Trip Indochina #1 CGK- HO CHI MINH
eh btw apasih Indochina itu? udah pada tahu belum?
eitss tapi Indochina artinya bukan Indonesia- China lho ya, salah banget kl ada yang artiin gitu. So well, Indochina itu adalah sebutan untuk negara-negara di semenanjung Asia Tenggara atau Asia Tenggara daratan, seperti Kamboja, Laos, Vietnam, Thailand dan Myanmar. Nah kenapa dinamakan Indochina, karena Negara-Negara tersebut mendapat pengaruh dari budaya China dan India.
source: worldatlas.com
------------
Oke..sekarang udah tau kan Indochina itu apa, so lets explore Indochina yeaay!
Rute perjalanan explore Indochina kali ini adalah dimulai dari CGK- KL (Transit) - Ho Chi Minh - Phnom Phen - Siem Reap - Bangkok
**Untuk penukaran mata uang disarankan tukarkan ke USD terlebih dahulu, baru setibanya disana tukarkan ke Vietnam Dong. Kalau untuk di kamboja USD dapat digunakan disana. Tapi untuk Thailand hanya menerima mata uang negaranya yaitu Thailand Baht.
Selasa 28 Maret 2017
09:30am start dari rumah (Bekasi) menuju bandara, perjalanan kurang lebih 1 setengah jam Bekasi-CGK dan tiba di Bandara sekitar pukul 11:00am, Alhamdulillah perjalanan lancaar. Trip kali ini saya hanya berdua dengan kakak saya.
Jadwal penerbangan 14:50 WIB. Karena menggunakan Air Asia, kita pun harus transit terlebih dahulu di Kuala Lumpur. Oia..untuk perjalanan kali ini, seperti biasa dengan tiket promo Air Asia CGK-HCMC (Tan So Nhat) untuk dua orang sekitar Rp. 996.720. Untuk pulangnya dua orang dari BKK (Don Mueang) - CGK 4.400 THB (kurs saat itu 1THB=Rp.380). Muraaah kaan...hehe..
Waktunya menuju imigrasi, dan seperti biasaa antriii duluu. Padahal sekarang di imigrasi sudah ada semacam otomatis gate, jadi kita bisa scan passpor dan sidik jari sendiri, self service gitu deh tanpa ada petugas imigrasi. Tapi sepertinya masih minim info jadi banyak orang masih lebih milih antri di gate yang ada petugas imigrasinya.
Selesai dari imigrasi, lanjut menuju boarding room. Di depan gate sudah ada dua petugas Air Asia, yang satu mengecek tiket dan yang satu mengawasi barang bawaan sambil memegang timbangan. Mengingat Air Asia sekarang lebih memperketat cabin baggage, 1 tas besar dan 1 hand bag ga boleh lebih dari 7kg. Pada saat saya masuk, Alhamdulillah lolos ga diperiksa berat tasnya , mungkin karena keliatannya cuma bawa ransel aja kali yaa meskipun kl ditimbang nyaris 6kg an lebih hehe.. Tapi ga lama kemudian ada seorang ibu yang di stop petugas dan di cek, ternyata lebih dari 7kg..Haduh kasian banget deh ibu nya, mau ga mau harus bayar denda. Tapi yaa gimana ya emang ibu itu bawaannya terlalu mencolok sih, 1koper, 1travel bag, 1 hand bag.
Source: airasia.com
-----------------
Waktu sudah menunjukkan pukul 14:00, masih 50menit lagi nunggu pesawat dateng, ngantuk tapi mencoba merem ga bisa, gelisah nungguin pesawat, krn masih agak parno pas waktu penerbangan ke Hongkong yang hard turbulence. Akhirnya coba connecting pake wifi bandara yang lelet banget, ilang-ilangan terus -__- . Why soetta?Akhirnya matgay lah mau ngapain lagi..
Ting toong..tiba-tiba ada info pesawat delay 45 menit..WHAT! dan drama pun dimulai....jeng jeng jeng....resah dan gelisaah. Karena penerbangan saya transit, karena kalau di jadwal normal itu tiba di KL pukul 18:00 (waktu malaysia lebih cepat 1jam), dan gate close 19:20, flight 19:40. Kalau delay tepat 45 menit kira-kira sampe KL 18:50 an lah itu pun kl lancar. Makin panik secara KLIA2 itu luasss banget, dari turun pesawat menuju gate penerbangan selanjutnya itu jaauuuhhnyaaaaaa ampuuun...kita harus siap2 lari marathon dengan bawa2 ransel 6kg nih, siapin kaki! fighting!
45 menit sudah berlalu ,pesawatnya belum dateng juga..daan beberapa menit kemudian baru dateng, udah lebih dari 45menitan...FIX MARATHON INI MAH!
------
Saatnya masuk pesawat. Akhirnya saya pun menayakan ke mas2 flight attendant nya, kira2 keburu ga nih penerbangan selanjutnya. Yah intinya kalaupun ga keburu ke flight selajutnya, dari pihak maskapai akan bertanggung jawab dan kita akan dialihkan ke jadwal berikutnya dihari yang sama.. Kalau dijadwal penerbangan yang saya punya pun, jadwalnya sampe Vietnam jam 23:00, kalau di geser pindah flight pastinya bakalan sampe di hari besoknya dan kalau itu terjadi artinya hotel yang udah di booking untuk malem ini anguss coii..haiishhh....untuk kelas backpackeran low budget kaya kita2 ini hal itu sangat berhargaaa... T_T tapi yasudahlah,haaah...akhirnya di pesawat pesen teh tarik hangat aja biar rilekss sambil berdoa semoga masih keburu.. Aamiin
------
18:45 Pesawat baru mendarat di KLIA2, siap ancang-ancang lari. Pintu pesawat belum dibuka udah siap berdiri gendong tas..haha.. Pintu peswat udah kebuka langsung goooooo! wussssss.....lari-lari sampe diliatin orang-orang dan diteriakin Pak Cik hahaha... biariiiiin!
