Hal bodoh jadi lucu https://www.instagram.com/p/BvMehhZFsNtcpYDauBDtfiPzXU4s2nfuYTur6I0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=17f24qaaorkqp
Xuebing Du
I'd rather be in outer space 🛸
EXPECTATIONS
The Stonewall Inn
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
TVSTRANGERTHINGS

tannertan36
wallacepolsom
One Nice Bug Per Day
Mike Driver
ojovivo
Game of Thrones Daily
Lint Roller? I Barely Know Her
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
d e v o n
taylor price
No title available
official daine visual archive

Andulka
Sweet Seals For You, Always
seen from Russia

seen from United Kingdom

seen from China

seen from Germany
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from Vietnam

seen from Malaysia

seen from Germany

seen from Malaysia
seen from Russia
seen from Türkiye
seen from Canada

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Türkiye
seen from Germany
seen from United States
@leomaghs
Hal bodoh jadi lucu https://www.instagram.com/p/BvMehhZFsNtcpYDauBDtfiPzXU4s2nfuYTur6I0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=17f24qaaorkqp
"Sesungguhnya tertulis di dalamnya Lailahaillallah Muhammadarrasulullah. Kalimat yang kita semua hidup dengan itu, kalimat yang kita semua mati ingin dengan itu, dan kalimat yang kita semua pengen hidup lagi dengan itu" -FS https://www.instagram.com/p/Bu2CJbFlDhbTT2P-_M4RuBOCpFEXy-ZAvgkgm40/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=5wg2oxw6v2i8
Menuang secangkir cerita tangis dan tawa https://www.instagram.com/p/ButXcl0FIak3GtTMGx3f1Z3UBHq2KfOsgDVwoU0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1age6ti0spbol
Sudah larut, kaki enggan melangkah🚶♂️ (at Jakarta, Indonesia) https://www.instagram.com/p/Bt3jOcilyhrSgzECfOawy85rG1yOukQK9jQydk0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=pcvogtijbukt
Banyak cerita yang tertampung dalam satu mata. Pada suatu tanda tanya aku menemukan seribu jawaban yang menusuk. Apa sore selalu semerindu ini? Kereta datang dan pergi dengan gempa dan gemuruh. Sedang aku datang dan pergi memanggul luka yang penuh. -ADR (at Palmerah Train Station,West Of Jakarta.) https://www.instagram.com/p/BtvZdXBlkyMHZYOAUDNA2iMrVE5MatZ8ejRL6k0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=ed0v8kw39o9t
Meet this Ujang. Siapa sangka saat kelulusan SMA, anak ini buat semua org nangis karena harus harus berpisah duluan. Entah urusannya apa dia dijemput lebih awal oleh org tuanya dan buat kita semua sedih, expecially me. Trus kesedihan itu kusesali dan kutertawai karena ternyata kita jadinya sama-sama lulus di fakultas yg sama di itb. Tks for being my family ^^ 10years and still counting😎 -Ujang & Abdi- (bukan org sunda tp Bugis-Makassar asli) https://www.instagram.com/p/BtqZ-czFKMBWMYQn972vwwdc4vLdawRbA7JLxE0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=140wdvvkhfbgc
Tower Crane (TC) adalah peralatan terpenting dalam dunia konstruksi khususnya dalam hal lifting material utama. TC dengan working boom (jib) yang fix secara horizontal atau yang biasa disebut TC jenis Hummerhead Boom sudah biasa ditemui dalam konstruksi gedung tinggi. Namun dalam kondisi tertentu khususnya pada konstruksi gedung tinggi di tengah kota kita sering melihat TC yang seperti pada foto di atas, yang disebut TC jenis Luffing Boom. Biasanya digunakan karena pertimbangan lahan dan kemudahannya dalam jacking (ada juga tipe self-erecting TC untuk jenis ini), selain itu juga menghindari interface antara 2 boom TC yang bisa saling bertabrakan apabila membangun dua atau lebih Tower Gedung sekaligus. Walaupun demikian secara cost masih lebih mahal dan metode erection-dismantling yang cukup sulit namun kapasitas dan produktivitasnya bisa lebih baik dalam kondisi khusus. . #cranes #towercrane #construction #civil #engineering #jakarta #highrisebuilding (at Jakarta, Indonesia) https://www.instagram.com/p/Bm5z602AKxOe9X_dsEwNEXJ2wF9rmNSDDvsPBM0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1ac4mxr6tnra4
