Kata temen, "waspada boleh. Preventif boleh. Taoi jangan langsung menyimpulkan. Nanti pasti kayak gini, nanti bakalan kayak gini. Itu yang ga boleh."
hello vonnie
Mike Driver
Three Goblin Art
Claire Keane
YOU ARE THE REASON
Sade Olutola
No title available
he wasn't even looking at me and he found me

pixel skylines
d e v o n
Not today Justin
Cosmic Funnies

#extradirty
DEAR READER
One Nice Bug Per Day
todays bird
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

@theartofmadeline

roma★
Show & Tell
seen from Japan

seen from Indonesia

seen from Hungary
seen from Indonesia
seen from France

seen from United States

seen from Netherlands

seen from Italy
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Türkiye

seen from T1
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
@lils-05
Kata temen, "waspada boleh. Preventif boleh. Taoi jangan langsung menyimpulkan. Nanti pasti kayak gini, nanti bakalan kayak gini. Itu yang ga boleh."
6 sept 2021.
Aku mulai merasa kalah. Lelah. Bahkan sebelum berperang.
Melihat dea update profile, "bundanya yaya dan zoey". Dan...foto profpicnya ganti fotonya dia dan yaya.
Allah, mudahkanlah hajatku
Drama korea Prison Playbook ini beneran bagus!!!
Banyak pesan moralnya. Dan...cerita demi cerita terselesaikan, walaupun tidak perlu diperlihatkan ke penonton selesainya masing2 cerita sampai tuntas, tapi bagus gila.
Keren beut sutradaranya.
Dengerin lagu ini pasti karena abis ngikutin drama Prison Playbook.
Trus tiba-tiba menyadari sesuatu. Kita menilai diri kita "telah berubah" seiring berjalannya waktu. Hal-hal baik atau buruk telah membuat kita berubah. Kita bukan lagi orang yang sama setaun lalu, atau bbrp waktu lalu. Ada sedikit kebanggaan bila kita telah menjadi pribadi yang lebih baik, atau ada rasa tenang bila kita ternyata masih pribadi yang sama seperti sebelumnya atau pula rasa yang kita punya pun masih sama. Tergantung apa harapan kita.
Namun ketika merindukan seseorang dari sikapnya atau sifatnya di waktu tertentu itu, kita harus menyadari bahwa mungkin dia pun "telah berubah". Sama seperti kita. Maka menjadi sia-sia bila kita terus merindukan dia sesuai yang ingin kita ingat di waktu itu.
Waktu terus berjalan...ga baik terjebak nostalgia.
Kadang kita membuat alasan-alasan agar meyakini keputusan yang kita buat adalah tepat. Dan kita mencari orang lain yang sependapat untuk membuat kita kuat menjalani konsekuensinya bila ternyata tidak begitu tepat.
Merelakan...
Lagu ini original soundtrack dari drakor Nobody knows.
Judulnya aja udah bikin melow, even if nobody cares for you.
Di umur sekarang ini, pendapat saya tentang pasangan hidup, bukan lagi untuk memperoleh bahagia. Beberapa kali saya menyampaikan lewat quote atau caption, bahwa yang saya cari adalah partner hidup.
Hidup ini tidak selalu mudah. Tekanan demi tekanan akan selalu datang, mulai dari yang teringan ataupun terberat sekalipun. Lalu saya pun mencari partner hidup agar hidup lebih mudah dijalani, karena ada partner untuk bertumbuh bersama. Sedangkan bahagia saya yakin akan ada di setiap sisinya.
Bagaimana menurutmu?
"What is anger?" He gave a beautiful answer, "it is a punishment we give to ourself, for somebodyelse's mistake"
Nn
Nobody knows
Ibuk satu ini, kuat banget. Tough on the outside but soft on the inside.
Karakternya juga kuat. Perannya jadi salah satu idola nih. 😊
Walaupun bukan komentator film yang expert, tapi...saya menganggap film ini keren. Jalan ceritanya ga lambat dan terasa pas. Penyelesaiannya pun juga bagus, ga terkesan dipaksakan selesai, step by step selesai.
Sukak aja. Apa mungkin juga didukung karakter pemeran wanitanya ya? 😁
Tentang hati
Kadang, hati bisa selucu itu.
Mudah berganti maksud.
Kala itu, tiap kali melihat anak kecil, dalam hati punya keinginan segera diberi Allah, partner hidup berkeluarga.
Sekarang, keinginan itu pudar.
Sama seperti masalah jodoh, kalo saya bilang, dua hati bisa bertaut, berjalan bersama, ketika memang hati sudah sama-sama menginginkan untuk berjalan bersama. Jika salah satu lagi ingin menuju tahapan yang serius, sedangkan satunya tidak, ya...berarti belum berjodoh. Sesimple itu, bukan?
Dear hati, jangan biarkan dingin terlalu lama. Nanti lupa akan rasa.
Me
The Beauty Inside-Love appears in many different faces
Woo-Jin. Seorang pria yang bahkan masih sulit terbiasa dengan dirinya sendiri tatkala tiap kali bangun tidur, melihat cermin, dan selalu melihat orang yang berbeda-beda.
Sang-beck selalu bercerita kepada gadis-gadis yang ditemuinya saat kencan, bahwa dia bertemu dengan orang yang selalu berubah-ubah tiap harinya. Dan para gadis itu mengatakan hal yang sama, “tak percaya”.
