudah terluka dia hanya bisa menangis, menangis sampai menghapusmu dari matanya membuat perasaanya jauh lebih tenang.
Jangan kamu anggap lemah orang baik, karena ketika hadirnya sudah tidak dianggap, dia lebih tahu bagaimana harus bersikap, ke mana dia harus pergi. Dia tidak akan memaksamu.
Jangan meninggalkan orang baik karena ada yang lebih menarik, karena belum tentu yang lebih menarik bisa bikin kamu lebih nyaman.
Belum tentu yang lebih menarik bisa lebih menghargai dan menerimamu apa adanya.
Mencari yang lebih menarik tidak akan ada habisnya. Kamu hanya perlu berhenti kepada seseorang yang membuatmu mengatakan cukup.
—ibnufir
“Menghilanglah sepuasmu. Hingga tanpa sadar kau sedang perlahan mengajarkanku untuk mulai terbiasa menjalani hidup tanpa kehadiranmu.”
— (via mbeeer)
“Seharusnya kau tahu, perempuan yang kau tinggalkan itu tanpa kau sadari tengah menangis diam-diam, meratap doa pelan-pelan. Mendoakan yang baik-baik untukmu walau kau tetap memilih untuk pergi.”
— (via mbeeer)
Yang masih kamu pertahankan
Bagaimana rasanya dikecewakan oleh seseorang yang sudah begitu kamu percayai.
Seseorang yang tidak pernah sedikitpun kamu curigai bahwa ia akan melukaimu. Seseorang yang kamu sangat yakin bahwa ia mampu menjaga perasaanmu.
Hingga kamu menaruh harap yang sangat besar kepadanya. Berharap suatu waktu harapanmu dapat menjadi kenyataan.
Bagaimana rasanya ketika kamu menyaksikan harapanmu runtuh seketika. Harapan yang sudah selama ini kamu bangun dan kamu rawat dengan penuh perasaan.
Bagaimana rasanya terbangun dari mimpi indah, sedang kenyataan memperlihatkan yang terburuk?
—ibnufir
Yang paling ampuh untuk menumbuhkan kepercayaan adalah: tindakan. Bukan: ucapan.
Yang sulit itu bukan memaafkan. Tapi melupakan kejadiannya.
Menjaga perasaan orang lain, bukan berarti perasaanmu juga akan dijaga olehnya.
Satu-satunya Cara
Satu-satunya cara agar tidak kecewa adalah, jangan berharap
Bukan Berarti
Selalu ingat bukan berarti akan diingat. Selalu ada bukan berarti akan dianggap ada.
Perempuan itu:
Feelingnya kuat. Saat di bohongi, entah dari mana, dia akan tahu kau berbohong. Meskipun dia meng-iya-kan perkataanmu, bukan berarti dia percaya. Kata-katamu mungkin bisa diterima akal sehatnya, tapi tidak akan bisa diterima oleh hatinya.
Menjadi hatimu.
Aku ingin sekali saja mencoba menjadi hatimu. Tujuanku cuma satu: ingin tahu seperti apa perasaanmu sebetulnya saat melihat aku.
Batas kemampuan manusia hanya sampai pada berusaha dan berdo'a. Sisanya terserah Allah saja.
Tell me if I'm wrong.
Kalau 'yaudahlah', itu bukan penyelesaian tapi penyudahan. Kalau 'yaudah' gak pake lah, itu baru penyelesaian.
Novitha Caesaria, 2017.