Tadinya pengen ngeluarin uneg2 biar lega
Kok malah jadinya takut orang lain ketularan pikiran negatif juga
🫠

Game Changer & Make Some Noise
🪼
hello vonnie
tumblr dot com

shark vs the universe
NASA
𓃗
cherry valley forever
occasionally subtle

@theartofmadeline
Monterey Bay Aquarium

Jimmy Eat World
d e v o n

❣ Chile in a Photography ❣
No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Doug Jones
No title available
RMH

bliss lane

seen from Germany

seen from Germany
seen from United States
seen from China

seen from Germany

seen from T1
seen from Malaysia

seen from Israel

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from India
seen from United States
seen from Canada

seen from United States

seen from Brazil
@juliettanparomeo
Tadinya pengen ngeluarin uneg2 biar lega
Kok malah jadinya takut orang lain ketularan pikiran negatif juga
🫠
Kapan yah mereka tuh nyadar klo anaknya bisa cape
Cape badan
Serius 🫠
Aku mulai ngerti, kenapa Rasulullah nggak over-reacting saat orang-orang yang menyebabkan traumanya terus menerus melakukan hal-hal yang men-trigger "alarm" emosi itu. Jawabannya, kata Ust. Nouman Ali Khan, adalah tahajjud.
Ada banyak emosi yang terus menerus diarahkan kepada Rasulullah. Makian, kemarahan, perendahan harga diri, pembunuhan orang tersayang, tuduhan tidak benar, pemboikotan satu kaum, penganiayaan verbal dan fisik, serta perilaku biadab lainnya, nggak mungkin hal-hal kaya gitu nggak meninggalkan bekas trauma.
Aku, kalau jadi Rasulullah, kayanya nggak tahan untuk tetap diam. Kita sama-sama tahu, Rasulullah juga manusia, punya hati dan emosi untuk merasakan. Tapi kenapa, hal-hal traumatis itu nggak jadi penyakit hati? Nggak jadi bikin pengen balas dendam?
Rasulullah rutin me-release semua rasa sedih, rasa nggak terima, rasa pengen membalas, dan kemarahan itu dengan tahajjud. Beliau juga rutin membersihkan dirinya dari penyakit hati dengan istighfar. Beliau mampu menahan diri dari ledakan emosionalnya. "Alarmnya" nggak sesenggol bacok itu sebab ditahan oleh pemahaman yang baik tentang Allah dan manusia, dan hatinya tidak sempit karena ucapan-ucapan manusia.
"Tahajjud itu ibadahnya da'i dan orang-orang shalih."
Kenapa? Shalih artinya lurus, konsisten. Benar pikirannya, benar ucapannya, benar tindakannya. Ketiganya selaras dan sinkron, dan da'i memang seharusnya begitu. Mereka tidak akan mengucapkan apa yang tidak mereka perbuat.
Dan itu dimulai dengan tahajjud, yakni ibadah yang dilakukan di saat sendiri. Saat kita memang hanya ingin dilihat oleh Allah saja. Kalau udah jujur kepada Allah, artinya akan punya integritas untuk kemudian jujur dalam tindakan-tindakan yang akan dilihat manusia, sehingga meskipun tindakannya dilihat manusia, mereka tidak melakukannya untuk mengesankan manusia.
Maka diam itu benar-benar emas ketika hati ingin menjelaskan berlebihan hanya untuk membersihkan nama baik kita. Ketika kita mungkin ingin mengeluarkan muntahan emosional yang justru kadang malah merugikan martabat kita. Hanya orang-orang yang bertahajjud yang mampu tetap menahan diri dan memelihara kehormatannya saat satu dunia menyalahpahami dan mendzoliminya.
Diamlah, biarkan kekuasaan Allah yang bicara untuk meluruskan pemikiran dan ucapan orang lain yang bengkok. Diamlah, yang terpenting adalah kedudukanmu di hadapan Allah, bukan di hadapan manusia. Diamlah, manusia tidak menginginkan penjelasan darimu, tetapi Allah senantiasa menginginkan perbaikan darimu. Manusia mencemarkan nama baikmu sedangkan Allah selalu menjaga aib-aibmu.
— Giza, kali ini tolong lanjutkan perjalanan sambil hanya ingin dilihat Allah
Buat diri sendiri, klo lg khilaf nih dibaca lagi.
Mamah dah balik ke rumah, tapi tanpa rasa bersalah.
