Lagi ada di fase yang bahkan diri sendiri aja ga paham mau nya gimana. Kayak ngerasa beneran sulit untuk mengutarakan apa yang ada difikiran. And, tipikal pribadi yang emang terkadang suka ekspresif. Tapi ntah kenapa, fase ini emang bener-bener buat uring-uringan. Ada beberapa hal yang dipaksa untuk didamaikan, tapi kian sesak dirasakan.
Ada beberapa hal yang ingin dicapai, tapi diri masih saja lalai. Cape untuk terus-menerus berpura-pura kalau lagi baik-baik aja. Bahkan tulisan yang selalu jadi obat seakan aku hindari. Hanya karena enggak mau kelihatan sedih dimata orang lain. Padahal diri sadar, ada hal yang enggak perlu difikirkan terlu lebih, tapi ntah kenapa dengan bodohnya membiarkan overthinking itu bekerja dengan lihai.
Sadar bahwa diri ini mulai lalai, futur yang terlalu lama. Hati ini seakan kelu. Allah, lembutkan lah hati ini. Bantu hamba untuk terus memperbaiki diri. Hamba sadar, jika diri ini jauh dari taat kepada Mu. Begitu banyak waktu yang hamba sia-siakan hanya untuk memikirkan masalah dunia yang bahkan hanya membuat hati ini keras. Allah tetap hidupkan pendar hidayah Mu dihati hamba ini ya Allah. Engkau sang pemilik hati ini, ridhoi lah hamba untuk terus mendekat padaMu ya Allah.
Duhai diri tak ada yang abadi di dunia ini, kembali lah memperbaiki diri. Berdamai lah dengan luka dan berlapang dada lah. Kembali letak kan harapan pada tempat yang seharusnya.

