Do not touch the glass (at NEO SOHO) https://www.instagram.com/p/BtlB3i_F1JyO_NAo_G10xDTStnSBmBrXQaj4Fs0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=361fpi3ndkir
Suatu malam di perjalanan dari Haneda ke Tsukuba saat itu saya mendapati sebuah pelajaran besar tentang rezeki. Seorang senior menanyai saya mengenai keinginan untuk melanjutkan pendidikan di negeri sakura. Saat itu memang niat itu sudah saya buktikan dengan dua kali tes namun tidak pernah bisa lulus . Pertanyaan paling simple dari beliau adalah, "kamu sedekahnya terakhir kapan?, kamu sedekahnya mungkin kurang banyak!, kamu serahin semua hartamu ke org miskin coba" dan wow, pertanyaan macam apa itu. Emang kalau sedekah bisa buat kita lulus studi dimana saja? Emang sedekah bisa beliin kita tiket kemana-mana? . Pernyataan itu baru bisa terjawab setelah lulus kuliah dimana saya tidak pernah merasa cukup. Namun saat itu kumencoba untuk "berjudi" dengan semesta. Setiap senyum adalah sedekah, setiap perjuangan adalah sedekah, dan setiap senyuman yang diciptakan oleh kita karena membantu adalah sedekah. Setelah itu semuanya berubah, Allah memperingatkan/menunjukkan kita sesuatu yang penting dengan pelajaran. Hanya mereka yang berfikir yang bisa memanfaatkannya. Hanya mereka yang membaca "kode"-Nya lah yang bisa memaknainya. Jangankan Jepang, negara lain terlalu mudah ditaklukkan dengan sedekah. . #wallahualam Tokyo, 2015 https://www.instagram.com/p/BsqBywRligc/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=40qgah76lbf2
Last stands 💪👷♂️ https://www.instagram.com/p/BtgBhzMlz2ySW2mvjLTHs5g7bFrD7w0lJY2Eio0/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1ppbezl934qnl
Interviewer: Sebutkan perbedaan SNI gempa 2002 dan SNI gempa 2012! Aku: Perbedaannya ada pada peta gempa, rumus untuk mencari respon spektra, detailing, dan bla bla bla Pak Interviewer: Ah! Jawaban kamu terlalu konsultan. Intinya adalah peningkatan rasio tulangan Nah. Salah satu kesalahanku adalah saat itu masih mengatur otak dengan "Konsultan Mode On". Kalau sudah masuk di kontraktor, yang dibutuhkan adalah efektivitas dan efisiensi seperti dasar adanya teknik sipil di dunia ini.
Interview MT SPL PP Batch 4 2016
Mereka: Mau kemana? Aku: Ke Masjid Mereka: Wah, salah masuk tempat kerja kamu Aku: 😐 Nah, kebanyakan orang berpikir yang bekerja di kontraktor adalah orang-orang jahat. Namun menurutku, harus ada manusia idealis yang masih mampu mengingat Tuhannya agar segala urusan proyek lancar dan diberkahi oleh Allah SWT.
Pengalaman OJT1
Mereka: Hei asalnya dari mana? Aku: dari Makassar, tapi kuliahnya di ITB Mereka: Ngapain anak ITB di kontraktor? Aku: #/@^#*@£!₩ Masih mikir kenapa yah mereka mikir gitu? Yang aku tahu, aku ada di sini untuk membangun negeri melalui PP
Pengalaman OJT1
OJT Part 1 Management Trainee PT. Pembangunan Perumahan (persero)
Kali ini aku ditempatkan di lokasi pertama on the job training PT. PP. Setelah menandatangani kontrak, kami dipanggil kembali untuk dijelaskan mengenai benefit perusahaan dan juga kegiatan kedepannya di PP seperti apa. Ada yang menarik dari rekrutmen PP dimana kuncinya akan aku jelaskan di postingan yang lainnya. Intinya, aku hampir saja gagal masuk PP karena kesalahan teknis dari sistem rekrutmen yang dilakukan. Dengan mengucapkan alhamdulillah, aku sekarang bisa menjadi bagian dari PT. PP.