Kemarin waktu dimediasi sama kakaknya, bilang kalau orang rumah pada keenakan ditinggal, anaknya ga ada yg peduli 🫠. Padahal kemarin2 bapak udah warning buat ngebiarin dl mamahnya tenang di kostan. Setelah dimediasi gitu, barulah berubah pikiran buat nyuruh anaknya nengokin ke kostannya.
Sebenernya aga ga habis pikir, ributnya berdua, waktu anaknya sedih+kesel dan cuma bisa diem dibilangnya "ga boleh gitu, ini ga ada sangkut pautnya sama kamu", ini anaknya pula yg dituntut buat ngebujuk2 🫠. Padahal ada luka sendiri klo lihat orang tua ribut depan mata, yg klo pun dibawa sesibuk apapun bakalan ttep bikin ngelamun, tidur ga enak, makan ga nafsu. Ah buat mereka ga seberapa kali ya
Sampai dikostan, ga ada raut2 sedih ataupun apa gitu. Beliau malah cengengesan, dgn entengnya bilang "gimana? Enak kan ga ada mama?". Dahlah, klo mau konfliknya reda, suka ga suka harus ngalah. Buang jauh2 itu harapan beliau bakal ngerasa bersalah, apalagi minta maaf. 🫠 luka yg mereka buat, harus kuobatin sendiri (lagi).
Sampai di rumah pun, masih sama yg dibilang "gimana? Enak kan ga ada mamah?". Masih tanpa rasa bersalahnya, bahkan sama bapak pun ga minta maaf 🫠 seenggaknya karna udah pergi, tanpa permisi.
Butuh tempat buat teriak selepas2nya, tanpa bikin orang bingung dan kaget. Tp takut sepi :'
Dahlah, pukpuk diri sendiri
Percakapan setelah baru bisa bayar jam istirahat semalam meskipun cuma 1 jam
🧠: jangan nangis
💔: 🥺😖😖
🧠: jangan nangis, jangan..
💔: 😢😢😢
🧠: dibilang jangan nangiiiiissssss
💔: 😭😭😭😭😭😭
Mo nangisssssssssssss
Capeeeeeeeeeeeeee
Ngantukk jugaaaaaaa
Bokap : ya abdefgh ya
Nyokap: ya ijklmnopqrs ya
Adek : teh tuvwxyz ya
Aku kediri sendiri : tahan .. tahannnnnnn 🤯🤯🤯🤯🤯
Yg lain marah dari A-Z bisa keluar dengan losssssssnya
Aku sendiri yg marah cuma bisa diem, dibilang ; ga boleh gitu lahhhhhh
WOILAHHHHHHHHHHH
Dengan keadaan orang tua sekarang bisa ngga ya allah nanti aku jadi seorang istri yg baik 😭😭😭
Orang tua ribut yg satu beberes baju, ke pengadilan agama, Saudara pada jauh suruh jgn dibilangin
Udah setua ini pun lihat ortu begitu sedih juga, berusaha biasa aja, ttep aja ssekali pgn nangis tp ditahan tahanin, pengen muntahin semuanya, tapi gatau dimana
Pasti ada yg ujiannya lebih dr ini, tp diuji gini aja udah mau mewek mulu rasanya
Kurangi beban pikiran, kurangi nangis, banyak ibadah, banyak olahraga, banyakin duit
Apalagi ya?
Kenapa hal-hal yg menyakitkan lebih mudah dan lama diingat ya gusti 🫠 ingin lupa tapi ga bisa 😩
1. Asik baca sampai setengah paragraf
2. Takut sama sad endingnya, akhirnya skip, lanjut scroll ke postingan yg bawah
3. Masih dengan orang yg sama dengan postingan yg berbeda
4. Lanjut scroll lagi, ah masih sama
5. Scroll lagi, lah ko masih sama postingannya orang ini mulu
6. Scroll cepet sampe kebawah, bingung sendiri, ko postingannya orang ini doang yg muncul di beranda
7. Baru nyadar kalo lagi buka profilnya
🤣
Dulu, dulu bgt waktu masih sering pakai fb, kalo pasang foto profil atau upload foto muka. Mamah langsung telfon suruh cepet diganti atau dihapus, entah karna mamah yg lihat sendiri, atau ada tetangga yg tau2 ngadu "bu .. itu anaknya di fb masang foto"
Yassalam kalo diinget 🤣🤣🤣
Alhasil, smpe skrng suka takut kalo upload foto wajah wkw, upload apapun itu paling repost tulisan orang lain kalaupun foto, foto ga jelas 😂. Kemarin iseng upload foto, waktu diliat kok viewernya lebih banyak dr biasa, kok yg ngomen banyak, mendadak jd gugup, jadi grogi kaya orang lg mau maju pidato ke depan panggung 🤣🤣🤣 tangan udah gatel pengen ngehapus.
Dahlah
Cuma pengen ngilangin kesedihan Kali aja cepet ngering jalan di bawah panas panasan Iya, kaya pakaian
Seperti apa rasanya dirindukan? Seperti apa rasanya tak kesepian?