Namanya Wita a.k Tata, saya mengenalnya baru beberapa waktu yang lalu saat memasuki semester lima perkuliahan. Alhamdulillah hingga saat ini kami masih menjalani pertemanan, dengan banyak hal yang sudah kita lewati.
Mengenal tata menjadi hal berbeda yang saya alami, usia kami cukup terpaut jauh lebih dari 3 tahun, mungkin. Tapi tentunya itu tak menjadi penghalang bagi kami untuk berteman.
Tata, perempuan yang sukses di usia muda menurut saya, selain wirausaha, seorang apoteker, kali ini dia juga menggambil studi yang sama dengan saya yaitu manajemen. Jalan beberapa waktu pertemanan kami saya bisa mengenal tata lebih jauh, perihal keluarga, perihal kisah cintanya, dan masih banyak hal lainnya. Karena tata suka bicara, apapun akan dibicarakannya kepada orang - orang yang dipercayainya. Tapi tak jarang saya sering berdebat dengannya, dengan keras kepalanya, dengan ucapan-ucapannya yang ketus.
Beberapa waktu yang lalu, sebuah kabar membuat saya merasa begitu kaget dan aneh, keluarga tata mengabari saya bahwa tata tengah menderita sakit. Sempat masuk ICU, hingga akhirnya menyebabkan tata lupa beberapa hal termasuk teman - temannya. Awalnya saya merasa gak yakin. Tapi sedikit khawatir, bagaimanapun saya sering bete sama tata. Tetap ada kekhawatiran yang melanda hati saya.
Alhamdulillah, masa - masa itu sudah lewat, saat ini tata dalam proses pemulihan, pelan - pelan dia mulai mengingat saya. Sering wa saya bertanya tentang banyak hal, seperti kebiasaannya dulu.
Tata bilang setelah semua yg dilaluinya kemarin, ia ingin istiqomah ingin memperbaiki diri. Sebagai teman saya hanya mampu mendukungnya, semoga Allah swt mengabulkan doa - doanya, kami ingin saling mendoakan semoga bisa bersama - sama memperbaiki diri. Dan semoga pertemanan kami bisa sampai ke jannah.
Dalam setiap pertemuan, pastinya akan memberikan ceritanya sendiri, bagaimanapun alur kisahnya. Yang jelas saya hanya ingin merawat pertemanan ini, sampai mungkin kami berdua berkeluarga bahkan menua. Ah semoga saja 😊