“aku terbiasa dengan tatapan tak percaya. Aku melihat tatapan yang sama di cermin setiap kali berubah, tak begitu dengan wajah ibuku, Sang-beck.”
Kemudian Woo-Jin jatuh cinta pada seorang wanita, E-Soo. Bahkan untuk mengajaknya berkencan, dia selalu menunggu saat dirinya menjadi pria muda yang tampan. Hari ke hari dia menunggu. Sampai akhirnya tiba saat itu, mengajak E-Soo berkenalan dan berkencan.
“orang bilang keindahan sejati ada di dalam, tapi kesan pertama sama pentingnya”
Woo-Jin pun bertahan tidak tidur selama beberapa hari, demi agar dia tidak berubah menjadi orang lain. Sampai akhirnya, tubuhnya pun sampai pada batasnya. Dia pun berubah menjadi pria tua. Dan, akhirnya berhenti menemui E-Soo.
Woo-Jin pun berusaha punya keberanian untuk mengatakan yang sebenarnya pada E-Soo. Awalnya E-Soo tak percaya, akhirnya pun mulai membiasakan diri.
Woo-Jin mengenalkan E-Soo pada ibunya. Ibu Woo-Jin bertanya,”apakah kamu tidak apa-apa? Aku tak mau hal lain. Aku hanya tak mau kamu tersakiti.” E-Soo tersenyum. Dan menjawab tidak apa-apa.
Sampai akhirnya E-Soo mengalami konflik dengan dirinya sendiri.
Dia mendapat tekanan dari teman dan orang-orang di sekitarnya karena selalu melihat E-Soo dengan orang yang berbeda tiap harinya. Bagaimana pula mengenalkan Woo-Jin ke keluarganya. Ketakutannya, jika dia tidak bisa menemukan Woo-Jin karena tidak tahu Woo-Jin akan seperti apa hari itu. Dan lebih dalam, E-Soo mengalami stress ketika bersama Woo-Jin, “ketika dia menyentuhku, aku berusaha keras memastikan dia adalah orang yang sama, pria yang kucintai”.
Woo-Jin dan E-Soo pun sempat putus, karena Woo-Jin tak tega pada E-Soo yang mengalami stress sehingga meminum obat-obatan. Sampai akhirnya E-Soo menyadari bahwa ketakutannya bukanlah karena gossip, tapi tidak bisa bersama Woo-Jin. Dan, cerita pun berakhir happy ending.
Menurut saya, nyata banget konflik yang dihadapi E-Soo. Dan saya pun terlarut dengan peran E-Soo. Ketakutannya, hal-hal yang dia pertimbangkan. Dan penyelesaiannya pun manis. Dia berubah pikiran saat dia bertanya pada ayahnya, “ayah tak rindu ibu? Apa yang paling ayah lakukan jika ada ibu sekarang?”, lalu ayahnya menjawab,”tumbuh tua bersama. Aku tumbuh tua tiap detiknya, tapi dia tak ada”.
Film ini sungguh membuat saya jadi baper. Di umur saya yang sekarang, sudah merasa seperti lamanya hidup tak akan terprediksi.
“kita tak akan pernah tahu akan hidup seberapa lama. Bukankah yang kita inginkan adalah tumbuh tua bersama partner hidup?
HIdup ini tak akan pernah lepas dari masalah, namun, dengan adanya partner hidup, mungkin akan bisa menjadi lebih kuat menghadapinya.”
:)
22022020
Menikah
Setelah beberapa lama, sempat menginginkan membangun keluarga baru, punya harapan. Tapi... akhirnya sampai juga ke titik, "saya enggan menikah (lagi)"
Tentang takdir. Tentang jodoh. Tentang hidup.
Pemeran figuran
Drama extra-ordinary you.
Menurut saya, memberikan makna, tidak semua orang menjadi tokoh utama di kehidupan. Kadang kala, selalu menjadi peran figuran. Keinginan utk menjadi tokoh utama seringkali muncul, tapi jika takdir menunjukkan kita utk menjadi pemeran figuran. Bukankah kita harus belajar menerimanya.
Tak perlu kata2 positif seperti, "kamu bs menjadi tokoh utama di hidupmu sendiri". Belajar menerima diri menjadi pemeran figuran, juga perlu keikhlasan luar biasa.
Ada kisah seseorang, yang mantan pasangannya akhirnya bersama dengan sahabatnya. Mungkin jika kamu melihat, sebagian kamu mendukung dan bilang "akhirnya mereka bersatu (mantan pasangan X dan sahabat X", tapi...pernahkah kamu berusaha menempatkan diri di posisi si X tersebut? Bukankah dia perlu di apresiasi atas keikhlasan luar biasanya menerima bahwa dirinya hanya pemberhentian dari mantan pasangannya itu? Hmm..atau mungkin sebagian kamu yang julid bakal berkomentar "pasti si X adalah orang yang bla bla bla sehingga ditinggal mantan pasangannya dan lebih memilih sahabatnya".
Jadi...kamu adalah orang yang bagaimana?
You'll always be my day one
duh, lagunya Honne yang ini, bikin cewek-cewek melted ya.
dari dulu, aku selalu ngimpi, bakal dilamar seorang cowok pake lagu. kenapa gitu? karena lagu itu, yang bikin “hidup” adalah nadanya, liriknya.... jadi, kalo aku sih ga terlalu suka puisi.
hehe, kira-kira kalo dilamar pake lagu ini, langsung diterima ga ya? :D
You'll always be my day one Day zero when I was no one I'm nothing by myself, you and no one else
'Cause when you're with me, I don't feel blue Not a day goes by that I would not redo
When I first met you, it just felt right It's like I met a copy of myself that night I don't believe in fate as such But we were meant to be together that's my hunch