Hampir 4 Bulan
Ada kalimat dari seseorang yang membuatku cukup tenang, "Zaman sekarang masih bertahan hidup saja udah keren banget". Masih dalam keadaan yang sama, menganggur. Ku kira setelah bertahun tahun berpengalaman, aku akan mudah mendapatkan pekerjaan. Namun nyatanya tetap sulit.
Sedih setiap hari, kadang ingin suic*de. Tapi aku mencoba untuk bertahan detik demi detik. Menit demi menit, hingga terhitung hampir 4 bulan.
Angka 4 bulan jobless ini jika diperhitungkan sebagai Loss, sungguh sedih sekali. Kadang aku mengkonversi waktu 4 bulan dengan upah bekerja 4 bulan, pastilah akan lebih baik.
Namun belakangan, aku mengubah angka 4 bulan ini menjadi kemampuan aku dalam bertahan hidup. Bertahan untuk tetap tegar, bertahan untuk tetap berdiri, dan bertahan untuk hidup.
Aduh, kerongkonganku mulai sakit. Mataku mulai berkaca-kaca. Sedangkan aku sedang di depan orang lain. Aku harus menahan untuk tidak menangis. Aku mencoba untuk tetap bertahan, sampai waktu yan tidak bisa aku tentukan.
Yaa Allah, tolong catat waktu yang aku jalani ini sebagai kebaikan. Tolong