Hari itu tepatnya tanggal 16 Januari 2017, kami dipanggi ke kantor pusat PP di TB Simatupang, Jakarta Selatan. Setelah bertemu pihak DVM (HRD PP), kami diberikan surat penempatan tugas (SPT) dan disebar di seluruh penjuru Indonesia. Ada yang mendapatkan proyek sipil dan ada yang mendapatkan proyek gedung di Jakarta, Semarang, Surabaya, Bogor, Lampung, Batam, dan lainnya termasuk aku yang mendapatkan tugas ke Bangka Belitung. Di kantor pusat kami mengurus tiket untuk ke lokasi proyek, setelah itu kami dilepas begitu saja. Di sinilah tantangan pertama di mulai, kami diberikan kontak sekretaris setiap DVO Cabang agar bisa mendapatkan petunjuk menuju ke Proyek. Terkadang risih karena dilempar kemana-mana namun dengan teknik komunikasi yang sudah dipelajari seharusnya tantangan ini bisa terselesaikan dengan baik.
Aku mendapatkan proyek gedung Bank Indonesia di Bangka Belitung dan berangkat menggunakan maskapai penerbangan Lion Air menuju ke Tanjung Pandan, Belitung (sesuai dengan tiket yang dipesankan oleh pusat). Setelah sampai di Tanjung Pandan, saya mendapatkan informasi bahwa Proyek BI di Bangka Belitung terletak di Bangka, bukan di Belitung. Akhirnya aku menghabiskan waktu menjelajahi Belitung terlebih dahulu yang cukup indah dan dikenal sebagai daerah Laskar Pelangi. Sore harinya menggunakan pesawat kecil, aku berangkat ke Bangka. Di sana aku dijemput oleh orang PP yang sudah menunggu dan membawaku ke Mess. Proyek ini masih baru saja dimulai sehingga keet Proyek belum dibuat dan semua pekerjaan engineering masih dikerjakan di Mess.
Minggu pertama kuhabiskan untuk mengetahui seluk beluk proyek dan orang-orang yang incharge di dalamnya. Key proyek belum datang semua ke Bangka sehingga aku hanya dibimbing oleh bagian teknik dan diajarkan banyak mengenai pekerjaan di proyek kali ini. Beberapa pelajaran yang bisa kuambil di minggu ini adalah:
1. PP memiliki bank metode yang sudah disusun oleh DVRT dan distandardisasikan di seluruh proyek PP. Sehingga dalam pembuatan juklak sudah ada petunjuk untuk item-item pekerjaan yang general.
2. Profit sangat penting. Di saat saya menghabiskan waktu untuk menambah safety factor design saat di konsultan, di sini saya dituntut untuk bisa melakukan pekerjaan yang efisien dan hemat biaya. Dengan menggunakan pengetahuan engineering akhirnya juga bisa dilakukan penghematan dengan detailing yang dibuat.
3. Masalah proyek di minggu pertama ini adalah yang pertama, Genset yang seharusnya sudah ada di awal proyek belum bisa didatangkan mengingat dana awal proyek belum dipegang. Hal ini mengakibatkan pekerjaan-pekerjaan yang ada menjadi tidak efektif karena sulit untuk melemburkan mandor dan tukang untuk mencapai target pekerjaannya. Selain itu cuaca di Bangka cukup tidak bersahabat sehingga curah hujan sangat menentukan produktvitas kerja. Hal lain yang menjadi masalah adalah site plan yang masih belum terlalu efektif menyebabkan jalan menjadi kotor karena truk yang digunakan untuk mengangkut timbunan dan urugan mengotori jalan. Hal ini menjadi sorotan karena masuk ke Harian lokal Bangka.
Ada hal-hal lain dari sisi lain yang baru saya pelajari dari kontraktor yang tidak bisa saya sebutkan di sini. Pembelajaran ini sangat penting agar kedepannya bisa digunakan sebagai evaluasi saat saya sudah diberikan kepercayaan untuk memegang suatu proyek.
Istikharah. Hal itu yang membuatku pada akhirnya memilih PT. PP sebagai tempat untuk meniti karir kedepannya. Sempat termakan oleh omongan sendiri, aku tetap yakin bahwa idealisme tetap bisa dibawa di perusahaan ini. PT. PP persero semakin membuatku tertarik dan tertantang karena 3 orang teman angkatanku yang menurutku “terbaik” di Teknik Sipil ITB 2012 masuk di sini.
