Tips and trick TPA Bappenas
Jadi sebelum tes TPA, aku sempat nazar, kalo hasil tes lebih dari 500 aku bakal ngeshare tips and trick aku persiapan TPA Bappenas karena dari beberapa review teman-teman yang ikutan tes ini, bilang kalo tes ini susah tingkat dewa, jadi bikin aku ngga pede 😂
Well, TPA Bappenas ini adalah tes potensi akademik yang banyak dipakai di Indonesia, salah satunya sebagai persyaratan akademik melanjutkan studi pascasarjana di beberapa perguruan tinggi. Nah, kenapa aku harus banget tes ini? Karena waktu itu aku ingin mendaftar pascasarjana ITB yang mensyaratkan sertifikat TPA Bappenas. Tes ini sebenarnya bisa dilakukan di berbagai kampus yang sudah bekerjasama dengan Bappenas, yang aku tau ada UGM, ITB sama IPB. Sayangnya waktu itu, tes di ITB udah full jadi mau ngga mau aku ambil tempat terdekat di Jakarta.
Untuk proses pendaftarannya dilakukan secara online, dengan mengunjungi website upp-tpa.com, lalu kita isi formulirnya. Nah, sewaktu mengisi formulir, kita harus sudah transfer dulu biaya pendaftaran ke rekening bappenas. Bukti bayarnya di scan. Semua informasi terkait pelaksanaan TPA diinformasikan melalui email kita. Jadi harus sering ngecheck email yaa..
Setelah itu jangan lupa juga untuk mempersiapkan dokumen pelengkap lainnya, yaitu:
Fotokopi Ijazah (minimal D3)
Dokumen-dokumen tersebut harus dibawa saat akan melakukan tes.
Oke, sekarang kita ngomongin persiapan tes ya. Yang aku lakukan saat persiapan adalah, mengerjakan contoh soal TPA. Ini penting banget untuk membiasakan otak kita dengan jenis soal TPA. Waktu itu aku lagi ngga punya modal buat beli buku, jadi yang aku lakukan adalah download pdf nya, kemudian aku print. I'm happy to have @rariesca that helped me a lot ngasih pdf yang banyak haha. Gumawo oenny!!
TPA itu ada beberapa bagian, yaitu bagian Verbal, Numerik, dan Penalaran.
Pada bagian verbal, kita akan menemukan soal-soal sinonim, antonim, padanan kata dan lain sebagainya. Aku anak bahasa banget sebenarnya. Suka main sama kata-kata, apalagi nemu kosakata baru yang klasik gitu, bawaannya pengen langsung dibikin puisi. Haha melow banget ya. Jadi di bagian ini harus rajin ngafalin antonim, sinonim, sama perumpamaan gitu.
Selanjutnya di bagian numerik kita akan mengerjakan soal matematika dasar, seperti persamaan, deret dan lain sebagainya. Buat aku yang ngga suka angka, bagian ini paling susah, tapi bisa disiasati dengan mengerjakan soal yang gampang yang menurut aku yakin benar aja. Cara aku yang paling efektif adalah aku sering menonton youtube pengerjaan soal-soal tipe begini sebelum tes. Ternyata, kalau kita tau clue nya, matematika ngga seekstreem bayangan kita kok hehe.
Sedangkan pada bagian penalaran logika kita diajak “bermain” dalam menyelesaikan soal. Namanya juga nalar. Terdapat pula soal visual atau tes untuk menyesuaikan gambar dengan pola-pola yang telah ditentukan. Aku paling suka bagian ini 💃💃mikir banget, tapi ngga nyampe stress kayak ngeliat angka hehe.
Simpelnya yang aku lakukan sebelum tes adalah:
1. Download pdf contoh soal TPA Bappenas
4. Nonton channel youtube yang membahas soal TPA
5. Praktekkin dan kerjain soal-soal nya.
Banyakin ngerjain soal, minta doa orangtua, tahajud dan dhuha jangan ditinggal, kalo ada lebih duit pakein buat sedekah. Minta dukungan juga dari kerabat, sahabat, atau siapa pun. Karena dukungan orang lain sangat perlu buat naikin percaya diri.
Nah, pas jadwalnya tes, datang tepat waktu. Karena akan antri buat ambil no kursi. Aku kebetulan dapat jadwal pagi, panitia memberi snack buat sarapan, alhamdulillah. Sebelum tes dimulai, kita akan dikasi kesempatan untuk ke toilet karena saat pelaksanaan tes tidak ada yang diperbolehkan keluar ruangan. Saat tes kita boleh makan minum, tapi waktunya aja yang ngga cukup. Hehe. Kalau ada soal yang ga bisa dijawab, jangan dipaksa mikir, nanti makin pusing. Lingkari saja jawaban sambil sholawat. Hehe
Selesai tes kita akan dikasih pilihan mau ambil sendiri hasil tes atau dikirim. Aku kemarin milih ambil sendiri ke kantor Bappenas yang di jalan rasuna said.
Semangat yang mau tes TPA Bappenas. Good luck!!