Hi, how are you? Apakah harapan dan targetmu udah terlaksana hari ini? Well, kita semua kan emang pasti punya keinginan yaa, impian, harapan, tujuan, target, obsesi, you name it. Itu kan tanda baik, bahwa kita masih punya dorongan buat melangkah maju, optimis dong. Pada akhir hari kita memutar kejadian-kejadian sebelumnya, ada yang bikin senang, ada yang bikin menyesal karena keinginan hari itu belum tercapai atau karena melakukan kesalahan. Disitu kita takzim berdoa, bertekad melakukan perubahan perilaku diri kita esok hari. Perubahan perilaku apa? Apapun. Nugas, ngerjain laporan, skripsi, tesis, olahraga, diet, belajar, ngaji, beresin kamar, dan lain-lain. Besokpun tiba. Di akhir hari masih aja kaya kemarin, nyesel lagi. Apapun alasan yang melatar belakangi. Nah, hari ini ada sharing dari Dosen tentang hal itu. Masih mau dengar? Diantara semua kegagalan mengerjakan target, pernah terasa stuck? ga ngerti kek mana memulai? udah ga peduli dan ga mau usahain lagi? ngerasa ga bisa? ga tau udah bener apa belum? rasa males? Ujung-ujungnya ga dikerjain terus berhari-hari, berminggu-minggu, atau berbulan-bulan. Hmm, itu tanda-tanda kita butuh asupan mental. Ketahuilah bahwa kesalahan seseorang dalam upaya perubahan perilaku itu dikarenakan keinginan terlalu cepat, terlalu berat, terlalu lama. Yak, pengen targetnya buru-buru tercapai, memulai kegiatan langsung yang terlalu berat dulu, menargetkan durasi yang terlalu lama. Maksudnya gini, misal nih mau ngerjain tesis setelah lama stuck, ga ngerjain apa-apa dalam waktu yang lama dan mau berubah buat lebih rajin lagi. Nah, kita kan pengen yaa kalau ngerjain lagi tuh yaa hasilnya langsung banyak, selama mungkin, begadang kalo perlu. Karena buat ngebayar hari-hari kemaren yg gak ngerjain apa-apa. Kalau hari itu cuma ke perpustakaan, connect internet malah buat liat video, ga nambah apa-apa, ya ngerasa gagal. Begitu juga, kepengenan mulai olahraga pengennya langsung 1 jam dan milih olahraganya yang berat biar banyak lemak yang terbakar, padahal hari-hari biasa gak pernah. Cek lagi deh, kepengenan atau tuntutan kita, apakah selama ini efeknya bisa produktif & well being tetep terjaga? Seringnya tuh mengandalkan willpower. Yak, aku bertekad mulai hari ini aku harus ngerjain lagi, ga boleh buka sosmed, ga boleh tidur, ga boleh main, aku harus fokus... Semacam itulah self talk kita, dan kadang itu bisa bikin kita jalan. Tapiiii, sayangnya, yang namanya willpower itu hanya bertahan sesaat. Karena kita akan cepat lelah dengan harus ini harus itu, ga boleh ini ga boleh itu. Terkadang korbannya juga lingkungan, karena kita tertekan lalu ngeluarinnya ke orang lain. Waktunya sama keluarga atau teman malah kepikiran tugas, giliran nugas malah kepikiran buat main, frustasi, ga produktif. So, buat kita semua yang pengen merubah diri, merubah perilaku, hayuk kita mulai dengan hal sederhana dulu. Buat jadwal, tetapkan waktu dan tempat untuk mengerjakan sesuatu, tetep realistis, misal sebelumnya ga pernah, lalu menjadwal olahraga sepuluh menit setiap pagi pukul 6 di halaman, atau ngerjain tugas di perpus 1 jam setiap pagi hari. Kalau targetnya masih sulit tercapai turunkan, kalau terlalu mudah dan ngerasa ga challenging bolehlah dinaikkan. Setelah itu patuhi jadwal. Kalau sudah terlaksana boleh banget nonton film, haha hihi sama temen sepuasnya. Okay, that's it. Hayuk saling semangat yaa, ingat lagi, perubahan besar selalu dimulai dari hal-hal kecil. And I'm still working on it, *mlipir ngerjain laporan. Good luck !