Akhirnya, pada bulan September 2016 PT. PP membuka rekrutmen terakhir (batch 4) dengan status Management Trainee (MT) Teknik Sipil di Jakarta. Tanpa ragu, aku langsung mencari tau segala informasi tentang PP. Berikut adalah tahap-tahap seleksi dan ceritaku mengikuti rekrutmen di PT. PP (persero):
1. Seleksi Administrasi. Tanpa melalui titian karir di universitas atau melalui stand job fair, PP membuka pendaftarannya secara online di situs webnya. Aku sempat ragu untuk mendaftar karena masih mencari perbandingan antara kontraktor yang satu dengan kontraktor yang lainnya. Akhirnya setelah semuanya bulat, aku mencoba mendaftar online dan ternyata pendaftarannya sudah ditutup. Sempat merasa down akhirnya kucoba untuk mencari pekerjaan yang lain hingga akhirnya seminggu kemudian kubuka web PP lagi ternyata masih ada rekrutmen. Rekrutmen yang sama yang aku kira kemaren sudah tutup. Tanpa berpikir panjang akhirnya aku mencoba untuk mendaftar lagi. Sehari setelahnya, aku melihat berkas pendaftaranku memiliki status expired. Akhirnya kuurungkan niatku untuk melanjutkan dan mencari pekerjaan yang lain.
2. Psikotes (29 Oktober 2016) Lama tak mendengar kabar aplikasiku yang sudah expired, akhirnya pada tanggal 24 Oktober 2016 ada email yang masuk yang menyatakan saya lolos seleksi administrasi. Berdasarkan informasi, seleksi administrasi ini diikuti oleh 1820 orang dan diambil sebanyak 420 orang ke tahap psikotes. Psikotes diadakan di Wisma Subiyanto di kantor Pusat PP. Psikotes ini diadakan oleh PP dengan bantuan konsultan psikolog dari Jakarta. Saat datang ke tes ini aku bertemu dengan 5 orang teman angkatanku yang lain dan sebanyak 4 orang angkatan atas yang mengikuti tes ini. Psikotes diawali dengan mengisi biodata, setelah itu mengerjakan soal intelegensi. Soal intelegensi ini cukup mudah karena sudah pernah aku kerjakan di kantor sebelumnya yaitu tes IST. Bagian kedua adalah mengerjakan soal inti psikologisnya, yakni tes edward/PAPI, wartegg, gambar manusia, dan gambar pohon. Silahkan baca google untuk tips-tipsnya namun saran aku tetap percaya pada diri sendiri dan mencoba untuk jujur. Bagian terakhir adalah LGD dan Wawancara psikologi. Namun yang mengagetkan adalah sebelum memulai tes ini, setengah peserta yang ikut harus dipulangkan saat itu juga. Untuk LGD kalian akan diberikan kasus dan cobalah untuk ikut dalam forum sepositif mungkin. Berikan ide-ide terbaik kalian dan coba untuk mengambil hati psikolog dan lawan-lawan kalian. Beraktinglah dengan baik jika kalian bisa, dan berpikirlah yang keras dan kreatif untuk menyelesaikan masalahnya. Selanjutnya adalah wawancara psikolog, yang paling penting adalah ceritakan prestasi terbaik kalian di kampus. Aku beruntung karena merasa sudah pernah membuat sesuatu yang besar untuk kemahasiswaan ITB, maka dari itu manfaatkan fasilitas kalian di kampus saat ini.
3. Tes Teknikal dan Bahasa Inggris (29 Oktober 2016) Tes ini diikuti oleh peserta yang diizinkan ikut LGD yakni setengah dari peserta yang hadir di hari itu juga. Sebanyak 135 orang mengikuti tes ini. Tes ini terdiri dari tes teknik sipil dan bahasa inggris. Untuk tes sipil, sebaiknya kalian menguasai semua bidang karena tes ini seperti soal komprehensif. Perhatikan SNI gempa, struktur (tegangan, gaya dalam, dll), geoteknik, air, teknik kelautan, dan lain-lain. Karena tes ini memiliki waktu yang terbatas dan dikerjakan secara online, tetaplah fokus dan percaya pada diri sendiri. Untuk soal bahasa inggris cukup mudah, cukup pelajari soal structure SBMPTN atau soal structure TOEFL, insyaAllah akan bisa mengerjakan soalnya. Sekedar informasi, soal tes Teknikal adalah sebanyak 20 soal dalam 30 menit dan soal bahasa Inggris adalah 50 soal dalam 30 menit.
