Seorang istri/ ibu harus bisa atau mau belajar masak. Karena tanggung jawab gizi keluarga ada padanya. Jika makan di warung, kebanyakan orientasi penjual adalah untung sehingga kadang mengorbankan kualitas atau kesehatan (tidak semua warung, kebanyakan yang saya temui saja). Jika ingin makan berkualitas dan sehat biasanya mahal. Jika diserahkan orangtua atau mertua, mau sampai kapan?? Enaknya tidak harus bak resto berbintang. Cukup bisa dan mau saja, biasanya suami akan lebih menghargai jika disiapkan dengan segenap perasaan. Ini bukan untuk menjadikan mereka sebagai pembantu atau koki ketika dirumah. Tetapi bisa jadi itu adalah salah satu alasan seorang suami dan anggota keluarga yang lain betah atau bahkan merindukan rumah tersebab ada istri/ ibu yang selalu memasak dengan penuh cinta. ©Ibn Syams
(via quraners)
betuul...biasakan anak ma suami terbiasa sama masakan kita...biar cm mau masakan ibu aja, mksudnya biar ga jajan kan ga boros :D











