Fajar... Kenapa sunyimu mengingatkanku pada bintang.. Hati berdebar seakan ingin melihatnya sekarang juga. Ah sudah lah... La wong di tanah yang sama saja aku tak pernah bertemu, apalagi sekarang aku berada di tanah yang berbeda.. Fajar,,, Aku selalu membohongi diriku sendiri. Lalu kepada siapa aku harus meminta maaf? Aku mengatakan akan melupakan bintang yang sangat aku rindukan, Tapi semua berakhir dengan ingatan-ingatan tentangnya yang sangat sedikit ini. Dimana aku mengatakan aku sudah tak menginginkan bintang, disitu kebohongan besar telah terucap.. Fajar,, Aku sudah lelah~~ Jangan bertanya apa perjuangan ku sehingga aku begitu lelah. Karena aku pun tak akan pernah tau jawabannya. Sahabat mengatakan aku tak pernah berjuang apa-apa. Tapi apakah memendam rasa selama 3 tahun, merasakan rindu yang tak pernah sampai dan mencoba mengatakan "tidak menginginkannya" bukan lah suatu perjuangan? Jika memang bukan, lalu kenapa aku begitu lalah karenanya? Fajar,,, Kenapa aku begitu resah? Kenapa aku begitu takut bintang yang aku sayangi menemukan cahanya? Astaghfirulloh,,, Fajar,, Ingatkan aku,, Alloh tidak akan kehabisan cara untuk menyatukan yang berjodoh dan memisahkan yang tak berjodoh. Lantas apa yang harus kurisaukan?