4. Tes Wawancara (28 November 2016) Setelah lama tidak ada kabar, aku mencoba kepo tentang rekrutmen PP melalui kaskus. Percayalah, kaskus adalah pusat informasi nonformal yang sangat efektif dalam mencari pekerjaan, sayangnya thread PP lebih sepi dibandingkan PLN. Namun informasi-informasinya masih cukup update dan sangat bermanfaat. Sampai suatu ketika ada informasi bahwa MT SPL Jakarta sudah memasuki tahap wawancara dan aku sedih karena tidak diundang. Akhirnya aku mencari pekerjaan yang lain lagi. Setelah lama tidak mendengar kabar PP lagi ternyata ada email masuk di bagian promotion. Catatan terbesar untuk mengikuti tes PP adalah jangan pernah membuka inbox tapi bukalah ‘all mail’ jika kalian menggunakan gmail. Akhirnya ada surat cinta dari PP pada tanggal 24 November 2016. Kali ini kami tinggal 58 orang, dibagi menjadi beberapa kloter dalam seminggu dari tanggal 28 November 2016 hingga 2 Desember 2016. Aku masuk di ruangan yang isinya ada 3 orang, sepertinya itu dari bagian HRD, Direksi, Kadiv, atau PM. Aku tidak sempat bertanya mengenai hal itu. Pada saat masuk aku langsung kaget karena yang bertanya padaku memakai bahasa inggris. Akhirnya aku jawab dengan sedikit terbata-bata namun tetap meyakinkan seperti yang kulakukan saat mendaftar di Shimizu. Pertanyaannya cukup simple yakni “tell me about yourself, tell me about your family, what do you know about PP, what is your hobby, what is your current job, ect”. Setelah itu pewawancara kedua menanyakan tentang pekerjaanku di konsultan dan pekerjaan saya sewaktu magang di kontraktor. Beliau menanyakan tentang mass concrete dan aku menjawab dengan yakin karena sudah paham mengenai hasil magang pada saat kuliah dulu. Pewawancara terakhir yang paling sadis karena bertanya semua tentang teknik sipil mulai dari statika biasa, struktur gempa, bahkan aku sempat ditanya mengenai finite element. Di ruang sebelah ditanya mengenai gaya dalam portal atau balok sederhana. Saran aku tetaplah tenang dan bawa arah diskusi, buatlah seakan-akan kalian menjual dan bisa menarik perharian mereka untuk berdiskusi dengan Anda. Saran terpenting adalah buatlah pikiran kalian menjadi “Kontraktor Mode On”
5. Tes Medical Check Up (17 Desember 2016) Surat cinta kembali datang pada tanggal 15 Desember 2016. Akhirnya aku bersama teman dari Itenas melangsungkan MCU di Pramitha Lab Bandung. Ada sekitar 18 orang yang lolos sampai ke tahap ini. Jangan takut dan khawatir karena tes ini sangat selow dan apabila kalian ikut 95% sudah pasti lulus di PP.
Setelah itu saya dinyatakan lulus di PP dengan status MT selama 6 bulan bersama 15 orang lainnya dan ditempatkan di:
1. 2 bulan Proyek Gedung BI di Bangka
2. 1 bulan di DVRT Jakarta
3. 1 bulan di DVO Jakarta
4. 2 bulan Proyek Terowongan Notog di Banyumas
^^ Alhamdulillah. Setelah ini akan aku bahas usaha-usaha non-linier yang bisa dilakukan agar bisa mencapai impian kita.
Aku terlahir dari keluarga yang hidup dari PLN. Ayahku sudah mengabdi pada perusahaan ini selama 32 tahun dan mampu membuat semua anaknya menjadi seorang sarjana. Tidak heran kalau seluruh keluargaku menginginkan jika aku masuk PLN sebagai pijakan karir kedepannya. Setelah lulus kuliah aku sudah mengambil ancang-ancang untuk mempersiapkan segala sesuatu agar bisa lolos di perusahaan ini. Namun karena posisi saya yang masih memiliki kontrak dengan konsultan hingga akhir tahun, aku mengurungkan niat saat PLN membuka pendaftara di titian karir Polban. Aku akhirnya mendapatkan kesempatan kedua untuk bisa mengikuti tes rektutmen PLN. Berikut adalah sekelumit cerita mengenai tahap-tahap rekrutmen PLN pusat.