-------
19:15 Alhamdulillah sampe gate..meskipun kaki cenut-cenut.haha. Menuju pintu gate antri lagi, di cek tiket oleh petugas Air Asia. Oke lanjut mengikuti jalan yang kaya labirin menuju pintu gate. Sampe depan pintu, loh ada pemeriksaan lagi, kali ini yang meriksa petugas imigrasi yang ga ada senyum-senyumnya..hii tatuuut.. Antrian di depan saya, kakak saya, diminta passpor ditanya asalnya dari mana dan foto di passpor bener-bener di cek sama atau enggak dengan aslinya, terus passpor nya juga di cek asli atau enggak. Topi dan kacamata dilepas terus muka kita di bandingin lagi sama di passpor, ditanya pergi berberapa orang dan ditanya mau kemana.. hmmm ga biasanya begini loh, biasanya pas mau ke boarding room ya tinggal masuk dan duduk manis. Mungkin gara-gara tragedi pembunuhan orang Korut dibandara itu kali yaaa jadi pengamanan diperketat..hmm.
Alhamdulillah setelah lewat pemeriksaan, duduk deh di boarding room yang udah rameee banget. Waktu udah menunjukan pukul 19:30, dipikir aah tinggal beberapa menit lagi dateng nih pesawat..tiba-tiba pengumuman lagi, ooh mungkin disuruh siap-siap masuk peswata. Ehhhh taunya info lagi kalau pesawat DELAY! iya delay LAGI, dan tau ga berapa lama?SATU SETENGAH SEJAM SODARA SODARA! apalah artinya tadi udah lari marathon.....huuaaaaaahh T_T antara kesel, ngenes tapi kocaak juga, akhirnya kita berdua cuma bisa ketawa-ketawa aja. hahahaha...Tapi ya dimaklumi sajalah karena alasan delaynya kondisi cuaca yang buruk. Memang sih di KL saat itu langitnya gelap banget, hujan deres dan banyak petirr.
Sejam lebih kemudian pesawat dateng...masuk pesawat duduk manis dan saya memesan makanan Nasi lemak Pak Nasser dan Kakak saya pesan Nasi ayam penyet (satu porsi sekitar Rp.35.000- Rp.45.000an). Di penerbangan ini Vietnam Dong ga bisa digunakan, hanya bisa menggunakan Ringgit, Rupiah dan Dollar saja.
------
23:00 Welcome to Vietnam!
Alhamdulillah sampe juga di Tan Son Nhat International Airport. Lanjut bergegas ke imigrasi, di imigrasi Vietnam ini kita ga perlu isi kertas kedatangan, langsung aja antri di imgrasi. Pas di imigrasi sempet ditanyain “do you have vietnam visa?” kita tinggal bilang aja “no. I’m from Indonesia”, tapi terus dia ngoceh-ngoceh ga jelas apa karena pake bahasa sana dan akhirnya di cap deh passpornya.. yeay nambah lagi satu cap di passpor.! Tapi pas dibalikin passpornya, kondisi cover passpor (saya pake cover passpor tambahan) udah dilepas dari buku passpornya. Ealaaah...
Next lanjut menuju ke tempat bus. Setelah imigrasi turun satu level, terus keluar pintu bandara, jalan ke kanan terus sampai column 15, setelah itu nyebrang dan udah kelihatan deh bus nya, Yellow Bus no.109. Harga tiket 20.000 vnd atau 12.000 vnd untuk jarak dibawah 5 km. Kita tinggal bilang aja kita akan turun dan kondekturnya akan memberi tahu berapa yang kalian harus bayar. Bus nya bagus, bersih dan ber AC. Bus ini rutenya Tan So Nhat ke District 1, pusat tempatnya orang backpackeran. Di distric 1 ini banyak sekali penginapan murah, tempat penjualan ticket bus dan travel agent untuk explore Vietnam.
Penampakan Busnya
Rute Bus 109
source http://en.sats.com.vn
----------
Bus pun sampe ke pemberhentian Pham Ngu Lau, dan kitapun turun disana karena jaraknya dekat ke Pioneer Hotel tempat menginap selama di Vietnam.
Pioneer Hotel
Alamat :40/6 Bùi Viện, Phạm Ngũ Lão, Quận 1, Hồ Chí Minh, Vietnam
Harga : Rp. 399.822 untuk 2malam. Fasilitas : AC, TV, Towel, Hot Water, Kulkas Mini, Perlengkapan Mandi, Free WIFI
source: booking.com
lokasi hotelnya ga jauh dari tempat pemberhentian bus Pham Ngu Lao, tinggal nyebrang terus jalan ke kanan sampai ketemu jalan Bui Vien belok kiri, gang nya agak kecil, lalu terus aja sampai ketemu tulisan Pioneer Hotel sebelah kiri jalan. Pemilik hotel ini adalah orang Australia yang memiliki istri orang Vietnam. Overall Pioneer Hotel ini recommended banget, fasilitas oke, dan yang paling penting petugasnya ramah, siap membantu segala apa yang kita butuhkan. Disini pun kita juga bisa menukarkan uang, pesan Bus dan menyediakan juga layanan Travel keliling Vietnam. Minusnya cuma di akses di dalam hotelnya yang ga ada lift nya harus pake tangga, jd bagi yang dapet kamar di lantai 3 keatas lumayan ngos-ngosaan naiknya.
-to be continue-









