Opiniku Soal: Posting Foto Buku
Lagi banyak yang speak up soal "gapapa posting foto buku (yang sedang dibaca)"âdalam rangka ajakan untuk menggerakkan literasi orangÂČ. Memantik minat baca.
Khususnya disosial media yang kita tahu sendiri, Indonesia punya banyak pengguna aktif.
Tapi ternyata ada orangÂČ yang justru merespon negatif, memandang aneh dan nyinyir dengan posting foto buku itu.
Padahal, sebetulnya mereka yang nyinyir kayak gitu tuh karena justru mereka ngga baca buku. Ngga tau seberapa powerfulnya kegiatan membaca.
Belum ngerasain nikmatnya konsumsi buku yang sesuai, yang bagus dan yang mantap!
Belum tau mereka betapa dahsyatnya isi buku yang bagus itu mempengaruhi kehidupan mereka.
Andai mereka mau berpikir; menormalisasi posting foto (misal) lagi makan di resto, punya kendaraan apa, tren yang macamÂČ, lagi liburan kemana itu ngga keren. Ngga ngasih dampak apaÂČ selain risiko memunculkan iri dengki, komparasi hidup, dlsb.
Tapi kalau soal posting buku bacaan/lagi baca buku, itu bisa bikin pengaruh baik!
Seenggaknya bikin orang penasaran sama bukunya, kenapa kita mau baca buku ini, isinya apa. Kalau belum mampu beli, masih bisa pinjam. Ngga beli bajakan.
"Oh ternyata seru yaa, oh bagus juga ya isinya.."
Seketika, orang bisa jadi tergerak untuk membaca juga. Dan itu bagus untuk kehidupan orang tersebut.
Mari tetap sebarkan influence yang baik meski masih ada sebagian orang yang belum tercerahkan.
Mari dakwahkan; membaca buku itu asyik! đâšïž
Tangerang, 14 Desember 2024 | 00.58 WIB