1. Seleksi Administrasi (30 Oktober 2016) Seleksi ini diadakan setelah memasukkan berkas. Aku mendapatkan kesempatan kedua mengikuti tes PLN melalui titian karir ITB. Tepatnya di Sabuga, aku masuk dan bertemu dengan beberapa adik kelas yang menjadi panitia titian karir ITB. Setelah itu, aku melihat stand terbesar di tengah-tengah Sabuga dan langsung mendatangi tempat tersebut. Tidak lupa juga aku sudah mempersiapkan berkas yang dibutuhkan seperti: fotocopy KTP, fotocopy ijazah dan transkrip yg telah dilegalisasi, serta akte kelahiran yang telah dilegalisasi. Setelah itu kita mendapatkan user name dan password untuk melakukan pengisian data online. Akhirnya seminggu setelah deadline penutupan pengisian data online, aku diterima masuk bersama 412 orang lainnya yang berasal dari Teknik Sipil juga.
2. Tes Fisik (4 November 2016) Tidak seperti rekrutmen sebelumnya, tes ini dilakukan di awal. Kenapa? Karena dari pengalaman sebelum-sebelumnya PLN selalu kehilangan banyak peserta rekrutmen di tahap ini, sehingga pemotongan para calon pegawai dilakukan di awal agar tahap menjadi efisien dengan calon yang sudah cukup sehat secara fisik. Apa yang dilakukan pada tes ini? Tes ini dilaksanakan di Pramitha Lab Bandung di Jalan Riau, Bandung. Tes terbagi atas 3 sesi yaitu: a. Tes Visus, yakni tes mata dengan mengetahui kita minus berapa. Saran aku jika kalian berkacamata jujur saja dan pakai saja kacamatanya. Jangan membaca huruf yang ditampilkan secara cepat karena bisa dianggap menghafal dan lain-lain. b. Tes Tensi, yakni tes untuk mengetahui berapa detak jantung Anda. Saran aku, jangan sampai datang ke lokasi tes dengan keadaan baru bangun tidur atau kekurangan tidur karena akan mengganggu detak jantungnya. Normalnya jika kalian mau aman di 110/70, 110/80, 120/80, jangan sampai di atas 135. c. Tes BMI, body mass index menentukan ideal atau tidaknya badan kita. Cara menghitungnya adalah berat badan dibagi tinggi kuadrat dalam satuan kg dan m. PLN biasanya menyaring BMI dari 19-26 untuk laki-laki. Aku lupa untuk perempuan berapa, bisa dicek yang normalnya di internet. d. Tes Pemeriksaan Dokter, pengecekan ini dilakukan untuk mengetahui stabilitas tubuh, mata juling, gigi, anus, buta warna, dll. Saran aku sebaiknya santai saja untuk tes kali ini.
3. Tes Akding (Akademik dan Bahasa Inggris) (10 November 2016) Tes ini diikuti oleh 255 orang Teknik Sipil dan dilaksanakan di gedung Pusdai, Bandung. Perlu diperhatikan bahwa kali ini PLN sangat mempercepat tesnya sehingga semuanya hanya berselang satu minggu dimana rekrutmen sebelumnya memakan waktu dua minggu. Tes ini terdiri dari tes Akademik (teknik sipil) dan Bahasa Inggris. Sebagai gambaran, tes ini hanya 45 menit dengan jumlah soal sebanyak 50 soal. Seingatku, untuk soal teknik sipil disajikan soal Matdas seperti matrix, persamaan garis, dll. Selain itu ada materi teknik sipil seperti ujian komprehensif, semuanya lengkap dari MRK (estimasi biaya konstruksi, ekonomi teknik, manajemen konstruksi), geoteknik, struktur (disajikan soal rangka batang, atap, dll), ada juga soal teknik lingkungan, dan geodesi (surveying). Untuk bahasa inggris, pelajari saja soal reading SBMPTN untuk mata pelajaran bahasa inggris. InsyaAllah akan lolos. Apabila kalian bisa menjawab paling sedikit 10 soal mungkin sudah bisa lolos di tes ini. Tapi kalau bisa semuanya lebih baik lagi.
4. Tes TAP (16 November 2016) Tes ini adalah jenis tes yang terbaru di tahun 2016 dan hanya PLN yang memiliki tes seperti ini di Indonesia. Tes ini diadaptasi dari Cambridge dan mulai diterapkan untuk mengetahui kemampuan dan ketahanan kerja calon karyawan. Secara garis besar, tes ini adalah tes Adaptif yang menilai batas kemampuan calon karyawan yang satu dengan yang lainnya. Apabila kita menjawab soal dengan benar akan mengerjakan soal yang tingkatan kesulitannya akan lebih tinggi lagi. Tes saat itu dilangsungkan di salah satu hotel di Jalan Peta (maaf aku lupa nama tepatnya) dan berlangsung selama beberapa jam dan selesai tergantung kemampuan calon karyawan. Selesai dengan cepat belum tentu dipastikan lolos karena bisa saja Anda selesai karena dirasa memiliki kemampuan di bawah rata-rata dan tidak bisa melanjutkan untuk mengerjakan soal yang lebih susah lagi. Tes ini terdiri dari beberapa bagian. Bagian pertama adalah random question, jangan kaget karena kemungkinan pertanyaan-pertanyaan di awal ini tidak masuk di penilaian, hanya melatih peserta untuk menjawab. Tapi sebisa mungkin jawab dengan benar agar mendapatkan nilai yang memuaskan. Bagian kedua adalah menyelesaikan pola-pola yang ada di soal. Nanti akan ada banyak jenis-jenis soal yang harus kalian pecahkan sendiri, jangan kaget dan cobalah berpikir kreatif untuk menyelesaikan soalnya. Bagian ketiga adalah soal matematika. Pelajari perhitungan perkalian 4 digit kali 4 digit agar memudahkan kalian mengestimasi jawaban yang tepat. Selain itu belajar menghafalkan persentase. Contohnya jika sebuah angka desimal diganti menjadi persentase akan menjadi apa dan sebaliknya. Bagian terakhir adalah mengerjakan soal logika penalaran dan umum. Mulai dari sekarang berlatihlah membaca cepat dan menyimpulkan sesuatu dengan baik. Tes ini diikuti oleh 193 orang Teknik Sipil.
5. Psikotes (22 November 2016) Sisa peserta saat ini adalah 137 orang. Tes dilaksanakan di daerah Buah Batu. Seperti biasanya, psikotes terdiri dari tes kepribadian, mulai pelajari cara menjawab tes Edward atau jenis yang lain. Saran aku yang terpenting adalah jangan memanipulasi jawaban. Jawab sejujur-jujurnya dan sesuaikan dengan keadaan hatimu saat ini. Setelah itu tes menggambar manusia dan tes wartegg (baca tips di internet). Terakhir tes koran, usahakan kerjakan semaksimal mungkin. Jangan lupa untuk tetap semangat dan jangan sampai bosan, karena ini tes terakhir jadi harus keluarkan semua sisa tenaga agar bisa menyelesaikan tes koran ini. Jangan khawatir jika kalian tidak bisa menyelesaikan satu lembar karena aku tidak pernah berhasil selama hidupku.
6. Tes Lab (6 Desember 2016) Tes ini adalah yang paling sakral dan yang paling ditunggu-tunggu. Saat itu tes dilangsungkan di R.S. Melinda 2 Bandung. Sisa peserta teknik sipil adalah 73 orang. Ada beberapa tes yakni Tes Darah, Urin, Audiometri, EKG, dan Rontgen. Ada banyak tips yang dianjurkan di internet namun saran aku, cobalah untuk hidup sehat dan rajin berolahraga secara teratur dan tidak terlalu berat. Saran yang paling penting lagi adalah tetap tenang saat tes berlangsung.
7. Tes Wawancara (20 Desember 2016) Sisa peserta teknik sipil adalah 43 orang termasuk 6 orang temanku yang lain yang juga lulus sampai tahap ini. Namun karena aku lulus di PT. Pembangunan Perumahan (persero), aku terpaksa menolak PLN dengan alasan penjenjangan karir dan masa depan yang lebih menjanjikan jika tempat kerja kita sesuai dengan passion dan related dengan keilmuan kita.
Cerita selanjutnya akan berlanjut dengan perjuanganku melewati rintangan rekrutmen PT. PP (persero) tbk.
7 bulan menjalani kehidupan menjadi seorang konsultan membuatku semakin bisa memaknai hidup seperti yang banyak orang rasakan. Terkadang, menjadi seseorang yang telah berpenghasilan lebih menderita ketimbang mereka yang masih kuliah dan dibiayai oleh orang tua. Seseorang yang sudah bebas dari pembiayaan orang tua akan bekerja keras untuk melawan lika-liku kehidupan yang selalu tak terduga datangnya. Biasanya saat kita sudah menerima gaji di awal bulan tidak mampu bertahan hingga pertengahan bulan karena harus mengeluarkan beberapa kebutuhan. Kebutuhan yang tiba-tiba seperti jatuh sakit, harus bantu orang tua, atau hal-hal lain di luar anggaran kita sehingga tabungan pun tidak bertambah.
Hal ini pun yang menjadikan diriku tidak bertahan dengan pekerjaan yang sebenarnya saya cintai namun tidak memberikan benefit finansial yang cukup untuk menunjang kesejahteraanku. Rencana lain pun aku lakukan. Keinginan untuk S2 terkubur sudah karena kebutuhan untuk membantu keluarga dan mimpi aku untuk secepatnya meminang kekasih aku membuatku semankin bersemangat mencari pekerjaan yang lain. Berikut adalah perjalanku mendaftar di berbagai perusahaan: 1. Indonesia Power. Aku mendaftar di website dan dinyatakan lulus administrasi sehingga aku berangkat ke Jakarta untuk mengikuti Intelegensi dan Umum di PPM Manajemen. Namun sayang sekali karena kebanyakan soal yang keluar adalah geoteknik, aku tidak lolos untuk tahap selanjutnya. 2. Tower Bersama. Setelah mendaftar melalui web, aku dipanggil dua kali oleh perusahaan ini untuk tes tertulis di Jakarta dan Yogyakarta. Namun karena pekerjaan yang banyak dan juga keraguan aku bekerja di perusahaan ini mengakibatkan aku tidak melanjutkan lagi semuanya. 3. Davy Sukamta. Perusahaan ini adalah salah satu idamanku karena merupakan konsultan besar di Indonesia. Pada saat itu teman aku menawarkan ada lowongan du sana, namun setelah email aku dibalas mereka menyatakan sedang tidak membutuhkan structural engineer. 4. Shimizu Corporation. Aku tiba-tiba melihat pengumuman seminar dan juga interview di website titian karir ITB. Sehingga aku dipanggil untuk ikut wawancara setelah seminar. Ini adalah pengalaman pertamaku mengikuti wawancara pekerjaan yang berbahasa inggris. Walaupun TOEFL aku pada saat itu belum mencukupi nilai 500, aku belajar melalui Youtube mengenai cara menjawab pertanyaan wawancara. Alhasil semuanya berjalan dengan lancar namun sayang sekali aku tidak lolos karena tidak pernah dikabari lagi oleh pihak Shimizu. 5. Adhi Karya. Pada saat itu Adhi Karya sedang mencari engineer gedung dan aku tertarik. Setelah berhasil lolos di tes administrasi, aku dipanggil untuk tes tertulis di Jakarta. Namun karena aku mempertimbangkan untuk memilih dan menunggu yang lain, aku menolak untuk ikut. 6. Mr. Safety Group. Mencoba iseng untuk memasukkan berkas melalui website jobstreet, aku akhirnya dipanggil oleh perusahaan ini. Mereka tertari karena keahlian saya dalam bidang struktur baja. Namun karena keraguan aku atas perusahaan ini sehingga lagi-lagi aku menolak untuk hadir wawancara. 7. Waskita Beton Precast. Awalnya aku mendaftar melalui web titian karir ITB. Namun karena nomor HP yang aku masukkan salah, aku tidak mendapatkan panggilan untuk ke tahap selanjutnya. Namun teman saya mengabari bahwa aku lulus dan melihat namaku ternyata ada di papan pengumuman. Akhirnya setelah dipertimbangkan sama seperti alasan aku menolak Adhi Karya, aku tidak hadir di tahap selanjutnya. Sekedar informasi, WBP adalah perusahaan BUMN baru yang memiliki gaji MT yang paling besar di antara yang lain. 8. Pembangunan Jaya Ancol. Karena ketertarikanku kepada BUMN, aku mencoba juga mendaftar di BUMD milik Jakarta. Aku lulus dan dipanggil tes selanjutnya. Namun karena keraguanku dengan perusahaan ini akhirnya aku menolak lagi dan lagi. 9. Wika Beton. Perusahaan ini adalah pemberi beasiswa aku pada saat kuliah. Sehingga saya menawarkan langsung untuk masuk ke perusahaan ini melalui link dari pemberi beasiswa. Mereka tanpa menyaring memanggil aku langsung wawancara. Namun karena lokasinya yang sangat jauh di Malang, aku mengurungkan niat untuk ikut di perusahaan ini.
Masih ada 2 perushaaan lagi yang aku perjuangkan dan akan aku ceritakan setelah ini karena 2 perusahaan ini sangat kuimpi-impikan dari dulu.